<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471</id><updated>2011-07-30T13:21:54.087-07:00</updated><category term='buku'/><category term='cerita aza....'/><category term='feature'/><category term='cerita aza...'/><category term='tesis'/><category term='news'/><category term='iseng'/><category term='tips'/><category term='iseng aza'/><category term='obat'/><category term='cerita aza'/><category term='hobi'/><category term='komunikasi'/><title type='text'>apa yang ada adalah ketiadaan abadi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>54</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-6311466349305578678</id><published>2010-09-23T03:09:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T03:09:51.991-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='feature'/><title type='text'>Walidah dibalik “Sang Pencerah” Umat</title><content type='html'>“Dibalik lelaki yang hebat terdapat wanita yang hebat” kalimat ini dikutip Zaskia Adya Mecca dalam menggambarkan peran Siti Walidah sebagai istri dari KH Ahmad Dahlan. Kekaguman Zaskia yang memerankan Walidah ini mampu diaktualisasikannya dalam peran di film Sang Pencerah. Beberapa adegan yang ditampilkan, membuat Nyai kiai Kauman tersebut tak kelihatan sebagai perempuan desa yang hanya sekedar tampil saja. Bahkan beberapa masalah yang dihadapi Kiyai Dahlan, selalu terselesaikan karena semangat dan kata-kata dari istrinya. Misalnya dalam satu adegan, dimana Kiyai Noor, kakak kandung Walidah, meminta agar Walidah menyuruh suaminya untuk berhati-hati dengan apa yang dia lakukan karena sudah dianggap sesat. Tetapi, Walidah hanya berucap kalau sebagai istri, apapun yang dilakukan suaminya harus dia dukung. Karena dia yakin apa yang dia lakukan suaminya sudah benar. Memang benar, hubungan kekeluargaan sangat berharga, tetapi  mematuhi suami, dalam gambaran film besutan Hanung Bramantyo ini adalah kewajiban istri. Atau dalam adegan lain, dimana percakapan Ahmad Dahlan dan Walidah terjadi ketika kebimbangan menghinggapi Dahlan. Walidah mengucapkan bahwa dia tidak pernah melaksanakan shalat istikharah seperti yang disuruhkan ibunya untuk meminta jawaban apakah Ahmad Dahlan merupakan jodohnya atau bukan. Tetapi, dia melakukan shalat hajat karena dia yakin kalau Dahlan merupakan lelaki yang dia yakin dipilihkan Tuhan menjadi suaminya. Saya membayangkan bagaimana perasaan Ahmad Dahlan mendengar perkataan istrinya. Saya sendiri yang mendengar kalimat itu bergetar, dan memikirkan bagaimana perasaan senang dan semangat yang seakan terpompa mendengar kalimat-kalimat penyemangat seperti itu. Lelaki mana yang tak bergetar hatinya mendengar kalimat-kalimat penyemangat seperti itu!&lt;br /&gt; Dalam film yang berdurasi 112 menit ini, sosok Walidah yang tipe wanita jawa pendiam dan “nrimo” ini bukanlah tokoh sentral. Tapi, Walidah tidak hanya sekedar pelengkap dalam film. Dia menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pendiri Muhammadiyah ini. Penonton mungkin hanya akan terfokus pada perjuangan Ahmad Dahlan mendirikan Islam di Yogyakarta dan pertentangan-pertentangan yang dihadapinya dengan Kiyai-kiyai besar. Tetapi, yang perlu dicatat pula, ada perubahan pola pikir yang saya dapatkan mengenai gambaran perempuan di film ini. Gambaran perempuan yang berbeda dengan  apa yang saya dapatkan dalam sejarah budaya perempuan dahulu. &lt;br /&gt; Kegigihan Walidah, pendiri Aisyiyah ini mengambarkan betapa hebatnya perempuan di belakang Ahmad Dahlan. Memang tak digambarkan bagaimana ia mendapatkan pendidikan formal dalam sekolah umum, bahasa apa saja yang dia kuasai, bagaimana perkumpulan Aisyiyah yang dia bentuk (karena filmnya lebih condong tentang Ahmad Dahlan), atau bagaimana perjuangannya menegakkan Islam dalam film itu. Tetapi, bagaimana ia bersabar berada di samping suaminya dan mengurusi anak-anaknya, itulah yang saya sebut sebagai bentuk perjuangan seorang perempuan.   Beliau dalam referensi yang saya dapatkan, menjadi terkenal karena kepintarannya dalam ilmu agama. Ilmu yang didapatkan dari suaminya. Pada awal revolusi, Nyai Dahlan dalam usianya yang sudah uzur masih giat membantu perjuangan para pemuda Indonesia. Beliau kemudian ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional pada 1971.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan dan budaya politik&lt;br /&gt; Budaya kita pernah menggambarkan bagaimana tipikal perempuan Indonesia pada jaman dulu. Perempuan yang patuh dan tidak diperbolehkan untuk protes. Perempun yang posisinya hanya berada pada ruang dapur dan tempat tidur. Fatimah Mernissi pernah mengungkapkan bagaimana seorang perempuan muslim yang dibesarkan untuk melulu menaati perintah-perintah, menyelinap ke dalam posisi subordinat ternyata masih menjadi bagian dari perempuan generasi ini. Mernissi dalam buku Perempuan di Garis Depan (2000) juga pernah menolak ucapan Mohammed Arafah yang mengatakan bahwa kaum perempuan sama sekali tak mempunyai hak politik, alasannya karena di zaman Nabi-di saat Nabi membangun negara muslim- juga tak pernah mendapatkan hak itu. &lt;br /&gt; Politik tentu saja tidak hanya berkutat dengan partai, lembaga, dan pemilihan presiden. Apa yang dilakukan Walidah sebenarnya secara tidak langsung menggambarkan bagaimana perempuan pada zaman itu mulai masuk pada ranah politik. Menurut saya, dukungan-dukungan yang dilakukan Walidah pada Kiyai Dahlan bahkan beberapa hanya dalam gerak dan mimik, sebenarnya sudah merupakan bagian dari keterlibatannya dalam dunia politik pada masa itu. Bagaimana seandainya jika Walidah hanya menjadi perempuan yang tidak mau tahu apa yang dilakukan suaminya? Atau bagaimana jika Walidah tidak pernah diajak berdiskusi oleh suaminya dalam hal apapun yang menyangkut perjuangannya. Barangkali, Muhammadiyah hingga kini tak akan pernah ada. Perempuan seperti Walidah, walaupun tak pernah mengenyam pendidikan sampai S3 pun menjadi gambaran kita bahwa kesederhanaan perempuan muslim sebenarnya tidak bisa menjadi patokan model-model pergerakan feminisme kekinian. Saking hebatnya beliau, Panglima Besar Jenderal Sudirman dan Presiden RI Pertama, Soekarno, pernah mengunjunginya untuk bertukar pikiran.&lt;br /&gt; Perempuan sesederhana Walidah, mempunyai pengaruh besar dalam dunia politik di Indonesia. Lewat film ini saya belajar, untuk menjadi perempuan yang hebat dan dikenang bangsa, sekolah sampai program Doktor rasanya tak perlu. Saya hanya ingin menjadi Walidah, perempuan hebat yang sederhana, yang menjadi bagian dari perjuangan Islam di Indonesia. (Makassar, 17 September 2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AF Astrid, pemerhati masalah sosial perempuan. Tercatat menjadi dosen Komunikasi di beberapa PTS di Makassar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-6311466349305578678?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://aktiviti.fajar.co.id/read/105150/78/walidah-di-balik-%E2%80%9Csang-pencerah%E2%80%9D-umat' title='Walidah dibalik “Sang Pencerah” Umat'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/6311466349305578678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=6311466349305578678' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6311466349305578678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6311466349305578678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2010/09/walidah-dibalik-sang-pencerah-umat.html' title='Walidah dibalik “Sang Pencerah” Umat'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-1733035703435007240</id><published>2009-11-09T08:46:00.001-08:00</published><updated>2009-11-09T08:46:12.050-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='obat'/><title type='text'>Ramuan Tradisional Madura</title><content type='html'>Saya menemukan sebuah buku yang sudah agak usang. Judulnya Resep Pustaka Tradisional Madura yang dibuat oleh Musaro Muji dan diterbitkan Pustaka Karya.&lt;br /&gt;Tanpa bermaksud menampilkan pornografi di sini, ramuan ini sebagian besar memang diperuntukkan untuk pasutri. check it out!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. menyembuhkan keputihan&lt;br /&gt;Keputihan adalah semacam slim yang keluar terlalu banyak, warnanya putih seperti sagu kental dan agak kekuningan. Kalau keputihan sudah berlarut –larut menjadi berat, maka kemungkinan wanita yang bersangkutan menjadi mandul, tak bisa mempunyai keturunan. &lt;br /&gt;Obatnya adalah; 10 lembar daun beluntas, sepotong kayu rapet kurang lebih sepanjang 5-6 cm pilih sejenis pulosari, 1 batang temu kunci, sepotong ujung kelingking kunir, sepotong temulawak sebesar jari kelingking. Semua bahan dirajang. Bersama dengan daun beluntas, masukkan ke dalam panci yang telah diisi dengan 2 mangkok air bersih, direbus sampai mendidih dan tunggu setelah air menyusut menjadi 1/3 mangkok, angkatlah. Ambillah air godokan tersebut dan minum selagi hangat &lt;br /&gt;2. langsing tapi montok&lt;br /&gt;Kebiasaan para wanita Madura adalah meminum air sedikit mungkin, sehabis makan minumlah beberapa teguk saja, dengan membatasi meminum air, tubuh akan tetap langsing dan tak bisa gemuk. Tetapi yang paling utama adalah ramuannya.&lt;br /&gt;Ambillah segelas tes pahit. Daun teh ambil cukup banyak&lt;br /&gt; Dan seduhlah sehingga sangat pahit. Kemudian ambil sebuah jeruk nipis yang dipotong menjadi empat, kemudian peraslah ke dalam cangkir, bang bijinya baru kemudian air jeruk nipis itu anda campurkan ke dalam air teh  pahit di dalam gelas.&lt;br /&gt;3. Buah dada montok&lt;br /&gt;Banyak waita mengeluh karena payudaranya mulai kendur dan layu sehingga tak menarik. Untuk itu, ambillah dua buah pinang muda, buang sabuknya dan ambil dagingnya yang ditumbuk sampai halus. Campurkanlah daun lenjuhang dan daging pinang yang telah ditumbuk, tambahkan satu sendok teh garam, aduk –aduk dengan meremas, cmpurkan setengah gelas air bersih. Setelah diaduk rata, poleskan ke sekeliling buah dada yang kendur dan layu itu, seperti memakai masker. &lt;br /&gt;Biarkan sampai kering baru dicuci dengan air hangat suam –suam kuku. Aktu memoleskan di sekeliling buah dada, jangan sekali –kali air ramuan tersebut mengenai putik buah dada. Ramuan ini bisa diulangi tiap tiga hari sekali.&lt;br /&gt;4. Agar lebih mesra&lt;br /&gt;Supaya tetap memiliki vitalitas sexual yang tinggi dan perkawinan hidup mesra bahagia, dapat dipergunakan ramuan –ramuan yang tak begitu mahal harganya.&lt;br /&gt;Ambillah merica (lada) sesendok teh, sepotong ragi, dua buah jeruk nipis, sepotong besar lengkuas dan 2 potong besar jahe, sesendok teh garam. Lengkuas dan jahe diparut halus. Ragi dan lada ditumbuk sampai halus. Kemudian, campurkanlah parutan lengkuas, jahe, dengan lada dan ragi yang telah ditumbuk halus. Aduklah dengan air jeruk nipis dan garam. Saringlah dan peras, ambil airnya ambil sari ramuan itu sebanyak setengah atau sepertiga gelas dan untuk satukali minum. Ramuan ini bisa diminum oleh laki –laki dan perempuan. Tapi, ramuan ini bisa membatasi kelahiran anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengurangi kelahiran&lt;br /&gt;Buat mereka yang sudah pusing dengan jumlah anak dan tak mau lagi mempunyai anak, dapat mempergunakan ramuan sebagai berikut.&lt;br /&gt;Ambillah dua batang kunyit sepanjang tiga centimeter dengan besarnya sebesar jari kelingking. Pangganglah di atas api kecil dan jangan sampai hangus. Setelah memanggangnya kurang lebih 2-3 menit, tumbuklah kunyit itu sampai halus. Campurkan ¼ sendok teh garam dapur, beri air satu gelas. Peras dan saring lalu minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Agar tidak impotent&lt;br /&gt;Untuk menyembuhkan lemah sahwat tersebut, dapat dipergunakan pengobatan tradisional yang ampuh, dalam waktu 1 bulan sudah dapat menyembuhkan.&lt;br /&gt;Diperlukan 15 gram Pulosari, 2 butir kuning telur ayam, 25 butir lada hitam, 1 sendok makan madu asli, 3 siung bawang putih.&lt;br /&gt;Lada atau merica hitam ditumbuk menjadi halus, kemudian bawang putih ditumbuk menjadi halus bersama –sama dengan Pulosari. Campurkan merica yang telah ditumbuk menjadi satu dengan bubuk Pulosari dan bawang putih yang telah ditumbuk halus, campurkan dua kuning telur ayam (harus ayam kampung), kocok sampai rata, baru masukkan madu 1 sendok makan. Madu ini juga harus madu asli, tapi kalau tak ada boleh juga menggunakan madu korma. Setelah diaduk rata, makanlah sampai habis setiap pagi.&lt;br /&gt;7. Melenyapkan figriditas&lt;br /&gt;Banyak istri yang mengalami dingin sexuil. Padahal para isteri itupun ingin sekali agar dapat menimmati kegiatan sexuilnya. Maka silahkan guakan ramuan berikut ini.&lt;br /&gt;50 grm sarang burung walet, 1 butir kuning telur ayam, 20 butir merica hitam, dan 1 potong jahe sebesar ibu jari.&lt;br /&gt;Sarang burung dibersihkan dari bulu –bulu burung kemudian direus di air mendidih. Jahe dirajang tipis –tipis dan halus, masukkan ke dalam rebusan sarang burung. Air dipergunaan 2 gelas belimbing, angkat dan masukkan kuning telur dan aduk rata, baru masukkan merica hitam yang telah ditumbuk halus, diaduk rata dan minumlah setiap pagi sapai 1 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mencegah tensi darah naik&lt;br /&gt;Agar tensi darah tetap tak naik dan selalu dalam keadaan normal, setiap dua hari minumlah parutan belimbing. Buah belimbing yang cukukp besar dan sudah setengah matang, diparut halus, kemudian diperas airnya sebanyak satu gelas. Minumlah setiap pagi hari selama sebulan, kemudian baru dua hari satu kali meminum air perasaan belimbing ini. &lt;br /&gt;Janganlah pula memakan garam, walaupun Cuma sedikit. Jangan pula mencampurkan air perasan belimbing itu dengan gula pasir atau gla sirup. Hal ini tak membawa faedah yang baik untuk tensi darah anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;9. Panas Tinggi pada anak&lt;br /&gt;Jika anak menderita sakit dan tubuhnya panas menguap, terasa kering, bibirnya kering retak –retak dan mendekati gejala kejang, anda bisa engobatnya dengan tali pusarnya.&lt;br /&gt;Caranya, rendam beberapa saat tali pusarnya di segelas air dan air rendaman itu kemudian minumkan pada si anak. Panas tubuh anak itu berangsur –angsur akan turun, pasti teduh. Tapi jangan lupa untuk mengeringkan kembali tali pusar anak tersebut, agar kelak jika perlu dapat dipergunakan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Memperbesar penis dan tetap kokoh&lt;br /&gt;Ramuan ini untuk para suami, yang kebetulan memiliki buah zakar (penis) yang terlalu kecil dari ukuran normal. Bahannya adalah: dua ekor lindung, 4-5 pucuk benalu cemara, banyak terdapat di sisi batang cemara, Adas pulosari satu sendok makan, Ludah basi dua sendok makan.&lt;br /&gt;Cara membuat: Lindung hidup-hidup ditetak (dipotong) batas antara tubuh dengan kepalanya, ambil kepalanya saja. Pangganglah kedua kepala lindung tersebut di atas api sampai menjadi bubuk yang halus. Adas Pulosari denga pucuk daun benalu cemara ditumbuk menjadi satu. Kemudian saring , ambil sari airnya, kurang lebih ¼ cangkir. Campurkan menjadi satu dengan bubuk kepala lindung sebanyak ½ sendok the, sisa yang lain digunakan besok. Aduk sampai rata, campurkan ludah basi (ludah yang diambil waktu terbangun tidur pagi hari), aduk yang rata.pergunakan bahan ramuan ini untuk mengurut batang zakar. Caranya mengurutnya harus dari atas ke pucuk (ujung) zakar, yaitu mengurut menurun. Lamaya pengurutan selama 10 enit dan bahan ramuan itu untuk satu kali pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Agar mudah orgasme&lt;br /&gt;Supaya wanita muda orgasme, dapat mempergunakan ramuan: Adas pulosari sebanyak dua sendok makan, madu 2 sendok makan, kuning telur 2 butir, daun pepaya tiga lembar, dipilih yang masih muda tai jangan pucuknya, merica hitam 10 butir.&lt;br /&gt;Merica ditumbuksampai halus bersama dengan adas pulosari. Campurkan dengan kuning telur. Daun pepaya ditumbuk dan diremas kemudian peras dalam sehelai kain halus diambil airnya, campurkan dengan madu, diaduk sampai rata, barulah campurkan dengan madu. Seminggu sekali meminumnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;12. memperkokoh penis&lt;br /&gt;Agar penis lebih kokoh dan tegak kuat kaku, maka bisa dipergunakan daun jarak dan daun jerk nipis, yang ditumbuk sampai halus, kemudian borehkan pada batang penis selama setengah jam. Lakukan setiap waktu terbangun tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-1733035703435007240?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/1733035703435007240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=1733035703435007240' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1733035703435007240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1733035703435007240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/ramuan-tradisional-madura.html' title='Ramuan Tradisional Madura'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-3503569659062746221</id><published>2009-11-08T20:08:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T20:08:26.560-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>Sejarah Televisi</title><content type='html'>Komunikasi dan Regulasi Penyiaran. Kencana,2005 Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari di tahun 1992, seorang remaja berusia 15 tahun, Philo Farnsworth mengemudikan sebuah traktor maju mundur mengikuti alur yang ada di sebuah lading di Idaho,AS. Gambar yang dihasilkan menginspirasi Farnsworth untuk menciptakan serangkaian gambar elektronik sebagaimana dalam alur ladang. Pada tahun 1927 Farrnsworth dan AT&amp;T mendemosntrasikan penemuan televisi di hadapan publik. Sejak saat itu, televisi menjadi media massa.&lt;br /&gt;Pertanyaan yang kemudian menarik untuk dielaborasi adalah: “Kapan pertama kali penyiaran televisi diadakan?” jawaban atas pertanyaan tersebut akan sangat realtif dan terkait bagaimana kita mendefiniskan televisi, penyiaran dan pertama. Televisi tidak ditemkan oleh satu orang, namun atas penemuan berbagai orang baik yang bekerja sendiri atau dalam tim. Straubhaard (2002;229) misalnya mengatakan bahwa penyiaran televisi pertama dilakukan oleh Charles Jenkins (AS) dan John Logie Baird ketika mereka beekrja secara terpisah untuk melakukan uji coba transmisi siaran pada tahun 1925.&lt;br /&gt;Penyiaran televisi ke rumah pertama dilakukan pada tahun 1928 secara terbatas ke rumah tiga orang eksekutif General Electric, menggunakan alat yang sangat sederhana. Sedangkan penyiaran televisi secara elektrik pertama kali dilakukan pada tahun 1936 oleh British Broadcasting Corporation. Sedangkan di Jerman penyiaran TV pertama kali terjadi pada tanggal 11 Mei 1939. Stasiun televisi itu kemudian diberi nama Nipko, sebagai penghargaan terhadap Paul Nipko, ilmuwan terkenal Jerman dan salah penemu alat televisi.&lt;br /&gt;Penyiaran televisi pertama kali di AS sendiri baru dilakukan pada tahun 1939 secara berlangganan oleh NBC dan CBS. Baik NBC dan CBS sama memulai penyiaran secara komersial. Hal ini berbeda dengan perkembangan TV di Indonesia, dimana penyiaran dimulai dari TV public (TVRI), baru kemudian diikuti oleh stasiun TV komersial (dengan munculnya RCTI). NBC memulai uji coba penyiaran pada bulan April 1935, dari atas gedung Empire State Building. Sementara CBS baru pada tahun1937 mengalokasikan dana US$2 juta untuk melakukan uji coba system TV, dan berhasil melakukan siaran public pada tahun 1939.&lt;br /&gt;Perkembangan televisi terhambat selama Perang Dunia II, karena bahan baku komponen pesawat televisi dialokasikan ke industri alat perang. Setelah perang selesai pada tahun 1945, penyiaran televisi kembali  menggeliat. Ketika itu AT&amp;T menemukan teknologi baru penyiaran jaringan televiasi dengan kabel coaxical dengan menu utama seputar olahraga.&lt;br /&gt;Pada tahun 1948 telah ada satu juga set televisi di AS dengan stasiun mencapai 50 buah. Atas pertimbangan banyaknya jumlah stasiun televisi FCC (Federal Communication Comision) lalu menghentikan izin operasional stasiun baru. Setelah frekuensi ditata ulang, FCC kembali mengizinkan operasionalisasi siaran stasiun baru. Stasiun TV pun melonjak menjadi 108 buah empat tahun setelah pembekuan. Jumlah pesawat televisi juga meroket hingga mencapai 15 juta pada tahun 1952.&lt;br /&gt;Perkembangan televisi&lt;br /&gt;Usulan untuk memperkenalkan televisi muncul jauh di tahun 1953, dari sebuah bagian Departemen Penerangan, didorog oleh perusahaan-perusahaan AS, Inggris, Jerman, Jepang, yang berlomba-lomba menjual hardware-nya. Menjelang Asian Games ke-4 di Jakarta pada 1962, Soekarno dan cabinet akhirnya yakin akan perlunya televisi, dengan alasan reputasi internasional Indonesia tergantung pada Pekan Olahraga yang disiarkan, terutama ke Jepang (yang telah memiliki televisi sejak awal 1950-an).&lt;br /&gt;Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memasukkan proyek media massa televisi ke dalam proyek pembangunan Asian Games IV di bawah kordinasi urusan proyek Asean Games IV. TAnggal 25 Juli 1961, Menteri Penerangan mengeluarkan SK Menpen No. 20/SK/M/1961 tentang pembentukan Panitia Persiapan Televisi (P2T). satu tahun sebelum Sk Menpen tersebut, sebenarnya telah ada ketetapan MPRS No.II/MPRS/1960, yang dalam Bab I lampiran A dinyatakan pentingnya pembangunan siara televisi untuk kepentingan pendidikan nasional (Dirjen RTF,1995:88).&lt;br /&gt;Pada 23 Oktober 1961, Presiden Soekarno yang sedang berada di Wina mengirimkan teleks kepada Menpen Maladi untuk segera menyiapkan proyek televisi (saat itu waktu persiapan hanya tinggal 10 bulan) dengan agenda utama: (1) membangun studio di eks AKPEN di Senayan (TVRI sekarang);(2) membangun dua pemancar; 100 watt dan 10 Kw dengan tower 80 meter; dan (3) mempersiapkan software (program) serta tenaga.&lt;br /&gt;Siaran televisi dimulai dengan ahli dan peraatan Jepang serta latihan daripada ahli Ingris di bawah Organizing Committee Asian Games ke-4. Tanggal 17 Agustus 1962, TVRI mulai mengadakan siaran percobaan dengan acara HUT Prolamasi Kemerdekaan Indonesia XVII dari halaman Istana Merdeka Jakarta, dengan pemancar cadangan berkekuata 100 watt. Tanggal 24 Agustus 1962, TVRI mengudara untuk pertama kalinya dengan acara siaran langsung upacara pembukaan Asian Games IV dari stadion utama Gelora Bung Karno. Indonesia menjadi negara keempat di Asia yang memiliki siaran televisi, setelah Jepang, Filipina, dan Thailand (Panjaitan,1999:3)&lt;br /&gt;Selanjutnya pada tanggal 20 Oktober 1963, dikeluarkan Keppres No.215/1963 tentang pembentukan Yayasan TVRI dengan Pimpinan Umum Presiden RI. Pada Bab I Pasal 3 Kepres tersebut dikatakan bahwa Yayasan TVRI merupakan pengelola tunggal pertelevisian di seluruh Indonesia. Sementara Pasal 4 dan Pasal 5 menjelaskan bahwa, “keberadaan TVRI ditujukan sebagai alat hubung masyarakat dalam melaksanakan pembangunan mental, khususnya manusia sosialis Indonesia”.&lt;br /&gt;Untuk melaksanakan misi TVRI, Presiden Soekarno mengeluarkan Keppress No.218 Tahun 1963 tentang Pemungutan Sumbangan Iuran untuk Membantu Pembayaran Yayasan TVRI sebagai pelengkap Keppres No.215 Tahun 1963. dengan ketentuan ini, setiap pemilik pesawat televisi di seluruh wilayah Indonesia wajib mendaftarkan pesawatnya di kantor TVRI Kompleks Gelora Bung Karno, sebesar Rp 300,- tiap pesawat. Sedangkan untuk pesawat penerima televisi digunakan oleh dan untuk instansi yang berwenang menyelenggarakan siaran televisi atau menyediakan televisi umum serta pesawat televisi yang merupakan barang dagangan, tidak terkena wajib iuran tersebut.&lt;br /&gt;Pemerintah lalu mengeluarkan Keputusan Menteri Penerangan No.121/Kep/ Menpen/1969 yang mengatakan bahwa apabila terjadi pelanggaran terhadap ketentuan iuran, pesawat televisi dikenai denda sebesar 25% dari total iuran yang harus dibayar. Apabila terjadi penunggakan selama tiga bulan secara berturut-turut maka pesawat televisi disegel, atau bahkan pesawat televisi dapat disita pihak berwenang (lihat Panjaitan,1999:88).&lt;br /&gt;Tahun 1963 TVRI mulai merintis pembangunan stasiun daerah, yang dimulai dengan Stasiun Yogyakarta. Stasiun bari ini mulai siaran pada akhir tahun 1964. segera setelah itu, TVRI berturut-turut mendirikan Stasiun Medan, Surabaya, Makasar, Manado, dan Denpasar.&lt;br /&gt;Tahun 1974, TVRI diubah menjadi salah satu bagian dari organisasi dan tata kerja Departemen Penerangan, yang diberi status Direktorat, langsung bertanggung jawab pada Direktur Jenderal Radio, TV dan Film Departemen Penerangan RI. Sebagai alat komunikasi pemerintah, tugas TVRI adalah untuk menyampaikan policy pemerintah kepada rakyat. Satu tahun kemudian, dikeluarkan SK Menpen No.55 Bahan Siaran/KEP/Menpen/1975, TVRI memiliki status ganda yaitu selain sebagai Yayasan Televisi RI juga sebagai Direktorat Televisi, sedang manajemen yang diterapkan yaitu manajemen perkantoran/ birokrasi.&lt;br /&gt;Memasuki tahun 1975, selain berstatus sebagai yayasan, TVRI juga ditetapkan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Departemen Penerangan dengan diterbitkannya Sk Menteri Penerangan No.55B Tahun 1975, yang kemudian diperbarui oleh SK menpen No.230A tahun 1984 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Penerangan yang di dalamnya mengatur Direktorat Televisi yakni di bawah Direktorat Jenderal RTF.&lt;br /&gt;Pada 1976, Indonesia meluncurkan sebuah satelit siaran domestic Palapa, diikuti pada 1983 dengan Satelit Palapa B2. teknologinya memang Amerika, namun nama satelitnya merupakan symbol Jawa, atau tepatnya diambil dari sumpah Gajah Mada, Mahapatih Kerajaan Majapahit Abad XIV di Jawa Tengah. Satu tahun setelah peluncuran Palapa I, secara bertahap di beberapa ibu kota provinsi dibentuklah stasiun-stasiun produsi keliling atau SPK, yang berfungsi sebagai perwakilan di daerah, bertugas memproduksi dan merekam paket acara untuk dikirim dan disiarkan melalui TVRI Stasiun Pusat Jakarta. Di samping itu, TVRI kemudian menjadikan stasiun daerah menjadi stasiun relai dari TVRI Jakarta.&lt;br /&gt;Jika dibuat periodisasi perkembangan TVRI, maka paling sedikit kita bisa membagi menjadi tiga. Pertama, era 1962 sampai 1975. TVRI yang terlahir secara formal 24 Agustus 1962, ditetapkan badan hukumnya sebagai Yayaan melalui Keppres RI No.215/1963 pada 20 Oktober 1963. kedua, status hokum era 1975 hingga 1999. TVRI pada periode ini memiliki dua peran, yakni sebagai yayasan dan juga sebagai Unit Pelaksana Tekhnis Departemen Penerangan. Ketiga, era reformasi. Setelah beberapa waktu statusnya mengambang seiring dengan dilikuidasinya Deppen, berdasarkan SK Presiden RI No.335/M/1999 tentang Pembentukan Kabinet PErsatuan Nasional.&lt;br /&gt;Likuidasi Departemen Penerangan berimplikasi pada ketidakjelasan status TVRI. Betul bahwa melalui PP No.153 Tahun 1999 pemerintah menetapkan Badan Informasi dan Komunikasi Nasional sebagai pengganti Deppen, tetapi tidak termasuk dalam asset BIKN. Kondisi ketidakjelasan status hokum TVRI tersebut kemudian diatasi dengan dikeluarkannya PP No.36 Tahun 2000. dalam regulasi yang dikeluarkan pada tanggal 7 Juni 2000 tersebut dikatakan bahwa TVRI berbadan hukum Perusahaan Jawatan (Perjan).&lt;br /&gt;Terhitung 15 April 2003, pemerintah lalu mengalihkan badan hukum TVRI menjadi perseroan (Sinar Harapan,16/04/03). Penandatangan akta pendirian dan anggaran dasar PT TVRI ini mempertegas PP No.9 Tahun 2000 yang hakikatnya merupakan izin prinsip mengenai pengalihan status dari Perusahaan Jawatan ke Perseroan Terbatas. Badan hokum terakhir, memungkinkan menempatkan orientasi TVRI lebih pada raah komersial, walaupun terbukti bahwa hingga tulisan ini disusun perolehan iklan TVRI sangat kecil bila dibandingkan dengan stasiun swasta.&lt;br /&gt;Televisi Swasta&lt;br /&gt;Runtuhnya monopoli televise oleh pemerintah seperti di Indonesia merupakan tren internasional pada 190-an, seperti juga terjadi di Malaysia dan kemudian di Singapura (Sen&amp; Hill, 2000:129)&lt;br /&gt;Pada November 1988 RCTI, televisi swasta pertama di Indonesia, mulai dengan suatu masa percobaan TV-bayar (pay-television) di Jakarta. Stasiun swasta ini adalah milik Bambang Trihatmojo, dari kelompok bisnis Bimantara. RCTI melakukan siaran setelah mengantongi izin prinsip dari Departemen Penerangan c.q. Direktur  Televisi/ Direktur Yayasan TVRI tanggal 28 Oktober 1987 No.557/DIR/TV/1987 untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan Siaran Saluran Terbatas (SST) dalam wilayah Jakarta dan sekitarnya.&lt;br /&gt;Dalam peraturan tersebut, disepakati bahwa jangka waktu pelaksanaan SST adalah 20 tahun, dengan wilayah jangkauan di Jakarta dan sekitarnya. SST tidak diperkenankan melaksanakan siaran warta berita sendiri, tapi wajib merelai siaran berita TVRI serta siaran-siaran resmi pemerintah. Untuk tahap pertama, waktu siaran SST maksimum 18 jam per hari. Pada tahun 1990/1991, RCTI mengudara selama 12 jam per hari, sebanyak 12% di antaranya merupakan acara produksi nasional.&lt;br /&gt;Untuk mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan siaran seiring dengan munculnya stasiun swasta, maka dibentuk Komisi Penyiaran, beranggotakan unsure-unsur RCTI dan TVRI (Panjaitan,1999:25). Komisi ini selanjutnya mentapkan bahwa pola acara RCTI adlah 10% untuk siaran berita pemerintah, 20% untuk siaran pendidikan, agama, dan kebudayaan, 55% untuk siaran hiburan dan olahraga, sisanya 15% untuk siaran niaga. RCTI juga diberi kewajiban memberikan 12,5% pendapatan iklan kepada Yayasan TVRI.&lt;br /&gt;Berdasarkan izin prinsip Dirjen RTF No.1271D Tahun 1990, RCTI Jakarta diizinkan melakukan siaran tanpa decoder. RCTI pun berubah menjadi Stasiun Penyiaran Televisi Swasta Umum (SPTSU), dengan jam siaran tak terbatas. Dalam peraturan baru tersebut, jumlah siaran iklan ditetapkan menjadi 20% total siaran.&lt;br /&gt;Satu tahun kemudian, RCTI diperbolehkan menggunakan menggunakan Satelit Palapa dengan Sistem Komunikasi Satelit Domestik (SKSD) Palapa B2P, sehingga pemilik antenna parabola di seluruh Indonesia dapat menyaksikan siaran RCTI Jakarta dengan jelas. Berdasarkan izin prinsip dari Departemen Penerangan c.q. Dirjen RTF No.205 Tahun 1993 tentang izin siaran nasional, RCTI kemudian diperbolehkan menyelenggarakan siaran nasional dengan ketentuan siaran nasional RCTI berkedudukan di Jakarta.&lt;br /&gt;Perkembangan RCTI dan semakin besarnya peluan bisnis di televise mendorong pendirian stasiun swasta lain. Pada 1989, setelah keluar izin prinsip Departemen Penerangan c.q. Dierjen RTF No.206/RTF/K/I/1993, Surya Citra Televisi (SCTV) yang merupakan televise swasta kedua mengudara dari Surabaya. 80% saham perusahaan dikontrol oleh Henri Pribadi, seorang pengusaha etnis China yang memiliki hubungan dekat dengan saudara Soeharto, Sudwikatmono. Sudwikatmono sendiri memiliki 20%, saham sisanya.&lt;br /&gt;Dua tahun setelah SCTV, berdiri Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) yang mulai beroperasi pada Desember 1990, dengan menyewa fasilitas transmisi TVRI. TPI mendapat izin prinsip dari Departemen Penerangan c.q. Dierjen RTF No.17B/RTF/K/VIII/1990. pengoperasian TPI iresmikan oleh Presiden Soeharto pada 23 Januari 1991 di studio XII TVRI stasiun Jakarta Pusat. Mula-mula TPI hanya melakukan siaran pagi selama 4,5 jam. Sebagai tambahan atas kurikulum sekolah dan perguruan tinggi, namun dengan cepat TPI menambah jam siaeran menjadi 8 jam sehari, dengan hanya 38% bermuatan pendidikan. Anak perempuan Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut) memiliki sebagian besar saham TPI.&lt;br /&gt;Profil TPI yang dinyatakan sebagai televise pendidikan dan dijalankan oleh organisasi yang katanya non-profit, memungkinkannya menggunakan fasilitas TVRI. Ini berarti TPI daopat melakukan siaran secara nasional, sementara dua saluran televise swasta yang lain, RCTI dan SCTV, pada awalnya dibatasi hanya wilayah Jakarta dan Surabaya saja. Dalam waktu satu tahun siaran, penghasilan iklan TPI telah mengalahkan RCTI. Pada 1993, deregulasi lebih lanjut memungkinkan seluruh stasiun televise swasta melakukan siaran ke seluruh Indonesia melalui Satelit Palapa, sehingga dapat diterima dengan antenna parabola di seluruh negeri dan di luar negeri. Komposisi kepemilikan saham RCTI dan TPI mengalami perubahan dengan masuknya perusahaan Bhakti Investama sebagai salah satu pemilik modal (lihat Kompas, 4 Agustus 2004).&lt;br /&gt;Dua stasiun nasional kemudian menyusul muncul; Anteve dengan izin Departemen Penerangan c.q. Dierjen RTF No.207/RTF/K/I/1993 (mulai siaran pada tahun yang sama). Tahun yang sala Departemen Penerangan mengeluarkan izin prinsip bagi Indosiar melalui izin prinsip No.208/RTF/K/I/1993. indosiar mulai siaran 1995. Indosiar adalah bagian dari Salim group, salah satu konglomerat etnis China terbesar yang dipimpin oleh Lim Sioe Liong, sahabat lama Presiden Soeharto. Anteve (Andalas Televisi), tadinya akan dibatasi di Sumatera Barat sesuai izin awalnya, namun pada kenyataannya, seperti stasiun lainnya, Anteve bersiaran dari Jakarta. Anteve sebagian dimiliki Bakri Group dan sebagian lagi oleh Agung Laksono.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-3503569659062746221?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/3503569659062746221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=3503569659062746221' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3503569659062746221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3503569659062746221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/sejarah-televisi.html' title='Sejarah Televisi'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-8129172324664276270</id><published>2009-11-05T22:52:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T20:04:44.060-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tesis'/><title type='text'>BAB V SIMPULAN DAN SARAN</title><content type='html'>Bab V merupakan bagian terakhir atau bagian penutup dari penulisan. Dalam bab ini akan diuraikan beberapa kesimpulan dari hasil penelitian sekaligus pula akan diungkapkan saran –saran yang dapat dijadikan rujukan bersama dalam memahami persoalan dalam penelitian.&lt;br /&gt;A. Kesimpulan&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil penelitian dari pembahasan sebelumnya, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Kelima media online di tiap negara Asean dalam memberikan informasi berbeda tiap porsinya. Secara umum,  baik dari jenis informasi, jumlah halaman, waktu penerbitan, angle, dan penulis informasi, masih didominasi oleh media online Indonesia, yaitu The  Jakarta Post (TJP) dan porsi informasi terkait masalah human trafficking lebih sedikit diberikan oleh media online dari Filipina, yaitu MST. Tapi, hal ini tidak menjadi kesimpulan secara mutlak karena terdapat beberapa pengkhususan. Misalnya saja, walaupun Malaysia (NST) lumayan banyak jumlah informasinya, tetapi rata –rata informasinya berasal dari luar Malaysia. Untuk MST dan NM walaupun menempati posisi jumlah informasi kelima dan kedua, tetapi mereka lebih banyak fokus pada masalah buruh, pengungsi, tenaga kerja dan migran. Masalah tenaga kerja ini memang lebih banyak dihadapi oleh Filipina dan Thailand.&lt;br /&gt;2. Perhatian media online kelima negara Asean ini menggunakan indikator analisis yaitu :jenis berita straight, feature, opini, tajuk rencana, dan surat dari pembaca, bagaimana sumber berita yang ditampilkan, bagaimana keberimbangan berita (cek dan ricek, jenis fakta, cover both side, serta, pencampuran fakta dan opini  informasi tersebut), tema berita apakah umum atau tidak, isu yang ada dalam satu berita menyangkut politik, kesehatan, pendidikan, agama, lingkungan, hubungan sosial masyarakat, ekonomi, pembangunan, keamanan, etnis/ suku/ kekerabatan, budaya, pemerintahan, atau isu yang lain, dan menyangkut bentuk-bentuk human trafficking yaitu, kerja paksa seks dan eksploitasi seks, pembantu rumah tangga, kerja migran, penari/penghibur/pertukaran budaya, pengantin pesanan, buruh/pekerja anak, penjualan bayi, ataukah menyebutkan human trafficking secara umum artinya tidak menyentuh secara khusus. Dari indikator ini, TJP masih lebih besar perhatiannya dalam memberikan informasi tentang human trafficking ketimbang empat media online lainnya. Bahkan media MST, VNA, dan NM cenderung memberikan perhatian yang sedikit. Alasannya karena pemberitaan mereka lebih condong kepada keberhasilan pemerintah mereka dalam upaya meminimalisir human trafficking. Tidak pada sisi korban human traffickingnya.&lt;br /&gt;3. Peranan media online terhadap masalah human trafficking pun semakin diperjelas  dengan menggunakan tolak ukur porsi dan perhatian media online terhadap masalah human trafficking. Hanya  TJP yang betul –betul menjalankan peranannya sebagai agen perubahan dan social of control. TJP memberikan batasan yang seimbang antara pemerintah dan masyarakat dalam hal ini pembaca atau korban trafficking. Sedangkan pada empat media lainnya, peranannya masih lebih berat kepada bagaimana mengangkat pemerintah. Walaupun ada beberapa item informasi yang juga memprotes kebijakan dan tingkah laku pemerintah terhadap masalah human trafficking ini. Ini jelas pula berbeda karena dari kelima media online ini, mereka menganut sistem pers yang berbeda.&lt;br /&gt;4. Menggunakan teori agenda setting media, hanya TJP yang bisa mengusung agenda atau kepentingan masyarakat dan pemerintah dalam hal human trafficking. Keempat negara lainnya, yaitu Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam masih berat pada agenda setting pemerintah.&lt;br /&gt;5. Secara keseluruhan, kasus human trafficking di tiap negara menjadi berbeda karena dipengaruhi oleh ideologi, sistem pemerintahan, dan sistem pers yang ada. Indonesia dalam hal ini The Jakarta Post memiliki ideologi pers yang bertanggungjawab kepada masyarakat dan pemerintah. Tidak hanya mengangkat kepentingan pemerintah semata tetapi memperhatikan pula kebutuhan masyarakat dan masalah –masalah sosial masyarakat lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Saran&lt;br /&gt;Berdasarkan simpulan di atas, maka penulis mengemukakan saran yang juga bisa menjadi bahan masukan bagi para jurnalis, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Dalam melakukan pemberitaan human trafficking, hendaknya media memberikan porsi yang lebih besar. Tidak hanya sekedar mengangkat kasus atau berita seremonial belaka, tetapi media hendaknya berusaha membuat isu sebagai bahan kritikan atas kebijakan pemerintah terhadap masalah ini. &lt;br /&gt;2. Perhatian media tidak hanya tertuju pada satu kasus dan kemudian hanya satu kali memberitakannya. Tetapi, secara kontinue dan berusaha melakukan investigasi, agar akar permasalahan dapat diketahui.&lt;br /&gt;3. Media turut serta membekali para jurnalisnya seara khusus untuk melakukan liputan tentang human trafficking. Karena pengkajian ini masuk dalam wacana jurnalisme empati.&lt;br /&gt;4. Kita belum mampu mengubah sistem pers secara global. Apalagi tiap negara memiliki sistem pemerintahan yang sangat mengikat terhadap sub sistem yang lain. Untuk itu, tiap media berupaya memaksimalkan dirinya dan sumber daya manusianya agar berita atau informasi seputar human trafficking dapat dicover secara obyektif, berimbang, dan mendalam. Media juga harus mampu mengusung agenda setting secara berimbang. Sebisa mungkin mengutamakan kepentingan masyarakat.&lt;br /&gt;5. Tiap media hendaknya bisa betul –betul menjalankan fungsinya sebagai agen of social control, jadi mampu mengawasi kinerja pemerintah dalam hal memberantas perdagangan manusia khususnya tenaga kerja yang berasal dari Indonesia.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-8129172324664276270?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/8129172324664276270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=8129172324664276270' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8129172324664276270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8129172324664276270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/bab-v-simpulan-dan-saran.html' title='BAB V SIMPULAN DAN SARAN'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-8167992988238570069</id><published>2009-11-05T22:51:00.000-08:00</published><updated>2009-11-05T22:52:38.486-08:00</updated><title type='text'>Bab III Metodologi Penelitian</title><content type='html'>A. Tipe penelitian&lt;br /&gt; Tipe penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah tipe deskriptif. Penelitian deskriptif adalah memaparkan situasi atau peristiwa. penelitian ini tidak mencari atau menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesis atau membuat prediksi. Deskriptif diartikan melukiskan variabel demi variabel, satu demi satu.&lt;br /&gt; Sebenarnya analisis isi lebih dikenal sebagai penelitian kuantitatif. Kuantitatif mengacu pada pengertian bahwa analisis isi berpijak pada kuantifikasi dari isi pesan komunikasi yang diteliti. &lt;br /&gt; Aspek kualitatif dalam suatu analisis isi, khususnya interpretasi data, sebisa mungkin dilakukan atas dasar data yang telah ditempuh melalui proses kuantifikasi tertentu. &lt;br /&gt; Suwardi dalam Genda (2006;52) mengatakan bahwa proses kuantifikasi bisa dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, tabel kontingensi, atau koefisien -korelasi, atau dalam bentuk rasio atau persentase, tergantung dari tujuan analisanya.&lt;br /&gt;Ahli lain dalam Bulaeng (2000:151) mengemukakan bahwa analisis isi adalah tahap ditransformasikan, melalui aplikasi yang sistematik dan obyektif menurut ketentuan kategorisasi ke dalam data yang dapat diinterpretasi dan dibandingkan (Paisley in press).&lt;br /&gt; Sementara itu, analisis isi dapat didefinisikan yang mengacu kepada sejumlah cara: (a).Sebagai bahan untuk mengklasifikasikan pengurutan lambang-lambang, (b). Sebagai dasar dari pernyataan eksplisit tentang ketentuan suatu formulasi, (c). Sebagai salah satunya pertimbangan yang dapat dipercaya yang secara teoritis berlaku sebagai penetapan peringkat untuk perbedaan kasus bagi kegunaan analisis isi, kelompok analisis dalam berbagai kategori isi pesan, (d). Sebagai alat penetapan ketentuan analisis dalam laporan pengamatan ilmiah.&lt;br /&gt; Keuntungan mengaitkan analisis isi dengan peristiwa (event) dan tema, selain akan membantu mempertajam pembahasan secara tekstual dan kontekstual juga membatasi obyek telaah, sehingga tema –tema informasi human trafficking yang ditelaah dapat dipilih dan dipilah menjadi suatu data yang selanjutnya dianalisis dan diinterpretasi maknanya. Isi pesan yang akan ditelaah secara mendalam, menyangkut pemberitaan yang bertema human trafficking. Tema ini dikaitkan dengan suatu peristiwa yang menyangkut keadaan pekerja di negara Asean, seperti bagaimana kehidupan menjadi pekerja ilegal.&lt;br /&gt; Selain analisi isi, penelitian ini juga menggunakan deskriptif analisis wacana. Berdasarkan level konseptual teoritis, wacana diartikan sebagai domain umum dan semua pernyataan, yaitu semua ujaran atau teks yang mempunyai makna dan memiliki efek dalam dunia nyata. Dalam konteks penggunaannya, wacana berarti sekumpulan pernyataan yang dapat dikelompokkan ke dalam kategori konseptual tertentu, dengan tujuan untuk mengidentifikasi struktur tertentu dalam wacana, seperti wacana politik atau sosial kemasyarakatan. Wacana jika dilihat dari metode penjelasannya merupakan suatu praktik yang diatur untuk menjelaskan sejumlah pernyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Objek Penelitian&lt;br /&gt; Pada penelitian ini, ada lima surat kabar elektronik yang dijadikan objek, yakni The Jakartapost.com (Indonesia), nst.com.my (Malaysia), mstonline.com (Filipina), nationmultimedia.com (Thailand), dan vnagency.com.vn (Vietnam). Kelima surat kabar elektronik ini dinilai penulis dapat mewakili kelima negara Asean karena mereka menampilkan informasi dalam bentuk bilingual (Inggris dan bahasa negara masing –masing). Sedangkan dari beberapa media online yang penulis dapatkan di tiap negara, lainya hanya berbahasa negaranya. Selain itu, kelima negara Asean ini diasumsikan memiliki perbedaan nilai dan kebijakan redaksional, terutama yang bersifat ideologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Populasi dan Sampel&lt;br /&gt;Populasi penelitian ini adalah seluruh informasi mengenai masalah Human Trafficking pada lima surat kabar elektronik yaitu The Jakartapost.com (Indonesia), nst.com.my (Malaysia), mstonline.com (Filipina), nationmultimedia (Thailand), dan vnagency.com.vn (Vietnam). Diambil pada periode Juli – Desember 2006. Sebanyak  107 populasi yang merupakan tampilan informasi masing-masing terdiri atas The Jakartapost.com 33 item, nst.com.my 19 item, mstonline.com 11 item, nationmultimedia.com 30 item, dan vnagency.com.vn 14 item. Ini terdiri atas berita, opini,dan tajuk. &lt;br /&gt;Adapun penentuan sampel disamakan dengan angka populasi (sampel representatif).  Karena jumlah populasi tergolong kecil. Apalagi, semua data yang diambil dari masing-masing media online dirasa sangat penting.&lt;br /&gt; Untuk kumpulan informasi, dipilih secara representatif terhadap semua informasi  -dengan memasukkan kata “human trafficking’ pada search engine pada kelima surat kabar elektronik tadi dengan lama waktu enam bulan dengan asumsi berita dalam jangka waktu tersebut sudah cukup mewakili. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Teknik pengumpulan dan analisis data&lt;br /&gt;1. Dalam penelitian ini digunakan teknik pengumpulan data dengan cara sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Analisis Isi&lt;br /&gt;Data dikumpulkan secara langsung dengan berpedoman pada masalah yang diangkat juga sesuai dengan analisis isi. Seperti yang diutarakan Klaus Krippendorff dalam Stokes (2006;58), analisis isi merupakan metode simbolik karena digunakan untuk meneliti materi (teks media) yang bersifat simbolik. Yang dianalisis adalah isi dari arsip media online yang telah dikumpulkan dan kemudian dikategorisaskan berdasarkan tema human trafficking untuk melihat porsi, perhatian, dan sejauh mana peranan media tersebut terhadap masalah human trafficking.&lt;br /&gt;b. Analisis wacana&lt;br /&gt;Setelah di analisis isi, beberapa item penelitian akan dikaji secara wacana yaitu dengan memperhatikan: pertama, mengenai cara-cara wacana susun, dimana komunikator berdasar atas prinsip menghasilkan pemahaman atas percakapan dan pesan-pesan lainnya, dengan cara langsung atau nonverbal, dengan melihat pesan tunggal terstruktur. Kedua, wacana dipandang sebagai aksi dalam bentuk kata-kata atau tulisan untuk mencapai suatu tujuan, dengan memperhatikan bagaimana pembicara menyusun kata-kata. Ketiga, mencari prinsip-prinsip yang digunakan oleh komunikator aktual berdasarkan perspektif mereka dengan tidak memperhatikan ciri atau sifat psikologis yang tersembunyi dari mereka.&lt;br /&gt;Adapun yang dianalisis secara wacana adalah bagian informasi berupa opini yaitu tajuk rencana, opini/ kolom dan surat dari pembaca. Karena jumlahnya sedikit dari populasi maka diputuskan untuk menganalisanya secara wacana atau makna.&lt;br /&gt;c. Wawancara&lt;br /&gt;Wawancara dilakukan kepada para praktisi pers dan juga penulis salah satu informasi, terutama yang berada di Indonesia dan memahami sistem pers di negara Asean. Wawancara ini dilakukan untuk mendapatkan sejumlah data pendukung yang diharapkan akan menguatkan analisis. Alasan memilih narasumber yang berasal dari Indonesia untuk memudahkan penulis memberikan penilaian terhadap apa yang telah diteliti. Ini juga merupkan keterbatasan karena para narasumber/ praktisi media yang berasal dari luar Indonesia sangat sulit untuk diwawancarai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Teknik analisis data. Data yang terkumpul kemudian ditabulasikan berdasarkan berapa jumlah informasi, kategri tema, dan gaya penyampaian inti informasi seperti yang diurakan. Unit pengukuran adalah sejumlah item berita, reportase, dan tajuk, mengenai masalah Human Trafficking. Metode pengukuran menyangkut frekuensi item dan persentase informasi. Tidak diukur dalam sentimeter dan dibandingkan dengan total sentimeter semua tampilan informasi, tetapi hanya menganalisis posisi tampilan informasi berdasarkan jenis informasi. Misalnya berapa persentase dan frekuensi informasi yang menjadi berita maupun non berita dan berapa posisi yang menempati halaman feature.&lt;br /&gt; Untuk mendapatkan hasil penelitian yang dapat mendeskripsikan berita dengan jelas dan objektif, maka akan digunakan teknik analisa data denga cara kualitatif. Persentase setiap kategori diamati, kecenderungan yang tampak dalam kategorisasi diperhatikan, kemudian hubungan antara kategori di analisis untuk mendapatkan gambaran menyeluruh dan hasil kesimpulan dari penelitian ini sudah dapat diketahui.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;E. Teknik Analisis&lt;br /&gt; Studi ini menggunakan teknik analisis yang sudah lazim dalam teknik analisis isi media yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hanya saja, studi ini mencoba menggabungkan kedua analisis tersebut. Ada dua alasan kenapa kedua teknik ini digabung. Pertama, alasan bersifat teknis menyangkut pernyataan permasalahan studi ini relatif kompleks. Artinya jika hanya menggunakan salah satu teknik analisis saja tidak akan ditemukan jawaban yang signifikan. Kedua, alasan yang bersifat paradigmatik. Ilmu komunikasi merupakan multi paradigma science (Hidayat dalam Genda (2006;64)). Artinya, komunikasi merupakan suatu bidang ilmu yang pada waktu bersamaan menampilkan sejumlah paradigma klasik karena melibatkan value judgements dan keberpihakan pada nilai-nilai tertentu (kritis).&lt;br /&gt; Untuk analisis kuantitatif digunakan tabel-tabel persentase, pada tabel-tabel  tersebut sudah terdapat data frekuensi dan persentase kemudian diinterpretasi secara kualitatif. Kedua, analisis kualitatif. Digunakan tahapan sebagai berikut: berupa berita, reportase dan rubrik lainnya diidentifikasi berdasarkan peristiwa dan diurutkan berdasarkan tanggal pemuatan. Selanjutnya, pilihan kata yang tersebar pada kepala berita, judul, lead, atau seluruh isi teks, mulai diidentifikasi pilihan kata dan wacana mana yang memberikan kecenderungan sikap media terhadap peristiwa tersebut. Studi ini juga mencoba menelaah pernyataan tokoh, yakni sumber informasi, penulis dan jurnalis.&lt;br /&gt; Teknik penelitian yang digunakan juga adalah teknik analisis isi dengan mengcoding. Yaitu suatu data mentah yang secara sistematis ditransformasikan dan dikelompokkan ke dalam unit-unit yang memungkinkan membuat deskripsi karakteristik isi yang relevan. Setelah itu, sesuai dengan definisi Berelson (1952), koding ini kemudian diinterpretasikan dan dibandingkan (paisley in press).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Realibilitas Data&lt;br /&gt; Untuk mengetahui kesesuaian data yang diperoleh dengan objektifitas tertentu, peneliti menggunakan metode Intercoder reliability. Suatu cara pengujian yang dilakukan seorang kemudian dilakukan orang lain yang hasilnya diharapkan sama.&lt;br /&gt; Peneliti memakai dua orang Koder yang dianggap memahami bidang yang diteliti ini. Formula yang digunakan dalam melakukan intercoder reliability adalah formula Holsti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Variabel Penelitian&lt;br /&gt;Adapun variabel penelitiannya, dapat digambarkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;variabel bebas       variabel terikat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. Definisi operasional&lt;br /&gt;Untuk menghindari salah pengertian pada istilah dalam penelitian ini, maka perlu adanya batasan-batasan pengertian yaitu, sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Porsi yaitu jumlah item atau kategorisasi yang diberikan oleh media online yang bisa engukur sejauh mna porsi informasi disediakan oleh tiap media. Tolak ukurnya adalah jumlah informasi, jumlah halaman, penepatan pada isu apa dan jenis –jenisnya.&lt;br /&gt;2.  Perhatian dan peranan yaitu bagaimana bentuk perhatian media online terhadap kasus human trafficking. Ini dapat diukur melalui, analisa berita sraight dan feature, nalisa pini berupa tajuk rencana, opini/ kolom, dan SDP. Dilihat pula dari sumber informasi yang ditampilkan, cek dan ricek, cover both side, serta ada tidaknya pencampuran opini, kemudian tema informasi, isu yang berhubungan dengan bidang. Sedangkan peranan media online adalah bgaimana sikap dan atribusi media online dalam menyikapi dan menindaklajuti kasus human trafficking terhadap warga negaranya dan yang terjadi negaranya, dilihat dari teori pers yang mereka jalankan serta agenda setting.&lt;br /&gt;3.  Human trafficking merupakan sebuah bentuk perbudakan modern. Adapun bentuk human trafficking adalah; kerja paksa seks dan ekspoitasi seks; pembantu rumah tangga; kerja migran; penari, penghibur, dan pertukaran budaya; pengantin pesanan; buruh/ pekerja anak; dan penjualan bayi.&lt;br /&gt;4. Surat kabar elektronik bisa juga disebut media online. Surat kabar elektronik ini merupakan penyegaran dari surat kabar tradisional dalam bentuk elektronik atau dikenal dengan istilah online yang bisa diakses via internet. Ada lima yang dianalisis yaitu TJP (Indonesia), NST (Malaysia), MST (Filipina), NM (Thaland, dan VNA (Vietnam).&lt;br /&gt;5. ASEAN (Association Of Southeast Asian Nations) adalah negara-negara yang berada di wilayah Asia Tenggara. Dalam penelitian ini lima negara yang akan diteliti media online-nya yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.&lt;br /&gt;6. Analisis Isi adalah suatu metode atau teknik untuk membuat kesimpulan yang objektif dan pengenalan secara sistematis tentang karakteristik dan pesan.&lt;br /&gt;7. Analisis wacana adalah sekumpulan pernyataan yang dapat dikelompokkan ke dalam kategori konseptual tertentu, dengan tujuan untuk mengidentifikasi struktur tertentu, misalnya politik atau sosial kemsyarakatan.&lt;br /&gt;6. Berita adalah laporan tentang gagasan, kejadian, atau konflik yang baru terjadi, yang menarik bagi konsumen berita dan menguntungkan bagi pembuat berita itu sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-8167992988238570069?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/8167992988238570069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=8167992988238570069' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8167992988238570069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8167992988238570069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/bab-iii-metodologi-penelitian.html' title='Bab III Metodologi Penelitian'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-9125153081978822737</id><published>2009-11-05T22:49:00.002-08:00</published><updated>2009-11-05T22:51:44.338-08:00</updated><title type='text'>BAB II Tinjauan Pustaka</title><content type='html'>A. Kajian Konsep dan Teori&lt;br /&gt;I. Komunikasi dan Media Massa&lt;br /&gt;Cangara (2005:06) memaparkan, manusia berkomunikasi dengan alat cetak mencetak berlangsung kira-kira 500 tahun, kemudian manusia terampil berkomunikasi melalui getaran-getaran elektronik. Keterampilan ini secara berturut-turut dimulai dengan penemuan fotografi di atas besi plat (1827), telegraf oleh Samuel Morse (1844), telegraf cetak oleh David Hughes (1955), Cable Trans-Atlantik (1866), telepon oleh Alexander Graham Bell (1876), radio telegraf oleh Guglielmo Marconi (1895), kamera film oleh Auguste dan Louis Lumiere (1895) serta keberhasilan Amerika mendemonstrasikan pesawat TV hitam putih dalam tahun 1927. &lt;br /&gt;Lima puluh tahun sesudah Amerika berhasil mendemonstrasikan pesawat TV, kecakapan manusia berkomunikasi memasuki generasi keempat melalui teknologi komunikasi yang lebih canggih. Rogers menyebutnya sebagai generasi media interaktif. Dalam kurun waktu yang relatif singkat berbagai macam teknologi komunikasi berhasil ditemukan. Secara berturut-turut dapat dicatat komputer pertama ditemukan di Amerika Serikat dalam tahun 1942, menyusul mesin foto copy Xerox oleh Chester Carson (1946), transistor oleh laboratorium elektornik Bell (1947) dan TV berwarna dalam tahun 1951. Enam tahun kemudian Rusia berhasil meluncurkan satelit Sputnik ke angkasa luar (1957), disusul Amerika Serikat dengan berhasil meluncurkan satelit Telstar (1962). Penemuan video recorder (1968), fiber optic signal (1975), TV computer game (1976), facsimile dan cetak jarak jauh (1980), teleconference, telephoto, video telephone, video-magazine, computer modem (1985) dan terakhir telepon selular dan jaringan internet (1990).&lt;br /&gt;Komunikasi menurut De Vito (1982) dalam Cangara (2005:26) pada dasarnya terbagi atas empat macam. Yaitu, komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok kecil, komunikasi publik, dan komunikasi massa.&lt;br /&gt;Terdapat berbagai macam pendapat tentang pengertian komunikasi massa. Ada yang menilai dari segmen khalayaknya, dari segi medianya dan adapula dari sifat pesannya. Komunikasi massa dapat didefinisikan sebagai proses komunikasi yang berlangsung dimana pesannya dikirim dari sumber yang melembaga kepada khalayak yang sifatnya massal melalui alat-alat yang bersifat mekanis seperti radio, televisi, surat kabar dan film.&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan bentuk-bentuk komunikasi sebelumnya, maka komunikasi massa memiliki ciri tersendiri. Sifat pesannya terbuka dengan khalayak yang variatif, baik dari segi usia, agama, suku, pekerjaan, maupun dari segi kebutuhan. Ciri lain yang dimiliki komunikasi massa, ialah sumber dan penerima dihubungkan oleh saluran yang telah diproses secara mekanik. Sumber juga merupakan suatu lembaga atau institusi yang terdiri dari banyak orang, misalnya reporter, penyiar, editor, teknisi dan sebagainya. Karena itu proses penyampaian pesannya lebih formal, terencana dan lebih rumit.&lt;br /&gt;Pesan komunikasi massa berlangsung satu arah dan tanggapan baliknya lambat (tertunda) dan sangat terbatas. Tetapi dengan perkembangan teknologi komunikasi yang begitu cepat, khususnya media massa elektronik seperti radio dan televisi maka umpan balik dari khalayak bisa dilakukan dengan cepat kepada penyiar.&lt;br /&gt;Selain dari itu, sifat penyebaran pesan melalui media massa berlangsung begitu cepat, serempak dan luas. Ia mampu mengatasi jarak dan waktu, serta tahan lama bila didokumentasikan. Dari segi ekonomi, biaya produksi komunikasi massa cukup mahal dan memerlukan dukungan tenaga kerja relatif banyak untuk mengelolanya. &lt;br /&gt;Jika khalayak tersebar tanpa diketahui di mana mereka berada, maka biasanya digunakan media massa. Media massa adalah alat yang digunakan dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak (penerima) dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio dan televisi&lt;br /&gt;Karakteristik media massa ialah:&lt;br /&gt;1. Bersifat melembaga, artinya pihak yang mengelola media terdiri dari banyak orang, yakni mulai dari pengumpulan, pengelolaan, sampai pada penyajian informasi.&lt;br /&gt;2. Bersifat satu arah, artinya komunikasi yang dilakukan kurang memungkinkan terjadinya dialog antara pengirim dan penerima, kalau toh terjadi reaksi atau umpan balik, biasanya memerlukan waktu dan tertunda.&lt;br /&gt;3. Meluas dan serempak, artinya dapat mengatasi rintangan waktu dan jarak, karena ia memiliki kecepatan. Bergerak secara luas dan simultan, di mana informasi yang disampaikan diterima oleh banyak orang pada saat yang sama.&lt;br /&gt;4. Memakai peralatan teknis atau mekanis, seperti radio, televisi, surat kabar, dan semacamnya.&lt;br /&gt;5. Bersifat terbuka, artinya pesannya dapat diterima oleh siapa saja dan di mana saja tanpa mengenal usia, jenis kelamin, dan suku bangsa.&lt;br /&gt;Dalam komunikasi massa, pengaruh tidak begitu mudah diketahui, sebab selain sifat massa tersebar, juga sulit dimonitor pada tingkat mana pengaruh itu terjadi. Dari berbagai studi, ditemukan bahwa komunikasi massa cenderung lebih banyak mempengaruhi pengetahuan dan tingkat kesadaran seseorang, sedangkan komunikasi antarpribadi cenderung berpengaruh pada sikap dan perilaku seseorang.&lt;br /&gt;Rivers (2004:19) mempetakan media massa dalam sebuah karakteristik. Pertama, sifatnya satu arah. Kedua, selalu ada proses seleksi. Setiap media memilih khalayaknya. Ketiga, karena media mampu menjangkau khalayak secara luas. Keempat, untuk meraih khalayak sebanyak mungkin, harus berusaha membidik sasaran tertentu. Kelima, komunikasi dilakukan oleh institusi sosial yang harus peka terhadap kondisi lingkungannya.&lt;br /&gt;2. Jurnalistik dan Berita &lt;br /&gt;Suatu fakta dapat dikatakan berita dalam sebuah media apabila ia mengandung nilai. Media biasanya memberitakan hal-hal yang menyangkut kepentingan orang banyak. Menurut F. Fraser Bond (An Introduction to Journalism, 1961) dalam Muis (1999:27), istilah jurnalistik mencakup semua bentuk penyebaran berita bersama komentarnya untuk mencapai orang banyak (publik). Berkaitan dengan istilah jurnalistik, Muis menambahkan, semua kejadian di dunia, asalkan sifatnya penting bagi publik, dan semua pikiran, tindakan serta ide-ide, yang didorongi oleh kejadian –kejadian tersebut, menjadi bahan pemberitaan bagi wartawan. Fraser menambahkan definisi jurnalistik itu berbeda-beda karena adanya perbedaan cara memandangnya. Bagi orang yang suka berolok-olok, jurnalistik tak lebih dari sekadar sebuah usaha dagang. Sedangkan bagi para idealis, jurnalistik adalah sebuah tanggung jawab dan privilege (hak pribadi). Ada pula yang memberikan definisi sebagai tulisan yang dibayar mengenai hal-hal yang anda tidak tahu. Atau: Penyampaian informasi dari sini ke sana dengan cara teliti, dengan pengetahuan yang dalam dan cepat mencapai banyak orang. Dengan cara itu kebenaran pun dapat disampaikan kepada banyak orang dan lambat laun kebenaran itu akan menjadi lebih terang.&lt;br /&gt;Fried S. Siebert (Communication in Modern Society, 1948) dalam Muis (1999:28) mengatakan bahwa media massa tak mungkin memikul semua tanggung jawab dalam penyebaran tentang kebenaran. Media hanya mungkin mengatakan banyak tentang kebenaran sehingga publik mengetahui kejadian-kejadian atau kegiatan-kegiatan yang sedang berlangsung. Tujuan umum media massa, menurutnya ialah membuat rakyat di seluruh dunia bisa memperoleh isi komunikasi yang memungkinkan mereka memiliki sebuah masyarakat yang damai dan produktif, dan juga yang memberikan mereka kepuasan pribadi.&lt;br /&gt;Media massa akhirnya memiliki kewajiban menciptakan sebuah masyarakat yang bebas, damai dan produktif serta menjamin kepuasan pribadi. Media massa ternyata mampu membantu kepentingan masyarakat dalam masalah human trafficking. Dijabarkan Harold D Laswell (The communication of Idea, 1948) dalam Muis (1999:28) bahwa media massa bisa berperan mengawasi lingkungan kita. Yaitu mengungkapkan berbagai ancaman dan peluang yang mempengaruhi nilai-nilai komunitas. Untuk masalah human trafficking, media massa bisa memberikan saran bagaimana mengendalikan jumlah tenaga kerja yang dikirim dan bagaimana model perlindungan mereka. Itu berarti pemberitaan media massa bisa menghubungkan anggota-anggota masyarakat dengan lingkungannya. &lt;br /&gt;Fraser Bond dalam Muis (1999:28) menjelaskan bahwa gagasan mengenai layanan kepada publik ada dalam ajaran dan praksis jurnalistik. Pertama-tama jurnalistik berusaha mengingatkan khalayaknya tentang makna penting suatu kejadian. Cara yang biasa ditempuh menurut Bond ialah dengan memberikan informasi kepada khalayaknya (audience) dalam bentuk tajuk rencana. Meskipun Bond tidak merincinya sudah tentu bisa pula hal itu dilakukan melalui opini wartawan (by line story) atau berita interpretasi, jurnalistik essay, dan jurnalistik proses.&lt;br /&gt;Ada dua prinsip filsafat jurnalistik yang mendasar menurut Muis (1999:30). Yaitu, publik harus diberikan apa yang mereka inginkan, dan publik juga harus diberikan informasi yang mengandung kebenaran karena hal itu memang dibutuhkan publik. Karena itu, jurnalistik memerlukan jaminan kebebasan.&lt;br /&gt;Ada empat alasan bagi keberadaan jurnalistik menurut Frase Bond dalam Muis (1999:33). Yaitu memberikan informasi, membuat interpretasi, memberikan tuntutan dan untuk menyajikan hiburan. Kurang lebih sama dengan fungsi pers .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Media Online (Surat Kabar Elektronik)&lt;br /&gt;Untuk mengetahui apa sebenarnya media online itu, terlebih dahulu kita pahami apa  itu media. Media menurut Hafied (1999:119) adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Media adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Ada beberapa pakar psikologi memandang bahwa dalam komunikasi antarmanusia, maka media yang paling dominan dalam berkomunikasi adalah pancaindera manusia seperti mata dan telinga. Pesan-pesan yang diterima pancaindera selanjutnya diproses dalam pikiran manusia untuk mengontrol dan menentukan sikapnya terhadap sesuatu, sebelum dinyatakan dalam tindakan. Tetapi media yang dimaksud, ialah media yang digolongkan atas empat macam, yakni media antarpribadi, media kelompok, media publik, dan media massa.&lt;br /&gt;Masalah globalisasi media massa dan informasi, sebenarnya berhadapan dengan masalah menipisnya batas-batas sistem komunikasi, budaya komunikasi, dan hukum komunikasi di masing-masing negara. Di bidang media dan informasi globalisasi menciptakan keseragaman pemberitaan serta preferensi acara liputan. Masing-masing sistem media seakan-akan menjadi bagian dari suatu jaringan informasi dan komunikasi internasional. Kegemaran masyarakat di seluruh dunia untuk memilih berita-berita luar negeri yang dipandang penting cenderung seragam (audience agenda). Dengan sendirinya, sistem media di masing-masing negara juga cenderung seragam dalam hal menentukan kejadian yang dipandang penting untuk diliput (media agenda). Menurut istilah John Naisbitt dan Patricia Aburdene (1991) dalam Muis (2001:47), dunia kini menjadi sebuah global village.&lt;br /&gt;Di awal Milenium III kalangan pakar teknologi komunikasi umumnya, berpendapat bahwa akan terjadi pemekaran jenis-jenis media komunikasi massa (Muis, 2001:04). Akan muncul jenis-jenis media baru yang sifatnya semakin canggih. Volume pesan-pesannya semakin besar dan kecepatannya kian tinggi. &lt;br /&gt;Media online dianggap sebagai media masa depan, kala itu. Media online sudah mulai dikenal oleh masyarakat banyak sebagai sumber yang terpercaya. untuk beberapa kalangan tertentu, informasi dianggap sebagai sumber informasi aktual dan tercepat.&lt;br /&gt;Kehadiran media online ini juga mengubah perilaku pembaca surat kabar. Survei yang dibuat oleh Jupiter sebuah perusahaan konsultan, menunjukkan bahwa 12 persen orang melihat breaking news melalui internet dulu, lebih banyak ketimbang melalui radio. Tetapi mereka tidak menginginkan artikel panjang, mereka ingin judul saja dan berita yang di update rutin (Kompas,3/10/1999).&lt;br /&gt;Surat kabar elektronik ini sebenarnya lahir dalam istilah media kembar. Menurut Everett M Rogers (1972) dalam Muis (2001:143) sebetulnya terhadap media massa “konvensional” khalayak pun tak terlalu pasif karena khalayak memiliki sifat selektif baik untuk mendengar, menonton, atau membaca (selective exposure), keinginan untuk memberikan perhatian terhadap pesan (selective perception) maupun keinginan untuk mengingat pesan yang diterima (selective retention). &lt;br /&gt;Terlepas dari itu apakah cybercommunication (jaringan internet global) itu bukan media massa atau media massa, yang penting adalah cirinya yang unik tersebut, dan menjadi referensi informasi serta saluran tambahan bagi media massa formal (Koran online atau media online).&lt;br /&gt;Dalam konteks itu muncullah apa yang disebut media kembar. Dari segi hukum justru berita media kembar itu tetap bisa menjadi masalah. Bisa terjadi delik pers atau delik media massa. Pesan atau informasi yang anonim dari jaringan internet yang dirujuk oleh media massa itu sama halnya jika media massa membuat berita sendiri. Dengan demikian kebebasan media massa konvensional (Koran, radio, TV, film berita) tetap terikat pada rambu-rambu hukum di masing-masing negara. Misalnya kasus TIME vs mantan Presiden Soeharto, yang sebagian isi beritanya mungkin saja dikutip dari berita internet (Muis, 2001:47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Asean &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peace&lt;br /&gt;Stability&lt;br /&gt;Courage&lt;br /&gt;Dynamism&lt;br /&gt;Purity&lt;br /&gt;Prosperity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asean atau Association of southeast asian nations merupakan perkumpulan negara-negara di Asia Tenggara. Saat ini, jumlah negara Asean yang tercatat adalah sepuluh negara, yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.&lt;br /&gt;Asean dibentuk pada 8 Agustus 1967 di Bangkok oleh lima negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Brunei Darussalam baru bergabung pada 8 Januari 1984, Vietnam pada 28 Juli 1995, Laos dan Myanmar pada 23 Juli 1997 dan Kamboja pada 30 April 1999.&lt;br /&gt;Daerah Asean berkisar pada 500 juta populasi dengan total area sekitar 4,5 juta kilometer persegi dengan produk domestik bruto 700 milyar US dolar dan perdagangan sekitar US$ 850 milyar.&lt;br /&gt;Adapun deklarasi negara-negara Asean yaitu bahwa mereka memiliki tujuan sebagai berikut: &lt;br /&gt;1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan kehidupan sosial dan pengembangan budaya pada daerah.&lt;br /&gt;2. Mempromosikan kedamaian dan stabilitas regional melalui rasa saling percaya untuk keadilan dan kepastian hukum di dalam  hubungan antar negara dan keloyalan pada prinsip Piagam PBB. &lt;br /&gt;Pada 2003, pemimpin tiap negara Asean menyepakati bahwa Asean harus dibangun dengan tiga pilar yaitu, Asean Security community, Asean Economic Community, dan Asean Socio-cultural community.&lt;br /&gt;Untuk menjaga kesinambungan di organisasi Asean, maka dibuatlah beberapa poin kerja sama diantara negara-negara Asean.&lt;br /&gt;1. Program ASEAN untuk Kesejahteraan sosial, Keluarga, dan Populasi;&lt;br /&gt;2. Program ASEAN untuk HIV/ AIDS;&lt;br /&gt;3. Program ASEAN untuk kepedulian terhadap orang-orang tua;&lt;br /&gt;4. ASEAN harus berada pada posisi aman dan berada dalam jaringan yang sehat;&lt;br /&gt;5. Program ASEAN juga mempersiapkan remaja ASEAN untuk bias menopang tenaga kerja dan tantangan lain dalam globalisasi;&lt;br /&gt;6. AUN atau ASEAN University network mempromosikan kolaborasi diantara 17 universitas yang ada dalam keanggotaan ASEAN;&lt;br /&gt;7. Diadakan program pertukaran pelajar ASEAN, Forum Budaya Muda, dan Forum Pembicara Remaja ASEAN;&lt;br /&gt;8. Membuat Kegiatan rutin Asean berupa Minggu kultur, Asean youth camp, dan kuis ASEAN;&lt;br /&gt;9. Program pertukaran media ASEAN;&lt;br /&gt;10. Dasar dari Environmentally Sustainable Cities (ESC) dan perjanjian ASEAN untuk batas polusi tiap negara.&lt;br /&gt;Sayangnya, dalam kesepakatan yang ditetapkan Asean, tak ada yang secara implisit menyinggung mengenai masalah human trafficking.  Padahal menurut Cathleen Caron (2004), negara-negara Asean memiliki angka yang tinggi dalam hal perdagangan perempuan selain Cina dan Australia.&lt;br /&gt;Dalam berbagai kajian tentang isu-isu global hubungan internasional, Asia Tenggara merupakan kawasan merah maraknya perdagangan manusia (trafficking). Pengiriman manusia ke berbagai daerah di kawasan ini secara ilegal sering luput dari perhatian pihak berwenang karena si pengirim tahu betul lintasan laut yang "aman" dari penjagaan polisi laut.&lt;br /&gt;Biasanya perdagangan manusia di wilayah Asean hanya sebatas masalah antarnegara saja. Seperti yang terjadi antara Malaysia dan Indonesia. Antaranews.com (23/03/07) melaporkan sekitar 19 WNI yang ketahuan, menjadi korban perdagangan manusia. Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia berhasil menyelamatkan 19 orang wanita Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia, bahkan sebagian sempat dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di negeri jiran ini. &lt;br /&gt;Dalam pemeriksaan para wanita itu terungkap bahwa mereka adalah korban penipuan perdagangan manusia dengan modus menawarkan magang kerja di hotel luar negeri. Setiap calon korban dimintai uang masing-masing Rp3,5 juta dengan alasan untuk tiket pesawat, pengurusan visa dan akomodasi selama magang kerja. Namun mereka justru bekerja nonstop selama setahun penuh tanpa libur dan diupah hanya 400 ringgit Malaysia. Dari upah itu, 50 ringgit dipotong pihak agen tenaga kerja sehingga korban hanya menerima 350 ringgit atau sekitar Rp800 ribu perbulan. Imigrasi Malaysia akhirnya melepaskan keempat WNI setelah dijelaskan bahwa mereka jadi korban perdagangan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Human Trafficking&lt;br /&gt; Secara sederhana, trafficking adalah sebuah bentuk perbudakan modern (www.stoptrafiking.or.id).  Kebanyakan korban trafficking dirayu ke kota besar atau ke luar negeri dengan janji diberi pekerjaan menarik seperti pelayan, penjaga toko dan pekerja rumah tangga, tapi malah ditipu dan dipaksa ke dalam pekerjaan yang menyiksa atau bahkan prostitusi. Siapapun bisa menjadi korban trafficking. Namun, kebanyakan korban adalah perempuan desa yang berpendidikan rendah dan anak-anak yang tidak menyadari tanda-tanda bahaya atau tidak mampu bermigrasi kerja secara aman. Mereka rentan dan mudah ditipu.&lt;br /&gt;Trafficking berarti perpindahan. Jadi, artinya adalah perpindahan atau migrasi – yang berarti korban dibawa keluar dari kampung halamannya yang aman ke tempat berbahaya dan dikerjapaksakan – inilah yang membedakan trafiking dari bentuk pelanggaran hak asasi lainnya (intisari buku manual pelatihan “Derita Bisu” Bab II, stoptrafiking.or.id)&lt;br /&gt;Ada beberapa bentuk trafiking manusia yang terjadi pada perempuan dan anak-anak:&lt;br /&gt;Pertama, Kerja Paksa Seks &amp; Eksploitasi seks – baik di luar negeri maupun di wilayah Indonesia. Dalam banyak kasus, perempuan dan anak-anak dijanjikan bekerja sebagai buruh migran, Pembantu Rumah Tangga, pekerja restoran, penjaga toko, atau pekerjaan-pekerjaan tanpa keahlian tetapi kemudian dipaksa bekerja pada industri seks saat mereka tiba di daerah tujuan. Dalam kasus lain, beberapa perempuan tahu bahwa mereka akan memasuki industri seks tetapi mereka ditipu dengan kondisi-kondisi kerja dan mereka dikekang di bawah paksaan dan tidak diperbolehkan  menolak bekerja.  &lt;br /&gt;Kedua, Pembantu Rumah Tangga (PRT) – baik di luar ataupun di wilayah Indonesia.  PRT baik yang di luar negeri maupun yang di Indonesia di trafik ke dalam kondisi kerja yang sewenang-wenang termasuk: jam kerja wajib yang sangat panjang, penyekapan ilegal, upah yang tidak dibayar atau yang dikurangi, kerja karena jeratan hutang, penyiksaan fisik ataupun psikologis, penyerangan seksual, tidak diberi makan atau kurang makanan, dan tidak boleh menjalankan agamanya atau diperintah untuk melanggar agamanya. Beberapa majikan dan agen menyita paspor dan dokumen lain untuk memastikan para pembantu tersebut tidak mencoba melarikan diri.  &lt;br /&gt;Ketiga, Kerja Migran – baik di luar ataupun di wilayah Indonesia. Meskipun banyak orang Indonesia yang bermigrasi sebagai PRT, yang lainnya dijanjikan mendapatkan pekerjaan yang tidak memerlukan keahlian di pabrik, restoran, industri cottage, atau toko kecil. Beberapa dari buruh migran ini ditrafik ke dalam kondisi kerja yang sewenang-wenang dan berbahaya dengan bayaran sedikit atau bahkan tidak dibayar sama sekali. Banyak juga yang dijebak di tempat kerja seperti itu melalui jeratan hutang, paksaan, atau kekerasan.&lt;br /&gt;Keempat, Penari, Penghibur &amp; Pertukaran Budaya – terutama di luar negeri. Perempuan dan anak perempuan dijanjikan bekerja sebagai penari duta budaya, penyanyi, atau penghibur di negara asing. Pada saat kedatangannya, banyak dari perempuan ini dipaksa untuk bekerja di industri seks atau pada pekerjaan dengan kondisi mirip perbudakan.&lt;br /&gt;Kelima, Pengantin Pesanan – terutama di luar negeri. Beberapa perempuan dan anak perempuan yang bermigrasi sebagai istri dari orang berkebangsaan asing, telah ditipu dengan perkawinan. Dalam kasus semacam itu, para suami mereka memaksa istri-istri baru ini untuk bekerja untuk keluarga mereka dengan kondisi mirip perbudakan atau menjual mereka ke industri seks. &lt;br /&gt;Keenam, Beberapa Bentuk Buruh/Pekerja Anak – terutama di Indonesia. Beberapa (tidak semua) anak yang berada di jalanan untuk mengemis, mencari ikan di lepas pantai seperti jermal, dan bekerja di perkebunan telah ditrafik ke dalam situasi yang mereka hadapi saat ini. &lt;br /&gt;Ketujuh, Trafiking/penjualan Bayi – baik di luar negeri ataupun di Indonesia. Beberapa buruh migran Indonesia (TKI) ditipu dengan perkawinan palsu saat di luar negeri dan kemudian mereka dipaksa untuk menyerahkan bayinya untuk diadopsi ilegal. Dalam kasus yang lain, ibu rumah tangga Indonesia ditipu oleh PRT kepercayaannya yang melarikan bayi ibu tersebut dan kemudian menjual bayi tersebut ke pasar gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi Trafficking Menurut PBB  &lt;br /&gt;   Definisi yang paling banyak diterima di seluruh dunia adalah definisi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang mengatakan bahwa trafiking adalah: "perekrutan, pengangkutan, pengiriman, penampungan atau penerimaan orang ini, dengan cara ancaman atau penggunaan kekerasan atau jenis paksaan lainnya, penculikan, pemalsuan, penipuan, atau penyalahgunaan kekuasaan atau posisi yang rentan atau pemberian atau penerimaan pembayaran atau tunjangan untuk mencapai kesepakatan seseorang memiliki kendali atas orang lain, untuk tujuan eksploitasi.” (Suplemen konvensi PBB mengenai kejahatan transnasional,2000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebab-Sebab Terjadinya Perdagangan Manusia  (Human Trafficking)   &lt;br /&gt; Tidak ada satupun yang merupakan sebab khusus terjadinya trafficking manusia. Trafficking disebabkan oleh keseluruhan hal yang terdiri dari bermacam-macam kondisi serta persoalan yang berbeda-beda. Termasuk kedalamnya adalah:&lt;br /&gt;  1. Kurangnya Kesadaran: Banyak orang yang bermigrasi untuk mencari kerja baik di Indonesia ataupun di luar negeri tidak mengetahui adanya bahaya trafiking dan tidak mengetahui cara-cara yang dipakai untuk menipu atau menjebak mereka dalam pekerjaan yang disewenang-wenangkan atau pekerjaan yang mirip perbudakan.&lt;br /&gt;2. Kemiskinan: Kemiskinan telah memaksa banyak keluarga untuk merencanakan strategi penopang kehidupan mereka termasuk bermigrasi untuk bekerja dan bekerja karena jeratan hutang, yaitu pekerjaan yang dilakukan seseorang guna membayar hutang atau pinjaman.&lt;br /&gt;3. Keinginan cepat kaya: Keinginan untuk memiliki materi dan standar hidup yang lebih tinggi memicu terjadinya migrasi dan membuat orang-orang yang bermigrasi rentan terhadap trafiking.&lt;br /&gt;4. Faktor Budaya&lt;br /&gt; Faktor-faktor budaya berikut memberikan kontribusi terhadap terjadinya trafiking:&lt;br /&gt;a. Peran Perempuan dalam Keluarga: Meskipun norma-norma budaya menekankan bahwa tempat perempuan adalah di rumah sebagai istri dan ibu, juga diakui bahwa perempuan seringkali menjadi pencari nafkah tambahan/pelengkap buat kebutuhan keluarga. Rasa tanggung jawab dan kewajiban membuat banyak wanita bermigrasi untuk bekerja agar dapat membantu keluarga mereka.&lt;br /&gt;b. Peran Anak dalam Keluarga: Kepatuhan terhadap orang tua dan kewajiban untuk membantu keluarga membuat anak-anak rentan terhadap trafiking. Buruh/pekerja anak, anak bermigrasi untuk bekerja, dan buruh anak karena jeratan hutang dianggap sebagai strategi-strategi keuangan keluarga yang dapat diterima untuk dapat menopang kehidupan keuangan keluarga.&lt;br /&gt;c. Perkawinan Dini: Perkawinan dini mempunyai implikasi yang serius bagi para anak perempuan termasuk bahaya kesehatan, putus sekolah, kesempatan ekonomi yang terbatas, gangguan perkembangan pribadi, dan seringkali, juga perceraian dini. Anak-anak perempuan yang sudah bercerai secara sah dianggap sebagai orang dewasa dan rentan terhadap trafiking disebabkan oleh kerapuhan ekonomi mereka.&lt;br /&gt;d. Sejarah Pekerjaan karena Jeratan Hutang: Praktek menyewakan tenaga anggota keluarga untuk melunasi pinjaman merupakan strategi penopang kehidupan keluarga yang dapat diterima oleh masyarakat. Orang yang ditempatkan sebagai buruh karena jeratan hutang khususnya, rentan terhadap kondisi-kondisi yang sewenang-wenang dan kondisi yang mirip dengan perbudakan.&lt;br /&gt;e. Kurangnya Pencatatan Kelahiran: Orang tanpa pengenal yang memadai lebih mudah menjadi mangsa trafiking karena usia dan kewarganegaraan mereka tidak terdokumentasi. Anak-anak yang ditrafik, misalnya, lebih mudah diwalikan ke orang dewasa manapun yang memintanya.&lt;br /&gt;f. Kurangnya Pendidikan: Orang dengan pendidikan yang terbatas memiliki lebih sedikit keahlian/skill dan kesempatan kerja dan mereka lebih mudah ditrafik karena mereka bermigrasi mencari pekerjaan yang tidak membutuhkan keahlian.&lt;br /&gt;g. Korupsi &amp; Lemahnya Penegakan Hukum: Pejabat penegak hukum dan imigrasi yang korup dapat disuap oleh pelaku trafiking untuk tidak mempedulikan kegiatan-kegiatan yang bersifat kriminal. Para pejabat pemerintah dapat juga disuap agar memberikan informasi yang tidak benar pada kartu tanda pengenal (KTP), akta kelahiran, dan paspor yang membuat buruh migran lebih rentan terhadap trafiking karena migrasi ilegal. Kurangnya budget/anggaran dana negara untuk menanggulangi usaha-usaha trafiking menghalangi kemampuan para penegak hukum untuk secara efektif menjerakan dan menuntut pelaku trafiking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Teori Pendukung&lt;br /&gt;1. Dasar konseptual Analisis Isi&lt;br /&gt;Analisis isi menjadi pilihan untuk teknik penelitian menemukan data dari sebuah isi media. Analisis isi menurut Siahaan dkk (2001:71) merupakan metode penelitian untuk membuat inferensi-inferensi dengan mengidentifikasi secara sistematik dan objektif karakteristik-karakteristik khusus dalam sebuah teks.&lt;br /&gt;Metode ini mampu dalam hal pertama, menerima bentuk komunikasi simbolik yang relatif tak berstruktur sebagai data. Dan kedua, menganalisis gejala yang tak teramati (unobserved) melalui medium data yang berkaitan dengan gejala tersebut.  &lt;br /&gt;Menurut Ana Nadhya Abrar dalam Siahaan dkk (2001:71), jurnalisme memandang analisis isi sebagai metode penelitian sosial kuantitatif, digunakan dalam praktek jurnalisme presisi maka disebut pula sebagai a standard sociological technique. Analisis isi merupakan metode yang sistematik untuk menganalisis pesan, dan bagaimana pesan itu disampaikan.&lt;br /&gt;Pendapat Abrar sejalan dengan definisi yang dikemukakan Fred N. Kerlinger dalam Siahaan dkk (2001:72), yakni suatu metode untuk mengkaji dan menganalisis komunikasi dengan cara sistematis, objektif, dan kuantitatif, untuk mengukur variabel. &lt;br /&gt;Holsti (1969) dalam Siahaan dkk (2001;72) merumuskan lebih luas. Ia menempatkan data dalam konteks komunikasi antara pengirim dan penerima pesan, serta memandang analisis isi dalam kaitan tiga tujuan pokok, yakni pertama, mendeskripsikan karakteristik-karakteristik komunikasi dengan mengajukan pertanyaan apa, bagaimana, kepada siapa sesuatu dikatakan. Kedua, membuat inferensi-inferensi mengenai anteseden-anteseden komunikasi dengan mengajukan pertanyaan mengapa sesuatu dikatakan. Dan ketiga, membuat inferensi-inferensi mengenai akibat-akibat komunikasi dengan mengajukan pertanyaan akibat apa yang akan terjadi jika sesuatu dikatakan.&lt;br /&gt;Arthur Asa Berger dalam Siahaan dkk (2001:72) memberikan definisi analisis isi tidak hanya mengenai aspek kuantifikasinya, tapi juga teknik pengambilan sampelnya. ia mengatakan, analisis isi merupakan sebuah teknik riset yang mendasarkan diri pada pengukuran (penghitungan) jumlah sesuatu (kekerasan, persentase orang negro, wanita, tipe-tipe profesional, atau apapun) melalui random sampling dari beberapa bentuk komunikasi (seperti komik, komedi situasi, opera sabun, news shows, dan sebagainya. Asumsi dasar yang implisit dalam analisis isi adalah sebuah investigasi terhadap pesan dan komunikasi akan memberi wawasan mengenai orang-orang yang menerima pesan tersebut.&lt;br /&gt; Analisis isi didesain untuk mendapatkan sebuah perhitungan objektif, terukur, dan terifikasi terhadap isi pesan yang manifes, dengan menganalisis tatanan denotatif penanda (signification). Analisis isi sangat baik bila digunakan dalam skala besar -semakin besar unit analisisnya, semakin akurat.&lt;br /&gt;Analisis Isi dalam Genda (2006:15) sebenarnya jauh lebih tua dari zamannya. jauh sebelum teknik ini diperkenalkan dengan nama content analysis, beberapa sosiolog, sejarawan, dan kritikus sastra telah memakai teknik content analysis, misalnya Max Weber (the protestan ethic and the spirit of capitalism), William I. thomas dan Florian Znaniecki (the polish peasant in Europe and America), Pitirim A. Sorokin (social and cultural dynamics). Content analysis -seperti didefinisikan Bernard Berelson (1952) sebagai teknik riset yang mendiskripsikan isi komunikasi secara objektif, sistematik dan kuantitatif -pertama kali digunakan mahasiswa publisistik di Amerika Serikat yakni M.M Willey, the country newspaper, a study of socialization and newspaper content, 1926.&lt;br /&gt; Suwardi dalam Genda (2006:53) mengutarakan salah satu cara analisis isi adalah manifest content, merupakan analisis isi yang dilakukan terhadap suatu pesan komunikasi secara eksplisit ada, bukan yang implisit atau apa yang menurut interpretasi si peneliti makna yang terkandung di balik isi pesan yang bersangkutan. Ini berarti, suatu analisis isi dilakukan sesuai dengan apa yang tertulis atau tercetak dalam media yang bersangkutan. Cara ini pernah diutarakan oleh Lasswell dan Leites. Keduanya berpendapat bahwa dengan manifest dimaksud : membaca seperti apa adanya dan yang jelas dinyatakan secara terbuka di dalam media yang diamati.&lt;br /&gt; Penelitian yang telaahnya mendalam terhadap tema dan peristiwa (even) suatu berita dikaitkan, menurut Suwardi dalam Genda (2006:53) penelitian demikian tidaklah berdiri sendiri di dalam analisisnya, karena suatu analisis isi akan kurang makna interpretasinya apabila tidak dikaitkan dengan situasi lingkungan pada saat suatu peristiwa terjadi.&lt;br /&gt; Oleh karena itu pendekatan yang sifatnya analisis isi didukung oleh suatu analisis yang sifatnya tidak tekstual saja, tetapi juga kontekstual. Analisis tekstual menurut Suwardi merupakan suatu analisis isi yang menggantungkan sumber analisisnya dari apa yang tertulis atau tercetak dari media yang diamati.&lt;br /&gt;Sedangkan yang dimaksud analisis kontekstual adalah analisis yang mendasarkan sumber analisisnya tidak hanya dari apa yang tertulis atau tercetak tetapi juga dikaitkan dengan event pada waktu suatu peristiwa terjadi. Artinya, bagaimana situasi lingkungan mempengaruhi penulisan suatu berita dan apa yang tersirat di dalamnya. &lt;br /&gt;Pelaksanaan analisis isi haruslah obyektif dan sistematik, kedua syarat tersebut di atas membedakan antara analisis isi dengan pembacaan dokumen sehari-hari. Sistematisasi menghendaki penerapan taat asas (konsisten) dalam pembuatan kategori-kategori isi.&lt;br /&gt;Analisis isi digunakan apabila menyangkut 3 permasalahan sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Data yang tersedia sebagian besar terdiri atas bahan-bahan yang terdokumentasi. Para analisis yang mampu secara langsung mencapai subjek-subjek yang akan diteliti mempertimbangkan teknik penelitian lain. Tetapi bila terdapat keterbatasan waktu dan jarak yang tidak memungkinkan mencapai subjek maka analisis isi patut dipertimbangkan. Terlebih jika orang yang aka diteliti telah meninggal. Analisis isi juga dapat menjadi pelengkap sumber data. Hal ini dimaksudkan untuk membandingkan hasil interviu dan kuesioner dengan hasil analisis isi.&lt;br /&gt;b. Memberikan unsur-unsur teori data tersebut karena bahasa yang diperlukan oleh subjek yang diteliti sangat sulit dipahami penganalisaan hasil interviu “proyective test” data dokumentasi psikiatris.&lt;br /&gt;c. Si peneliti memiliki kemampuan teknis karena seringkali volume materi melebihi kemampuan meneliti untuk menanganinya dalam penelitian mengenai surat kabar, majalah film, radio, buku. Yang sering dianalisis seluruh data yang relevan maka cara terbaik adalah menganalisa “sampel” dari materi tersebut. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Menurut Wazer dan Wiener (1978) dalam Bulaeng (2000:158) analisis isi adalah suatu prosedur sistematik yang disusun untuk menguji isi informasi yang terekam. Krippendoft (1980) mendefinisikan analisis isi suatu penelitian untuk membuat referensi-referensi valid dan dapat ditiru dari data ke konteks.&lt;br /&gt;Definisi Kerlinger (1986) agak khas, yaitu: bahwa analisis isi adalah suatu metode untuk mempelajari dan menganalisis komunikasi secara sistematis obyektif dan secara kuantitatif untuk mengukur variabel. (Bulaeng, 2000:158).  Dalam definisi Kerlinger ada tiga konsep yang mencakup di dalamnya.  Pertama, analisis ini bersifat sistematis. Ini berarti bahwa isi yang akan dianalisis dipilih menurut aturan-aturan yang ditetapkan secara implisit dan eksplisit misalnya: cara penentuan sampel. Kedua, analisis isi bersifat obyektif. Ketiga, analisis si bersifat kuantitatif.&lt;br /&gt;Setiap pemberian kode, pengklasifikasian dan penetapan kategorisasi dalam content analysis, maka peneliti adalah hakim yang bertanggung jawab bagi penelitiannya. &lt;br /&gt;Koding (Bulaeng, 2000:155) adalah suatu data mentah yang secara sistematis ditransformasikan ke dalam unit-unit yang memungkinkan membuat deskripsi karakteristik isi yang relevan. Peraturan koding, memberikan konsep operasional antara data peneliti-peneliti, teori-teori, serta hipotesis. “Koding” merupakan bagian dari dasar-dasar pembuatan rancangan penelitian. Pada titik ini diambil keputusan mengenai pembuatan kategori-kategori, unit-unit isi dan sistem perhitungan. Angka dan tipe-tipe kategori, unit-unit isi dan sistem perhitungan. Hal ini bisa termasuk orang-orang, kelompok, kecenderungan-kecenderungan, kebijaksanaan-kebijaksanaan, gagasan-gagasan, saran-saran, nilai-nilai, metode-metode, dan lain-lain. Setelah koding adalah penyelesaian unit-unit isi bisa kita lihat artikel-artikel, kata-kata, simbol-simbol, paragprap, kalimat, item-item. Karena tugas didasarkan pada beberapa media, kesimpulannya tidak dapat digeneralisasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan Analisis Isi&lt;br /&gt;Ada lima tujuan analisis isi: (1). Menggambarkan isi komunikasi, (2). Menguji hipotesis karakteristik-karakteristik suatu pesan, (3). Membandingkan isi media dengan dunia nyata, (4). Melalui imej suatu kelompok tertentu dan masyarakat, dan (5). Menciptakan titik awal terhadap studi efek media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keterbatasan analisis isi&lt;br /&gt; Analisis isi sendiri tak dapat dijadikan sebagai dasar untuk membuat pertanyaan-pertanyaan tentang efek-efek isi pada audiens. Temuan-temuan dalam analisis isi tertentu dibatasi oleh kerangka kategori-kategori dan definisi yang digunakan dalam analisis isi adalah kurangnya pesan-pesan yang relevan dengan penelitian tersebut. Banyak topik atau karakter yang mendapatkan terpaan yang relatif kecil dalam media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Analisis Wacana&lt;br /&gt;Karena penelitian ini mengkombinasikan antara analisis isi dengan analisis wacana, maka perlu kiranya dipaparkan sedikit tentang analisis wacana.&lt;br /&gt;Wacana merupakan ungkapan pikiran manusia dalam bentuk bahasan, baik lisan maupun media. Menurut Webster dalam Sobur (2001:9-10), wacana mengandung arti komunikasi pikiran dengan kata-kata, ide-ide atau gagasan-gagasan; konversasi atau percakapan, dan komunikasi secara umum, terutama sebagai subjek studi atau pokok telaah, serta risalah tulis seperti disertasi formal; kuliah, ceramah, dan khotbah.&lt;br /&gt;Samsuri dalam Sobur (2001:10) mendefinisikan wacana sebagai rekaman bahasa yang utuh tentang peristiwa komunikasi, terdiri atas seperangkat kalimat yang mempunyai hubungan pengertian yang satu dengan yang lain disampaikan secara lisan maupun dalam bentuk tertulis.&lt;br /&gt;Leo Kleden dan James Lull dalam Sobur (2001:11) memberikan pengertian secara sederhana. Menurut Lull, wacana adalah cara objek atau ide diperbincangkan secara terbuka kepada publik. Sedangkan menurut Kleden, wacana merupakan ucapan sesuatu tentang sesuatu kepada pendengar, dan selalu mengandalkan pembicara atau penulis mengenai apa yang dibicarakan kepada pendengar atau pembaca.&lt;br /&gt;Tujuan umum wacana adalah untuk menyampaikan ide atau gagasan kepada publik untuk diketahui masyarakat atau khalayak sebagai suatu pengetahuan (kognisi), selanjutnya terjadi perubahan sikap (attitude change) yang berdampak pada perubahan sosial (social change) kemasyarakatan).&lt;br /&gt;Stephen W Little Jauh dalam Genda (2006:21) menyatakan studi tentang struktur pesan merupakan analisis wacana dengan memperhatikan: pertama, mengenai cara-cara wacana susun, dimana komunikator berdasar atas prinsip menghasilkan pemahaman atas percakapan dan pesan-pesan lainnya, dengan cara langsung atau nonverbal, dengan melihat pesan tunggal terstruktur. Kedua, wacana dipandang sebagai aksi dalam bentuk kata-kata atau tulisan untuk mencapai suatu tujuan, dengan memperhatikan bagaimana pembicara menyusun kata-kata. Ketiga, mencari prinsip-prinsip yang digunakan oleh komunikator aktual berdasarkan perspektif mereka dengan tidak memperhatikan ciri atau sifat psikologis yang tersembunyi dari mereka.&lt;br /&gt;Secara umum pendekatan untuk menganalisis teks media masih tetap berpatokan pada pendekatan dasar dalam menganalisis isi (content analysis) secara tradisional. Menurut Denis McQuail dalam Genda (2006:22), pendekatan dasar adalah (1) memilih contoh (sample) atau keseluruhan isi;(2) menetapkan kerangka kategori acuan eksternal yang relevan dengan tujuan pengkajian (misalnya sekelompok politik atau negara); (3) memilih satuan analisis isi (kata, kalimat, alinea, kisah, gambar, urutan, dan sebagainya); (4) menyesuaikan isi dengan kerangka kategori, persatuan unit yang terpilih; (5) mengungkapkan hasil sebagai distribusi menyeluruh dari semua satuan atau sampel dalam hubungannya dengan frekuensi kejadian terhadap hal-hal yang dicari untuk menjadi acuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Teori Agenda Setting&lt;br /&gt;Teori Agenda Setting yang diistilahkan oleh McCombs dan Shaw (1972) dalam McQuail (1996:247) digunakan untuk melukiskan gejala yang telah lama diperhatikan dan ditelaah dalam konteks kampanye pemilihan dalam artian umum. Contohnya adalah situasi dimana para politikus berusaha meyakinkan para pemilih tentang apa yang merupakan bagian yang paling penting dari anjuran dan upaya pembentukan opini. Trenaman dan McQuail (1996:247) mengemukakan: “Ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa orang –orang berpikir tentang apa yang diberitahukan kepada mereka...tetapi memandang hal itu tanpa dampak perilaku”.&lt;br /&gt;Telah dikemukakan bahwa media menawarkan perwakilan realitas masyarakat dan beberapa aspek dari hakikat ‘realitas’. Salah satu dampak yang mungkin telah diperbincangkan adalah adanya pengaturan agenda (agenda setting). Apabila media dapat menyampaikan kesan tentang prioritas dan mengarahkan perhatian pada berbagai isu dan masalah secara selektif, maka media dapat berbuat lebih banyak. Langkah dari proses pemeringkatan seperti itu ke pembentukan opini yang lebih luas bukanlah langkah besar, dan teori sosialisasi media memuat unsur itu.  Proses dasarnya dapat dilukiskan dengan istilah umum sebagai ‘penentuan situasi’ dan kadar pentingnya terletak pada pernyatan sosiologis yang dikumandangkan WI Thomas (Mc Quail, 1996:252) bahwa ‘apabila orang memandang situasi sebagai sesuatu yang nyata, maka konsekuensi situasi itu pun nyata’.&lt;br /&gt;Dalam contoh pemilihan keputusan politik, kecenderungan penetapan keputusan masyarakat akan pilihannya itu semakin besar seolah –olah memang media massa yang mengatur “agenda” dan menetapkan masalah atas dasar harian secara berkesinambungan sedangkan partai politik dan para politikus semakin tanggap akan pandangan konsensus tentang hal –hal yang seyogyanya dilakukan.&lt;br /&gt;Meskipun komunikasi massa dapat dikatakan sebagai transmisi pesan satu arah yang sasarannya adalah orang banyak, tetapi kita juga telah diingatkan bahwa komunikasi massa mencakup pelbagai ragam tujuan dan hubungan komunikasi. Beberapa hal penting yang berkenaan dengan keanekaragaman tersebut meliputi: apakah pengiriman itu diarahkan dan disengaja atau tidak; apakah penerimaannya juga ditopang oleh motivasi dan keaktivan yang berkadar sama atau tidak; bentuk dan jauh –dekatnya hubungan antara khalayak dengan komunikator . Salah satu pokok pikiran yang menonjol menyajikan modal komunikasi sebagai suatu proses pertunjukan/ sajian (display) dan perolehan perhatian, bukannya ekspresi, persuasi aau informasi. Dilihat dari sudut pandang para komunikator massa, model tersebut sekurang-kurangnya dapat mencakup aspek penting reaitas komunikasi massa. Tambahan pula, model tersebut membantu kita untuk memahami ragam isi dan pola formasi, serta tanggapan (reaksi) khayalak yang tipikal. Hal penting menyangkut model itu ialah model tersebut mewakili kegiatan pelbagai ragam komunikasi massa yang pada hakekatnya diarahkan untuk memperoleh perhatian dari calon ‘penonton’ yang tidak dikenal dan tetap mengupayakan agar calon ‘penonton’ itu tetap memberikan perhatiannya. &lt;br /&gt;Model ini membantu menerangkan beberapa aspek kegiatan organisasi yang berkenaan dengan perolehan khalayak baik sebgai tujuan yang tersendiri, maupun sebgai sumber pendapatan, serta sebagai suatu kriteria keberhasilan. Di samping itu, model tersebut merupakan komponen penting dalam setiap penjelasan menyangkut nilai berita, nilai penyajian, pilihan bentuk dan format. Tambahan pula, model ini menyumbangkan konsep khalayak yang utuh.&lt;br /&gt;Akhirnya, hal yang mungkin paling penting dalam model tersebut adalah konsep perhatian dipandang sebagai efek yang tersendiri dan sebagai unsur yang diperlukan oleh kebanyakan efek lainnya, baik diinginkan atau tidak diinginkan. Sebagai kunci bagi pelbagai efek lain, tentu saja perhatian merupakan persyaratan untuk penataan agenda, penentuan realitas serta pemberian dukungan pendapat. Perhatian memiliki peran penting pada sejumlah besar efek perilaku. Misalnya peniruan (imitasi), pemberian dorongan gerak, dan sebagainya. Pemberian perhatian dapat mengambil bahan dari beberapa sumber; keadaan masyarakat; anggota masyarakat itu sendiri (kebutuhan, kepentingan, pengetahuan, watak); upaya media itu sendiri untuk memperoleh perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Teori Normatif- Perbandingan Pers&lt;br /&gt;Salah satu teori yang berhubungan dengan perkembangan media massa adalah teori normatif (McQuail, 1996:109). Dalam teori ini konsep hubungan dinyatakan secara jelas. Di samping itu, teori tersebut mengandung beberapa pandangan tentang harapan masyarakat terhadap media dan peran seharusnya dimainkan media. Meskipun setiap bangsa memiliki teori normatifnya sendiri, namun masih terdapat beberapa prinsip umum yang dapat digunakan untuk mengklasifikasi berbagai konsep khusus yang dianut oleh berbagai bangsa.&lt;br /&gt; Upaya pertama yang mencoba membedakan beberapa teori besar menyangkut media berawal pada tahun 1956 (Siebert dan kawan-kawan). Empat klasifikasi yang diciptakan oleh Siebert dan kawan-kawannya masih dipakai meskipun sudah ditambah dengan dua klasifikasi lainnya, sebagai bukti diterimanya perkembangan baru dalam segi pemikiran&lt;br /&gt;a. Teori  Otoriter &lt;br /&gt;Teori ini mengidentifikasi, pertama, pengaturan pers tentang kapan dan dimana pers mulai dalam masyarakat, untuk hampir semua bagian monarki dimana pers tunduk pada kekuasaan negara dan kepentingan kelas penguasa.&lt;br /&gt;Teori otoriter membenarkan adanya sensor pendahuluan dan hukuman atas penyimpangan dari pedoman yang ditetapkan secara eksternal yang khususnya cenderung berlaku bagi hal-hal yang bersifat politis atau segala sesuatu yang memiliki implikasi ideologis yang jelas. Bentuk pengungkapan dan pemerkuatan teori otoriter tampak sangat beragam, termasuk melalui: peraturan perundang-undangan; pengendalian produksi secara langsung oleh pemerintah negara; kode etik yang dapat diberlakukan; pajak dan jenis sanksi ekonomi lainnya; pengendalian impor media mancanegara; hak pemerintah untuk mengangkat staf redaksi.&lt;br /&gt;Prinsip utama teori ini dapat diikhtisarkan sebagai berikut:&lt;br /&gt; Media seyogyanya tidak melakukan hal yang dapat merusak wewenang yang ada.&lt;br /&gt; Media selamanya (akhirnya) harus tunduk pada penguasa yang ada.&lt;br /&gt; Media seyogyanya menghindari perbuatan yang menentang nilai-nilai moral dan politik atau dominan mayoritas.&lt;br /&gt; Penyensoran dapat dibenarkan untuk menerapkan prinsip-prinsip ini.&lt;br /&gt; Kecaman yang tidak dapat diterima terhadap penguasa, penyimpangan dari kebijaksanaan resmi, atau perbuatan yang menentang kode moral dipandang sebagai perbuatan pidana.&lt;br /&gt; Wartawan atau ahli media lainnya tidak memiliki kebebasan di dalam organisasi medianya.&lt;br /&gt;b. Teori Pers Bebas&lt;br /&gt;Teori ini sederhana dan merupakan teori yang berisi atau menimbulkan ketidakonsistenan mendasar. Dalam bentuk yang paling dasar teori ini hanya menyatakan bahwa seseorang seyogyanya bebas mengungkapkan hal-hal yang disukainya dan karenanya merupakan peluasan hak-hak lainnya –yaitu hak untuk berpendapat secara bebas dan hak untuk mengungkapkan pendapat itu, serta hak untuk bergabung dan berserikat dengan yang lain. Dengan demikian, prinsip dan nilai-nilai yang mendasarinya identik dengan prinsip dan nilai-nilai negara demokrasi liberal, yakni keyakinan akan keunggulan individu, akal sehat, kebenaran dan kemajuan, dan akhirnya, kedaulatan rakyat.&lt;br /&gt;Kelebihan pers bebas adalah bahwa ia memungkinkan pengungkapan ini dan memungkinkan “masyarakat” mengetahui aspirasi anggotanya. Kebenaran, kesejahteraan, dan kebebasan harus berjalan seiring dan pengendalian pers akhirnya hanya akan menimbulkan ketidaknalaran dan penekanan, meskipun tampaknya hal itu dapat dibenarkan dalam jangka pendek.&lt;br /&gt;Di hampir semua masyarakat yang telah mengakui kebebasan pers, pemecahannya adalah membebaskan pers dari sensor pendahuluan tetapi pers tidak bebas dari peraturan perundang-perundangan yang mengatur setiap konsekuensi aktivitasnya yang melanggar hak orang lain dan tuntutan sah dari masyarakat. Perlindungan terhadap orang-orang secara individu, kelompok, minoritas (atas reputasi, harta benda, kemerdekaan pribadi, perkembangan moral mereka), serta keamanan dan bahkan kehormatan negara seringkali lebih diutamakan daripada nilai mutlak kebebasan untuk mempublikasikan.&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang menjadi dasar masalah dan ketidakonsistenan teori ini. Pertama, tidak sangat jelas tentang sejauh mana teori itu dapat dipandang berlaku bagi siaran publik, yang sekarang bertanggung jawab bagi sebagian besar aktivitas media dalam masyarakat yang masih tetap terkait dengan idaman kemerdekaan perorangan, dan sesungguhnya, seberapa jauh hal itu berlaku bagi lingkup aktivitas komunikasi yang penting lainnya dimana kebebasan mungkin sama pentingnya –seperti dalam pendidikan, kebudayaan, dan kesenian.&lt;br /&gt;Kedua, teori ini tampaknya dirancang untuk melindungi opini dan keyakinan serta kurang bernilai “informasi”.&lt;br /&gt;Ketiga, teori ini telah terlalu sering dirumuskan untuk melindungi pemilik media dan tidak dapat memberikan kesempatan yang sama untuk mengungkapkan pendapat tentang hak para editor dan wartawan yang dapat dipersoalkan dalam pers, atau hak audiens, atau pewaris lain yang mungkin, atau korban dari pengungkapan bebas.&lt;br /&gt;Keempat, teori ini mengharamkan pengendalian wajib tetapi tidak memberikan cara yang jelas untuk mengatasi berbagai tekanan yang ditujukan pada media, khususnya, namun bukan satu-satunya, yang timbul dari lingkungan pasar.&lt;br /&gt;Atas dasar uraian tersebut. gagasan tentang pers bebas dapat diungkapkan dalam beberapa prinsip berikut:&lt;br /&gt; Publikasi seyogyanya bebas dari setiap penyensoran pendahuluan oleh pihak ketiga.&lt;br /&gt; Tindakan penerbitan dan pendistribusian seyogyanya terbuka bagi setiap orang atau kelompok tanpa memerlukan izin atau lisensi.&lt;br /&gt; Kecaman terhadap pemerintah, pejabat, atau partai politik (yang berbeda dari kecaman terhadap orang-orang secara pribadi atau pengkhianatan dan gangguan keamanan) seyogyanya tidak dapat dipidana, bahkan setelah terjadinya peristiwa itu.&lt;br /&gt; Seyogyanya tidak ada kewajiban mempublikasikan segala hal.&lt;br /&gt; Publikasi “kesalahan” dilindungi sama halnya dengan publikasi kebenaran, dalam hal-hal yang berkaitan dengan opini dan keyakinan.&lt;br /&gt; Seyogyanya tidak ada batasan hukum yang diberlakukan terhadap upaya pengumpulan informasi untuk kepentingan publikasi.&lt;br /&gt; Seyogyanya tidak ada batasan yang diberlakukan dalam impor atau ekspor atau pengiriman atau penerimaan “pesan” di seluruh pelosok negeri.&lt;br /&gt; Wartawan seyogyanya mampu menuntut otonomi profesional yang sangat tinggi di dalam organisasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Teori Tanggung Jawab Sosial.&lt;br /&gt;Teori tanggung jawab sosial berasal dari inisiatif orang Amerika –Komisi Kebebasan Pers atau the Commission on Freedom of the Press (Hutchins, 1947). Pendorongnya yang utama adalah tumbuhnya kesadaran bahwa dalam hal-hal tertentu yang penting, pasar bebas telah gagal untuk memenuhi janji akan kebebasan pers dan untuk menyampaikan maslahat yang diharapkan bagi masyarakat.&lt;br /&gt;Teori ini mengawinkan kemandirian dengan kewajiban terhadap masyarakat. Landasannya yang utama adalah: asumsi bahwa media melakukan fungsi yang esensial dalam masyarakat, khususnya dalam hubungannya dengan politik demokrasi; pandangan bahwa media seyogyanya menerima kewajiban untuk melakukan fungsi itu –terutama dalam lingkup informasi, dan penyediaan mimbar bagi berbagai pandangan bahwa ada standar prestasi tertentu dalam karya media yang dapat dinyatakan dan seyogyanya dipedomani.&lt;br /&gt;Teori tanggung jawab sosial berusaha memadukan tiga prinsip yang agak berbeda: prinsip kebebasan dan pilihan individual; prinsip kebebasan media; dan prinsip kewajiban media terhadap masyarakat. Teori ini memiliki dua bentuk penanggulangan utama yang paling disukai. Pertama, adalah pengembangan lembaga publik, tetapi mandiri, untuk mengelola siaran, pengembangannya kemudian berpengaruh pada peningkatan cakupan dan kekuatan politis dari konsep tanggung jawab sosial. Kedua, adalah pengembangan profesionalisme lebih lanjut sebagai sarana untuk mencapai standar prestasi yang lebih tinggi, pada saat yang sama mempertahankan pengaturan oleh media sendiri.&lt;br /&gt;Prinsip utama teori tanggung jawab sosial adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt; Media seyogyanya menerima dan memenuhi kewajiban tertentu kepada masyarakat. (public’s right to know)&lt;br /&gt; Kewajiban tersebut terutama dipenuhi dengan menetapkan standar yang tinggi atau profesional tentang keinformasian, kebenaran, ketepatan, objektivitas, dan keseimbangan.&lt;br /&gt; Dalam menerima dan menerapkan kewajiban tersebut, media seyogyanya dapat mengatur diri sendiri di dalam kerangka hukum dan lembaga yang ada.&lt;br /&gt; Media seyogyanya menghindari segala sesuatu yang mungkin menimbulkan kejahatan, kerusakan atau ketidaktertiban umum atau penghinaan terhadap minoritas  etnik atau agama.&lt;br /&gt; Media secara keseluruhan hendaknya bersifat pluralis  dan mencerminkan kebhinekaan masyarakatnya, dengan memberikan kesempatan yang sama untuk mengungkapkan berbagai sudut pandang dan hak untuk menjawab.&lt;br /&gt; Masyarakat dan publik, berdasarkan prinsip yang disebut pertama, memiliki hak untuk mengharapkan standar prestasi yang tinggi dan intervensi dapat dibenarkan untuk mengamankan kepentingan umum (public good).&lt;br /&gt; Wartawan dan media profesional seyogyanya bertanggung jawab terhadap masyarakat dan juga kepada majikan serta pasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Teori Media Soviet&lt;br /&gt;Teori ini lebih kental pada pers Rusia dan media lain yang direorganisasi sepenuhnya setelah Revolusi 1917, dan dilengkapi dengan teori yang berasal dari postulat dasar Marx dan Engels, serta kaidah penerapan Lenin. Gagasan yang paling penting adalah sebagai berikut. Pertama, kelas pekerja berdasarkan definisi memegang kekuasaan dalam masyarakat sosialis dan, untuk tetap berkuasa, semua media harus tunduk pada pengendalian kelas pekerja –terutama Partai Komunis.&lt;br /&gt;Kedua, masyarakat sosialis adalah atau diharapkan menjadi masyarakat kelas dan karenanya tidak mengandung konflik kelas, sehingga pers seyogyanya tidak distruktur sejalan dengan konflik politik.&lt;br /&gt;Ketiga, pers memainkan peran positif dalam pembentukan masyarakat dan gerakan ke arah komunisme dan hal ini menunjukkan sejumlah fungsi yang penting bagi media dalam sosialisasi, pengendalian sosial informal, dan mobilisasi untuk mencapai tujuan sosial dan ekonomi yang terencana.&lt;br /&gt;Keempat, marxisme masyarakat hukum sejarah obyektif dan karenanya pers harus mencerminkan realitas obyektif. &lt;br /&gt;Akhirnya, teori umum negara Soviet menyaratkan agar media menyerahkan pengendalian akhir kepada organ negara dan, dalam berbagai tingkat, dipadukan dengan instrumen lain dari kehidupan politik.&lt;br /&gt;Intisari dari teori ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt; Media seyogyanya melayani kepentingan dari, dan berada di bawah pengendalian, kelas pekerja.&lt;br /&gt; Media seyogyanya tidak dimiliki secara pribadi.&lt;br /&gt; Media harus melakukan fungsi positif bagi masyarakat  dengan: sosialisasi terhadap norma yang diinginkan; pendidikan; informasi; motivasi; mobilisasi.&lt;br /&gt; Di dalam tugas menyeluruhnya bagi masyarakat, media seyogyanya tanggap terhadap keinginan dan kebutuhan audiensnya.&lt;br /&gt; Masyarakat berhak melakukan sensor dan tindakan hukum lainnya untuk mencegah, atau menghukum setelah terjadinya peristiwa, publikasi anti masyarakat.&lt;br /&gt; Media perlu menyediakan pandangan yang purna (complete) dan obyektif tentang masyarakat dan dunia, dalam batas-batas prinsip marxisme –leninisme.&lt;br /&gt; Wartawan adalah ahli yang bertanggung jawab yang tujuan dan cita-citanya seyogyanya serupa dengan kepentingan terbaik masyarakat.&lt;br /&gt; Media hendaknya mendukung gerakan progresif di dalam dan di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Teori Media Pembangunan&lt;br /&gt;Titik tolak bagi “teori pembangunan” yang tersendiri tentang media massa ialah adanya fakta beberapa kondisi umum negara berkembang yang membatasi aplikasi teori lain atau mengurangi kemungkinan maslahatannya. Salah satunya kenyataan adalah tidak adanya beberapa  kondisi yang diperlukan  bagi pengembangan sistem komunikasi massa: infrastruktur komunikasi; keterampilan profesional; sumber daya produksi dan budaya; audiens yang tersedia. Faktor lain, yang berhubungan, adalah ketergantungan pada dunia maju (Dunia I) telah berkembang atas hal-hal yang menyangkut produk teknologi, keterampilan, dan budaya. Ketiga, masyarakat sedang berkembang sangat gandrung menekankan pembangunan ekonomi, politik, dan sosial sebagai tugas utama nasional, untuk mana semua lembaga lain harus bermuara. Keempat, fakta semakin menunjukkan bahwa negara sedang berkembang menyadari keserupaan jati diri dan kepentingan mereka dalam politik internasional.&lt;br /&gt;Satu hal yang paling menyatukan teori media pembangunan adalah penerimaan pembangunan ekonomi itu sendiri (yang karenanya perubahan sosial), dan seringkali “pembangunan bangsa” (nation –building) yang bersangkutan sebagai tujuan utama. Untuk mencapai tujuan tersebut, kebebasan tertentu dan para wartawan tunduk pada tanggung jawab mereka untuk membantu pencapaiannya. Pada saat yang sama, yang ditekankan adalah tujuan kolektif dan bukan kebebasan individu. Unsur yang relatif baru dalam teori media pembangunan adalah penekanan pada “hak untuk berkomunikasi”, yang didasarkan atas Pasal 19 Deklarasi Universal Hak-hak Manusia: “Setiap orang memiliki hak mengeluarkan pendapat; hak ini mencakup kebebasan menganut pendapat tanpa gangguan dan kebebasan untuk mencari, menerima, dan menyampaikan informasi dan gagasan melalui media mana pun tanpa mempersoalkan batas negara.” Meskipun sukar menemukan kasus-kasus individu yang jelas menunjukkan teori media pembangunan. &lt;br /&gt;Prinsip utama teori ini dapat diungkapkan sebagai berikut:&lt;br /&gt; Media seyogyanya menerima dan melaksanakan tugas pembangunan positif sejalan dengan kebijaksanaan yang ditetapkan secara nasional.&lt;br /&gt; Kebebasan media seyogyanya dibatasi sesuai dengan (1) prioritas ekonomi dan (2) kebutuhan pembangunan masyarakat.&lt;br /&gt; Media perlu memprioritaskan isinya pada kebudayaan dan bahasa nasional.&lt;br /&gt; Media hendaknya memprioritaskan berita dan informasinya pada negara sedang berkembang lainnya yang erat kaitannya secara geografis, kebudayaan, atau politik.&lt;br /&gt; Para wartawan dan karyawan media lainnya memiliki tanggung jawab serta kebebasan dalam tugas mengumpulkan informasi dan penyebarluasannya.&lt;br /&gt; Bagi kepentingan tujuan pembangunan, negara memiliki hak untuk campur tangan dalam atau membatasi, pengoperasian media serta sarana penyensoran, subsidi, dan pengendalian langsung dapat dibenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Teori Media Demokratik –Partisipan&lt;br /&gt;Teori ini muncul sebagai reaksi terhadap teori lain dan pengalaman aktual dan sekaligus sebagai gerakan positif ke arah bentuk baru lembaga media.&lt;br /&gt;Lokasinya terutama dalam masyarakat liberal yang telah berkembang tetapi ia bergabung dengan beberapa unsur yang ada dalam teori media pembangunan, khususnya penekanannya pada “basis” masyarakat, pada nilai komunikasi horizontal, dan bukan pada komunikasi vertikal. Stimulus utama teori ini adalah reaksi terhadap komersialisasi dan pemonopolian media yang dimiliki secara pribadi dan terhadap sentralisme dan birokratisasi lembaga penyiaran publik, yang diadakan sesuai dengan norma tanggung jawab sosial.&lt;br /&gt;Dengan demikian, titik sentral teori demokratik –patisipan terletak pada kebutuhan, kepentingan, dan aspirasi “penerima” dalam masyarakat politik. Ini ada hubungannya dengan hak atas informasi yang relevan, hak untuk menjawab kembali, hak untuk menggunakan sarana komunikasi untuk berinteraksi dalam kelompok masyarakat berskala kecil, kelompok kepentingan sub budaya. Teori ini menolak keharusan adanya media yang seragam, disentralisasi, mahal, sangat diprofesionalkan, dan dikendalikan oleh pemerintah. Teori ini lebih condong pada keserbaragaman, skala kecil, lokalitas, deinstitusionalisasi, pertukaran peran antara pengirim dengan penerima, hubungan komunikasi horizontal pada semua tingkat masyarakat, dan interaksi.&lt;br /&gt;Ikhtisar rumusan prinsip teori ini dapat disajikan sebagai berikut:&lt;br /&gt; Warga negara secara individu dan kelompok minoritas memiliki hak pemanfaatan media (hak untuk berkomunikasi) dan hak untuk dilayani oleh media sesuai dengan kebutuhan yang mereka tentukan sendiri (public’s right to know)&lt;br /&gt; Organisasi dan isi media seyogyanya tidak tunduk ada pengendalian politik yang dipusatkan atau pengendalian birokrasi negara.&lt;br /&gt; Media seyogyanya ada terutama untuk khalayaknya. Dan bukan untuk organisasi media, para ahli atau pelanggan media tersebut.&lt;br /&gt; Kelompok, organisasi, dan masyarakat lokal seyogyanya memiliki media sendiri (community media).&lt;br /&gt; Bentuk media yang berskala kecil, interaktif, dan partisipatif lebih baik ketimbang media berskala besar, satu arah, dan diprofesionalkan.&lt;br /&gt; Kebutuhan sosial tertentu yang berhubungan dengan media massa tidak cukup hanya diungkapkan melalui tuntutan konsumen perorangan, tidak juga hanya diungkapkan melalui tuntutan konsumen perorangan, tidak juga melalui negara dan berbagai lembaga utamanya.&lt;br /&gt; Komunikasi terlalu penting untuk diabaikan oleh para ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Hasil Penelitian yang Relevan&lt;br /&gt;Penulis mengambil tema dan metode penelitian ini didasari oleh beberapa penelitian sebelumnya.&lt;br /&gt;1. Penelitian yang dlakukan oleh Ginish J Gulati pada 2006 berjudul “Media Representation human Trafficking in the US and Europe”. Penelitian ini merupakan paper yang dipresentasikan pada “The Annual Meeting of the NCA 94 th, Annual Convention, TBA, di San Diego. Penelitian ini mengkaji liputan media tentang perdagangan manusia pada tahun 2006 di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa. Cakupan telah disajikan dalam suatu kejahatan atau kerangka hukum; kisah hanya menyajikan berbagai sudut pandang terbatas pada penyebab trafiking dan solusi yang mungkin, dan media telah mengandalkan pada kelompok terbatas dan eksklusif sumber, sebagian besar yang memiliki perspektif kelembagaan, penelitian ini meperlihatkan jarangnya persaingan dalam menyajikan perspektif atau kritik dari feminis dan pembela hak-hak pekerja seks.&lt;br /&gt;2. Fahy, Stephani, Farrel, Amy dan Mc Devitt berjudul “ Human Trafficking: Media Recognation of a Historic problem”, paper pada The Annual meeting of the American Society of Criminology(ASC), Los Angeles, November 2006. Penelitian ini menyajikan tentang Negara Federal dan negara bagian yang berinisiatif memerangi perdagangan. Mereka telah menghasilkan investasi sumber daya yang signifikan untuk meningkatkan penyidikan dan penuntutan pelaku trafiking. Sementara beberapa penelitian telah meneliti proses melalui mana perdagangan manusia muncul di legislatif dan agenda politik, hanya ada sedikit penelitian mengenai peristiwa penting yang memicu keributan sosial di sekitar perdagangan manusia. Analisis isi yang luas liputan media yang dimulai pada 1990 dan memperluas ke dalam masa kini digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan bagaimana dan dalam keadaan apa perdagangan manusia itu di depan umum diakui sebagai masalah sosial. &lt;br /&gt;Penelitian ini menelaah istilah 'perdagangan manusia' yang mulai muncul dalam laporan berita dalam rangka untuk menentukan apa, jika ada, peristiwa-peristiwa tertentu yang memicu respon di seluruh dunia untuk suatu kejahatan yang digolongkan sebagai salah satu kriminal terbesar di dunia hiburan. Selain itu, penelitian ini melihat bagaimana definisi perdagangan umum digunakan dalam media bisa menyulitkan penegakan hukum dan tanggapan penyedia layanan untuk masalah perdagangan manusia. Media dalam hal perdagangan manusia, telah jenuh dengan cerita-cerita perempuan dan anak perempuan dipaksa menjadi perbudakan seksual. Sensasi seperti bahan bakar untuk publik, keprihatinan tentang perdagangan seks sebagai kepanikan moral, yang pada akhirnya mengalihkan sumber daya dari bentuk-bentuk lain perdagangan, terutama kerja paksa. Penelitian ini memperluas analisis asli dengan mengembangkan tipologi karakteristik kasus perdagangan yang muncul di media.&lt;br /&gt;3. Fahy, Stephanie, Farrel, Amy, dan Mc Devitt. Berjudul “Human Trafficking: Media Myth or reality?” paper yang dipresentasikan pada The Annual Meeting of The American Society of Criminology, di Atlanta, Georgia pada November 2007. Penelitian ini memberikan hasil dari analisis isi yang luas dari liputan media yang dimulai pada 1990 dan masih brlangsung hingga saat ini. Dalam rangka untuk menentukan bagaimana dan dalam keadaan apa perdagangan manusia itu di depan umum diakui sebagai masalah sosial. Sementara beberapa penelitian telah meneliti proses penetapan agenda melalui perdagangan manusia yang muncul di legislatif dan agenda politik, hanya ada sedikit penelitian mengenai peristiwa penting yang memicu keributan sosial di sekitar perdagangan manusia. Ini adalah yang pertama studi empiris untuk menjelajahi bagaimana perdagangan manusia digambarkan oleh media cetak dan bagaimana ia telah berubah dari waktu ke waktu untuk melihat tema-tema macam apa yang muncul yang mungkin telah berkontribusi terhadap kejahatan, didefinisikan sebagai masalah sosial. Menggunakan istilah pencarian 'perdagangan manusia', para peneliti melakukan pencarian artikel media cetak di empat wilayah AS 1990-2006. Lebih dari 1.347 laporan media cetak telah dianalisis sejauh ini untuk menentukan bagaimana para korban dan pelaku yang dikonseptualisasikan oleh media dan bagaimana insiden perdagangan dibingkai di media. Studi ini juga akan digunakan untuk memandu penelitian di masa depan, khususnya dalam menentukan bagaimana penggambaran media perdagangan manusia dirasakan oleh pembuat undang-undang dan penegakan hukum dan dampak persepsi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.Kerangka Pikir&lt;br /&gt;Pada akhirnya, uraian beberapa teori dalam bab ini dapat disimpulkan dalam suatu kerangka pikir. Kerangka pikir ini merupakan model kebijakan pers yang dianut tiap media dan juga bagaimana porsi dan perhatian media ini terhadap suatu masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KERANGKA PIKIR PENELITIAN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-9125153081978822737?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/9125153081978822737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=9125153081978822737' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/9125153081978822737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/9125153081978822737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/bab-ii-tinjauan-pustaka.html' title='BAB II Tinjauan Pustaka'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7715194234423352937</id><published>2009-11-05T22:49:00.001-08:00</published><updated>2009-11-05T22:49:34.634-08:00</updated><title type='text'>BAB I Pendahuluan</title><content type='html'>A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Human trafficking atau perdagangan manusia telah menjadi agenda tersendiri oleh pemerintah yang harus diselesaikan. Tidak hanya menjadi masalah nasional, tapi perdagangan manusia dalam lingkup lembaga Asean, juga menjadi masalah yang tiap tahunnya tidak berhenti dibahas. Perdagangan manusia ini ternyata peredarannya lebih besar dalam lingkup Asean. &lt;br /&gt;Maraknya kasus – kasus perdagangan wanita dan anak melalui jalur darat, laut dan udara menunjukkan bahwa aspek pencegahan maupun penegakan hukum belum optimal, selain faktor pendorong timbulnya kasus tersebut antara lain kurangnya lapangan kerja, minat bekerja di luar negeri yang cukup tinggi, modus operandi sindikat dalam mencari tenaga kerja, sistem administrasi pembuatan dokumen sangat mudah. Jumlah wanita Indonesia yang ditangkap oleh PDRM maupun Imigrasi Malaysia terlibat pelacuran sebagai korban sindikat perdagangan wanita dalam 3 tahun terakhir sekitar 6.425 orang (data situs pada KBRI-KL tahun 2006). &lt;br /&gt;Maraknya perdagangan manusia ini disebabkan oleh beberapa hal. Pada dasarnya, berkaitan dengan ekonomi dan sosial.  Dari segi ekonomi, perdagangan manusia ini melalui jerat hutang (George Martin Sirait dalam resume bukunya, 2006). Dari 16 kasus yang dipelajari, jeratan hutang umumnya berawal dari pembayaran di depan (advance) oleh pihak tertentu atas seluruh atau sebagian biaya rekrutmen serta pemberangkatan buruh ke tempat tujuan kerjanya. Selain itu, jeratan hutang juga bisa terjadi karena hutang (anggota) keluarga kepada pihak tertentu. Untuk mencicil atau melunasi hutang tersebut, salah satu anggota keluarga terpaksa dipekerjakan kepada pemberi hutang.&lt;br /&gt;Di antara pelbagai elemen kondisi kerja, upah merupakan faktor yang paling menjelaskan keterkaitannya dengan jeratan hutang. Pada kasus buruh migran, karena yang bersangkutan dianggap masih "berhutang" entah kepada majikan atau calo, kerja mereka tidak dihargai alias tidak dibayar. Hal yang mirip terjadi pada mereka yang dieksploitasi secara seksual. Upah bulanan yang merupakan akumulasi premi dari setiap botol minuman yang berhasil terjual sesungguhnya tidak mencerminkan nilai pekerjaan yang mereka lakukan. Ada indikasi perendahan nilai kerja (undervalue) buruh yang bersangkutan sementara nilai hutang dilebih-lebihkan. Selain upah, tindakan-tindakan eksploitasi dan kekerasan, baik verbal maupun fisik, menjelaskan kondisi kerja yang buruk tersebut.&lt;br /&gt;Selain itu, pembatasan pada kebebasan bergerak (freedom of movement) juga merupakan efek dari jeratan hutang. Pembatasan kebebasan bergerak ini muncul dalam beberapa bentuk, antara lain: penahanan fisik (penyekapan, tidak boleh keluar/pindah kerja dalam waktu tertentu, tidak boleh pulang), penahanan dokumen pribadi (berupa paspor untuk buruh migran), dan ancaman-ancaman yang membuat korban ketakutan (antara lain ancaman untuk mengambil kembali aset keluarga yang pernah diberikan).&lt;br /&gt;Di Indonesia menurut data Academy for Educational Development –ILO (2001-2006), menjadi sumber dan juga sebgai tempat transit dan negara tujuan perdagangan manusia. UNICEF mengestimasi sebanyak 100 ribu perempuan dan anak-anak yang diperdagangkan secara rutin untuk eksploitasi seksual secara komersial di Indonesia dan di luar negeri.&lt;br /&gt;Wanita dan anak –anak Indonesia yang diperdagangkan secara seksual dan eksploitasi tenaga kerja berada di wilayah Malaysia, Singapura, Brunei, Taiwan, Jepang, Hongkong, dan Timur Tengah.&lt;br /&gt;Pada 20 Maret 2007, Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (UU PTPPO) disahkan pada rapat paripurna DPR RI (Harian Surat Kabar Merdeka,21 Maret 2007). Setidaknya ini telah memberi gambaran bagaimana keseriusan pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan masalah Human Trafficking. Menurut Latifah Iskandar pada wawancara Harian Suara Merdeka, praktek perdagangan orang telah menjadi persoalan serius di hampir seluruh provinsi di Indonesia baik sebagai wilayah pengirim, transit maupun penerima. Dalam perdagangan tersebut, perempuan dan anak-anak diperdagangkan untuk berbagai bentuk eksploitasi. "Dengan menyertakan jalur migrasi tidak resmi, berbagai LSM di Indonesia memperkirakan, sekitar 1,4 hingga 2,1 juta buruh migran perempuan Indonesia saat ini sedang bekerja di luar negeri," ungkapnya. Sedangkan untuk pembantu rumah tangga (PRT), laporan dari Konferensi ILO-IPEC 2001 memperkirakan, ada sekitar 1,4 juta PRT di Indonesia. Sebanyak 23 persennya adalah anak-anak.&lt;br /&gt;Di Malaysia, menurut data Academy for Educational Development –ILO (2001-2006), justru lebih sering menjadi tujuan human trafficking walaupun juga menjadi negara sumber perdagangan manusia. Para trafficker di Malaysia berada dalam satu sindikat. Yang warga Malaysia (walaupun jumlahnya kecil) yang menjadi korban trafficking adalah etnik China perempuan dan anak-anak, menjadi korban eksploitasi seksual di Singapura, Macau, Hongkong, Taiwan, Jepang, Australia, Kanada, dan Amerika. Sedangkan yang menjadi korban trafficking di Malaysia berasal dari Indonesia,  Thailand, Filipina, Kamboja, Vietnam, Burma, India, Nepal, Bangladesh, Pakistan, dan RRC. Rata-rata mereka dieskploitasi secara seksual dan tenaga kerja.&lt;br /&gt;U.S. Department of State’s Trafficking in Persons Report mengungkapkan bahwa pemerintah Malaysia dalam masalah human trafficking ini tidak memperlihatkan usaha yang signifikan dalam menyelesaikan kasus-kasus perdagangan manusia. Malaysia sebenarnya memiliki peraturan yang berhubungan dengan pelarangan human trafficking (Anti –Trafficking in Persons Act, Mei 2007), bahkan mereka memberikan penampungan (shelter), tetapi masih saja perhatian pemerintah Malaysia minim. Salah satu contohnya adalah korban-korban traficking baru akan ditolong oleh pemerintah Malaysia ketika negara asal korban trafficking meminta kepada Malaysia untuk mengatasinya. Malaysia juga tidak melakukan identifikasi secara maksimal para pekerja ilegal yang notabene adalah korban trafficking. Tetapi pemerintah Malaysia malah langsung mendeportasi atau memenjarakan.&lt;br /&gt;Di Filipina, menurut data Academy for Educational Development –ILO (2001-2006), negara ini menjadi sumber, tempat transit, dan negara tujuan perdagangan manusia. Sebagai sumber, pria, wanita, dan anak –anak dari Filipina menjadi korban eksploitasi seksual dalam tenaga kerja di Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Bahrain, Malaysia, Hongkong, Singapura, Jepang, Afrika Selatan, Amerika Utara, dan Eropa. Sekitar 300-400 ribu orang menjadi korban trafficking. Untuk transit, Filipina merupakan negara transit tujuan China. Sebagai negara tujuan perdagangan manusia, Filipina walaupun jumlahnya sedikit, mereka mengimpor wanita dari RRC, Korea Utara, Jepang, dan Rusia untuk eksploitasi seksual. &lt;br /&gt;Pemerintah Filipina mendukung segala bentuk perlindungan terhadap korban trafficking di Filipina dan luar negeri. Mereka memiliki 42 shelter yang menampung korban trafficking. Di luar negeri, mereka juga memiliki konseling psikologi yang membantu warga Filipina yang menjadi korban. Selain itu, mereka juga melakukan upaya perlindungan korban dan pemberantasan human trafficking dengan beberapa aturan dan kerjasama lembaga. Seperti berdirinya Anti –Trafficking taskforce di Bandara Internasional Ninoy Aquino&lt;br /&gt;Di Thailand, menurut data Academy for Educational Development –ILO (2001-2006), negara ini menjadi sumber human trafficking yang dikirim ke Jepang, Malaysia, Afrika Selatan, Bahrain, Australia, Singapura, Eropa, Kanada, dan Amerika untuk eksploitasi seksual dan tenaga kerja.  Sebagai negara transit, sejumlah wanita dan anak-anak perempuan dari Burma, Kamboja, dan Vietnam dikirim melewati perbatasan Selatan Thailand ke Malaysia (Johor Baru), melintasi Singapura. Sebagai negara tujuan, Thailand mengimpor tenaga kerja ilegal yang dipekerjakan paksa secara tenaga dan seksual dari Burma, Kamboja, Laos, RRC, Rusia, Uzbekistan.&lt;br /&gt;Pemerintah Thailand juga melakukan peraturan ketat terhadap masalah human trafficking. Sejak September 2006, korps militer, Pemerintah Thai membuat tujuan untuk melawan sisa-sisa trafficking. Mereka memberi denda sebesar $50 sampai $1000 kepada pelaku, tetapi korban laki-laki tidak masuk kedalam aturan perlindungan. Karena tidak ada undang –undangnya. Mereka juga memberikan perlindungan kepada korban trafficking yang berasal dari luar Thailand  yang berada di negaranya. Seperti menyediakan shelter yang dilengkapi dengan psikolog, makanan, dan bantuan kesehatan. Sedangkan korban laki-laki langsung dideportasi tanpa pengurusan yang panjang. Pemerintah Thailand juga menyiapkan buku pegangan untuk membantu korban trafficking.&lt;br /&gt;Di Vietnam, menurut data Academy for Educational Development –ILO (2001-2006),  negara ini menjadi sumber trafficking manusia seperti laki-laki, perempuan, dan anak-anak  yang dieksploitasi secara tenaga dan seksual ke Kamboja, RRC, Thailand, Hongkong, Macau, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, Amerika, dan Republik Czech. Sebagai negara tujuan, Vietnam mengimpor anak-anak yang ditrafficking dari Kamboja. Kasus human trafficking di Vietnam menjadi banyak karena faktor pendidikan yang rendah, kurangnya kepedulian akan trafficking, konflik keluarga, permintaan istri dari para pria china, dan juga masalah perbatasan.&lt;br /&gt;Pemerintah Vietnam telah memulai mengembangkan pelayanan dan fasilitas untuk korban trafficking dari Vietnam yang kembali dari luar negeri. Tetapi, mereka memenjarakan para wanita asing yang ditemukan di tempat prostitusi dan tidak memiliki identitas yang cukup. Mereka juga membuatkan buku pegangan untuk hakim dan penuntut umum untuk menjalankan peraturan secara baik.&lt;br /&gt;Semua keadaan ini menjadi masalah intern Asean. Apalagi, alur perdagangan memang lebih besar jumlahnya dari negara-negara Asean. Sepanjang  tahun,  pemerintah,  LSM- LSM,  dan media melaporkan  bahwa perempuan  diperdagangkan  ke Malaysia,  Jepang,  Timur  Tengah  (termasuk  Saudi  Arabia  dan  Kuwait),  Taiwan,  Hongkong,  Singapura, dan  tempat  tujuan lainnya.  Malaysia  menjadi  tujuan  dengan laporan jumlah  kasus  korban perdagangan perempuan terbanyak. Perempuan-perempuan dari Cina, Thailand, Eropa Timur, dan Asia Tengah dalam jumlah yang tidak bisa dipastikan dijual ke negara itu untuk eksploitasi seksual. Angka-angka   yang   bisa   diandalkan   sehubungan   dengan   jumlah   orang   yang   diperdagangkan   tidak tersedia.  Sebuah studi  tahun 2003 oleh LSM Solidarity Center dan ICMC  memperkirakan  bahwa antara 2.4   dan  3.7   juta  perempuan   dan  anak-anak  bekerja   di  kategori  yang  rentan  sebagai  pekerja   migran, pekerja   seks,   dan   pembantu   rumah   tangga   anak-anak.   Dalam   kategori-kategori ini, perkiraan jumlah keseluruhan anak-anak berkisar antara 254.000 hingga  422.000 (data Biro Demokrasi, Hak Asasi dan Pekerja; 2006:29-31).  &lt;br /&gt;Apalagi, -masih menurut data Biro Demokrasi, Hak Asasi dan Pekerja; (2006), saat ini beberapa organisasi dunia telah mencap beberapa negara sebagai negara yang paling sulit diatur dalam masalah Human Trafficking. Indonesia sudah mulai membenahi sistem pengiriman tenaga kerjanya. Penerbitan undang-undang perdagangan manusia pun dirasakan akan sangat membantu warga negara kita dalam hal perlindungan TKI.&lt;br /&gt;Tak selesainya masalah ini secara tidak langsung menohok tiap pemerintahan di Negara Asean. Ini mendeskripsikan ketidakseriusan tiap Negara Asean dalam menyelamatkan masyarakatnya yang terlibat perdagangan.  &lt;br /&gt;Beberapa Negara di Asean masih berada dalam bayang-bayang kemiskinan. Mau tak mau perdagangan manusia tetap akan marak walaupun berbagai undang-undang akan ramai dibuat untuk menghentikan human trafficking ini.&lt;br /&gt;Tidak hanya pemerintah, media massa tentu saja memiliki peran dalam menghentikan arus perdagangan manusia. Apakah media itu memberitakan atau melaporkan secara informatif yang sangat formal atau justru melakukan investigasi dalam menghentikan perdagangan tersebut. &lt;br /&gt;Media menjadi alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Ada beberapa pakar psikologi memandang bahwa dalam komunikasi antarmanusia, maka media yang paling dominan dalam berkomunikasi adalah pancaindra manusia seperti mata dan telinga. Pesan-pesan yang diterima pancaindra selanjutnya diproses dalam pikiran manusia untuk mengontrol dan menentukan sikapnya terhadap sesuatu, sebelum dinyatakan dalam tindakan. Salah satunya menurut Hafied (2005:119) adalah media massa. Media massa yang salah satunya memiliki fungsi kontrol sosial secara tidak langsung memiliki peran yang penting dalam menghentikan arus perdagangan manusia. Tapi bagaimana bentuk kebijakan media di tiap Negara Asean? Walaupun berada dalam satu organisasi internasional, tetapi kebijakan akan pers tentu memiliki perbedaan. Inilah yang kemudian mempengaruhi solusi-solusi tiap Negara dalam menyelesaikan masalah perdagangan manusia. Di sinilah akan dilihat, bagaimana porsi dan perhatian media-media di Asean terhadap masalah perdagangan manusia baik di negaranya masing-masing maupun dalam lingkup Asean.&lt;br /&gt;Berita yang disajikan oleh media tentu tergantung dari nilai berita suatu masalah yang diangkat. Human trafficking sebenarnya telah mengandung unsur proximity. Maka, bukan alasan lagi, jika ada media yang menolak untuk mempublikasikan masalah Human Trafficking. &lt;br /&gt;Tapi masalahnya, sejauh mana tiap negara mengizinkan medianya untuk mengekspose masalah-masalah intern ke publik global, khususnya masalah human trafficking. Tak dapat dipungkiri, keburukan penanganan human trafficking ini membuat image beberapa negara Asean tercoreng di mata dunia. Media kemudian berada pada titik dilema, antara memberitakan kenyataan dan memainkan perannya sebagai kontrol sosial, ataukah menjaga image negaranya dengan tidak mengabarkan fakta yang ada. Toh, masyarakat dunia bisa melihatnya dari kacamata lain. &lt;br /&gt;Berdasarkan latar belakang di atas, penulis tertarik untuk meneliti lebih jauh bagaimana peranan, porsi dan perhatian media-media di tiap negara-negara Asean serta kebijakan tiap negaranya dalam mempublikasikan masalah perdagangan manusia. Untuk itulah kemudian penulis memilih judul penelitian ini; “Pemberitaan Human Trafficking (Perdagangan Manusia) dalam Surat Kabar Elektronik di Lima Negara ASEAN”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Rumusan Masalah&lt;br /&gt;Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Seberapa besar pemberian porsi terhadap masalah human trafficking di Asean pada surat kabar elektronik di 5 negara Asean?&lt;br /&gt;2. Seberapa besar perhatian dan peranan media online terhadap masalah human trafficking di 5 negara Asean?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tujuan Penelitian&lt;br /&gt;1. Untuk mengetahui pemberian porsi terhadap masalah human trafficking di Asean pada surat kabar elektronik di 5 negara Asean&lt;br /&gt;2. Untuk mengetahui perhatian dan peranan media online terhadap masalah human trafficking di 5 negara Asean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Kegunaan Penelitian&lt;br /&gt;Kegunaan yang diharapkan dari adanya penelitian ini antara lain:&lt;br /&gt;1. Teoritis.  Hasil studi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta sikap masyarakat, khususnya kalangan praktisi pers tentang peliputan dan pembuatan berita yang baik khususnya mengenai berita-berita sosial. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menambah referensi bagi peneliti-peneliti, terutama yang berhubungan dengan analisa berita dan kebijakan media, baik pada lembaga media atau praktisi media.&lt;br /&gt;2. Praktis. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk tujuan dan kepentingan praktis, terutama masyarakat kalangan pers, khususnya praktisi media online yang selama ini telah berperan sebagai pengambil kebijakan dalam media. Secara khusus, penelitian ini diharapkan dapat membantu permasalahan human trafficking di negara-negara Asean.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7715194234423352937?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7715194234423352937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7715194234423352937' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7715194234423352937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7715194234423352937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/bab-i-pendahuluan.html' title='BAB I Pendahuluan'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-868160990020859466</id><published>2009-11-05T22:48:00.001-08:00</published><updated>2009-11-05T22:48:51.499-08:00</updated><title type='text'>DESKRIPSI SINGKAT MEDIA</title><content type='html'>a.The Jakarta Post (TJP)&lt;br /&gt;1. Edisi Online&lt;br /&gt;    Catatan Dari Pusat Penelitian Indonesia Today&lt;br /&gt;Online telah menjadi kebutuhan dalam bisnis. Kebiasaan media, harapan untuk berkembang dalam milenium. Perkembangan yang telah ada di Indonesia menunjukkan bahwa web adalah berita dan informasi masa depan yang memudahkan publikasi media melalui internet.&lt;br /&gt;Sebagai surat kabar berbahasa Inggris di Indonesia, The Jakarta Post telah mengantisipasi tren ini dan telah mencurahkan seluruh waktu dan penelitian untuk mempersiapkan websitenya. The Jakarta post menuliskan kalau mereka sangat bangga bisa memperkenalkan versi online dari suratkabar dan sekarang telah ada di web. The Jakarta Post.com lebih dari sekedar perpanjangan atau pengembangan surat kabar harian The Jakarta Post. Seperti namanya, the post juga menghadirkan breaking news dan informasi aktual dari Indonesia. Dengan mengembangkan dari waktu ke waktu, informasi dan analisa yang mendalam dan akurat. The Jakarta Post.com telah mengaspirasi untuk menjadi satu standar poin di Indonesia yang melayani pembaca lokal dan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) The Journal&lt;br /&gt;The journal merupakan media khusus yang dibagikan secara gratis versi The Jakarta Pusat. Kita masih ingat bagaimana khalayak internasional sangat tertarik pada even yang berhubungan dengan Indonesia. Versi online dari suratkabar ini –The Jakarta Post.com membawa cerita lokal yang tak berbeda dari edisi cetak dan lainnya. Untuk menghadapi kebutuhan masyarakat akan berita real time, The Jakarta Post.com menampilkan news flashes yang diupdate seperti tiap pengembangan cerita, seperti juga stock updates dan nilai tukar mata uang Indonesia.&lt;br /&gt;Menjadi sangat lebih baik dengan menyediakan ruang tanpa batas dalam Web, The Jakarta Post juga mengembangkan artikel feature dan liputan khusus yang mungkin tidak bisa dikembangkan pada edisi cetak. Pembaca mungkin melewatkan sesuatu, maka Weekly Roundup akan membantu pembaca dengan menyimpankan informasi yang telah dimuat sebelumnya yang mungkin saja sangat penting atau membuat mereka tertarik. Fitur ini khusus membantu pengunjung tak tetap atau pembaca baru dari Website. Gambar biasanya mampu memberikan informasi dari apa yang ditampilkan kata-kata. Lewat Gallery kita bisa menikmati sisi human interest jurnalistik dan artistik gambar yang bisa jadi tidak ditampilkan pada edisi cetak. Di sini, pengunjung dapat mencari dan memilih gambar secara lebih selektif dengan keperluan hanya sekedar melihat atau untuk membeli. Highligh yang lain dari web ini adalah Today In Indonesia History, paragraf pembuka yang ditampilkan pada layar yang meliputi berita kegiatan yang dikirimkan pada waktu lalu. Untuk melayani sesuai dengan salah satu moto the Jakarta Post. Salah satu tantangan the jakarta post adalah memberikan bantuan kepada pengunjung website dengan mengakses bagian Indonesian acronyms, salah satu dari masalah harian dalam hal linguistik yang mengkonfrontasi antara pengunjung indonesia dan asing. Bagian ini membantu pengguna dengan terjemahan bahasa Inggris dalam bentuk akronim umum. Sebagai referensi tanpa henti, the jakarta post juga memberikan linkages untuk mencari pemerintahan seperti institusi non pemerintah dan organisasi, pusat penelitian, dan universitas terbaik di negara kita.&lt;br /&gt;2) Pusat pencarian&lt;br /&gt;Resource centre yang dimiliki The Jakarta Post menjadi sangat penting untuk dijadikan referensi dari yang dicari para pengunjung secara lengkap dan informasi yang akurat tentang Indonesia. Para peneliti dan orang Indonesia akan sangat diuntungkan dengan fasilitas ini karena belum ada media online yang lain yang menyediakan fasilitas seperti ini.&lt;br /&gt;Arsip The Jakarta Post&lt;br /&gt;Salah satu fitur yang menarik dalam Resource centre adalah format database dalam bentuk arsip. Ini kemudian yang menjadikan The Jakarta Post.com sebagai yang pertama dan satu-satunya media online di Indonesia yang menggunakan fasilitas ini. Sejauh ini, 40.000 artikel berita dari edisi cetak, telah disimpan pada database mulai Juni 1994. The Post juga mempersembahkan artikelnya dalam bentuk  digital  yaitu cerita di edisi pertama, 25 April 1983.&lt;br /&gt;Who’s Who in Indonesia&lt;br /&gt;Merupakan sketsa biografi tentang orang Indonesia yang penting, dan liputan utama. Orang dari berbagai bidang kehidupan yang representatif, seperti yang lainnya, politikus, pengusaha, intelektual, agamawan dan publik figur, pengacara, artis, aktor, dan musisi.&lt;br /&gt;Provincial Snapshots&lt;br /&gt;Sebagai jendela Indonesia, The Jakarta Post.com mengembangkan informasi dasar tentang provinsi di Indonesia yang dilengkapi dengan peta.&lt;br /&gt;Company Profiles&lt;br /&gt;Bagian ini dipersembahkan untuk perusahaan di Indonesia baik yang reputasinya masih pada tingkat domestik maupun Internasional. Harapannya, pengenalan diri mereka dalam The Post bisa membantu mereka untuk mengembangkan dan memperluas usaha mereka. &lt;br /&gt;Hukum dan Aturan&lt;br /&gt;Bagian ini merupakan kumpulan dari hukum dan peraturan sejak berdirinya Republik Indonesia, bagian ini diperuntukkan untuk pengusaha, ahli kebijakan luar negeri, peneliti, penulis, dan jurnalis yang bekerja dan harus memahami betul hukum dan peraturan Indonesia yang berlaku di area operasi mereka.&lt;br /&gt;Outlook&lt;br /&gt;Taylor membuat untuk The Jakarta Post.com, Outlook yang mengembangkan laporan mendalam dan analisa isu yang hangat oleh staf redaksi yang telah dipilih  dan penulis yang kredibilitas untuk memudahkan pengunjung mengetahui isu lebih detail.&lt;br /&gt;2. Staf redaksi&lt;br /&gt;Susunan Redaksi The Jakarta Post&lt;br /&gt;(PT Bina Media Tenggara)&lt;br /&gt;1) Board of Directors&lt;br /&gt;Jusuf Wanandi, Sabam Siagian, Fikri Jufri, Cherly Santoso, dan Daniel Rembeth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Editorial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chief Editor: Endy M. Bayuni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Managing Editor: Ati Nurbaiti, Meidyatama Suryodiningrat, Riyadi Suparno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senior Editors: Sabam Siagian, Fikri Jufri, Vincent Lingga, Harry Bhaskara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editorial Staff:Adianto P Simamora, Ahmad Juanidi, Arief Suhardiman S, Bambang Nurbianto, Bruce Emond, Dwi Atmanta, Emmy Fitri, Hendarsyah Tarmizi, Hyginus Hardoyo, Imanuddin Razak, I Wayan Juniartha, Johannes Simbolon, Kornelius Purba, Kurniawan Hari Siswoyo, Linda Hollands Sjahlim, Moch N Kurniawan, Muhammad Nafik, Musthofid, Novan Iman Santosa, Pandaya, Petrus Damar Harsanto, Primastuti Handayani, Pujianto Johan Leo, R Berto Wedhatama, Rendi A. Witular, Ridwan M. Sijabat, Rita A Widiadana, Sri Wahyuni, Stevie Emilia, Tertiani ZB Simanjuntak, Tony Hotland, Veeramalla Anjaiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mingguan: Bruce Emond, Samuel Mulia, Modina Rimolva, David Eyerly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Youth Speak:Rita A Widiadana, Chisato Hara, Kurniawan Hari, Donny Haryadi, Raditie Ayu Sekarmirah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Marketing&lt;br /&gt;Marketing Manager: (Yulia Herawati)&lt;br /&gt;4) Circulation&lt;br /&gt;Circulation Manager: (Hery Tiasna)&lt;br /&gt;3. Sejarah&lt;br /&gt;Pemasaran di tahun 1983 merupakan momen yang penting dalam sejarah penerbitan media di Indonesia. Ketika itu The Jakarta Post memulai edisinya pada 25 April.&lt;br /&gt;Harian Inggris yang baru ini merupakan sesuatu yang unik, bukan hanya karena tujuannya, yaitu untuk mengembangkan standar media berbahasa Inggris di Indonesia, tapi juga membawa bersama-sama empat penerbitan media bersaing dalam meningkatkaan kualitas suratkabar di Indonesia dalam perspektif Indonesia.&lt;br /&gt;Penerbitan baru ini mempersembahkan kepada masyarakat, sebuah suratkabar yang memiliki kualitas tinggi yang akan mengembangkan pembacanya dengan semua berita yang tidak hanya disesuaikan dengan edisi cetaknya, tapi juga akan memperkuat di dalam media itu untuk lebih bekerja keras untuk kepentingan kepulauan besar kita, untuk orang-orangnya dan pemerintahannya, sebagai bagian dari keluarga yang baik dari bangsa.&lt;br /&gt;Sejarah dari suratkabar ini dimulai kira-kira pada pertengahan 1982, terjadi perbincangan antara Menteri Informasi yaitu Ali Moertopo dan Mr.Jusuf Wanandi yang mewakili pemerintahan –di bawah suratkabar Golkar yaitu Suara Karya. Ali Moertopo menyebutkan kemungkinan penerbitan suratkabar berbahasa Inggris yang kualitas isinya tertinggi yang tidak hanya peduli pada pengembangan yang pesat dari komunitas asing di negara ini –hasil dari pengembangan ekonomi pada komunitas global –tapi lebih penting adalah bisa mengembangkan perspektif di Indonesia untuk mengatasi ketidakseimbangan yang sangat tinggi dari dominasi barat akan trafik berita dan isu.&lt;br /&gt;Untuk melayani tujuan, beberapa kesepakatan harus didapatkan. Suratkaabr haruslah membawa beberapa junrnalis Indonesia dan redaktur yang terbaik untuk bisa menghasilkan suratkabar yang berkualitas standar internasional. Simultan juga harus mewakili perbedaan faksi dari luar, spektrum sosial politik dari bangsa yang bisa memberikan kebenaran dari perspektif Indonesia.&lt;br /&gt;Tidak kalah pentingnya perusahaan harus mengatur secara profesional sehingga dapat berkembang menjadi institusi yang kuat secara ekonomi, mampu secara konsisten memelihara kualitas yang baik dari jurnalisme. Yang terakhir tapi tidak kalah pentingnya, kepemilikan suratkabar harus merefleksikan filosofi bangsa.&lt;br /&gt;Sebab itu kepemilikan dibagi secara kolektif oleh karyawan disamping tidak ada kepemimpinan tunggal dari partisipasi pemilik. Demikian dengan perusahaan PT Bina Media Tenggara  telah berdiri pada akhir 1982 sebagai institusi suratkabar yang independen, yang secara pribadi dimiliki oleh empat grup media penerbitan yang memimpin secara nasional yang bersaing diantaranya adalah Suara Karya, Kompas, Sinar Harapan, dan Tempo.&lt;br /&gt;Sepuluh persen dari persamaan hak (terakhir bertambah 20%) telah disediakan saham bagi seluruh karyawan secara kolektif. Tidak lama setelah itu, tim yang terdiri dari jurnalis berpengalaman dan editor telah dipilih dari empat perusahaan tersebut. Dan juga dari organisasi pemberitaan lainnya. Dari sisi bisnis, tim khusus dibuat di dalam grup kompas dan gramedia. Untuk membantu mengatur marketing, distribusi, dan fungsi lainnya yang saling berhubungan dari organisasi berita yang didasarkan pada kontrak manajemen tahunan.&lt;br /&gt;Pada hari pertama publikasi, tidak lebih dari 5.474 ekspamplar suratkabar meraih pembaca. Isi dari tiap delapan halaman beragam mulai dari berita tentang kegiatan mata-mata uni soviet di wilayahnya, hingga artikel yang ditulis  Jacob Oetama –Kompas tentang pelantikan H.Harmoko sebagai menteri penerangan yang baru terpilih. Hanya beberapa bulan setelah dia terlibat secara individu dalam tahapan persiapan dari suratkabar ini dalam kapasitasnya sebagai ketua PWI ditambah lagi beberapa iklan ucapan selamat.&lt;br /&gt;Dilihat kembali, itu bukanlah suratkabar yang sangat mengesankan. Bagaimanapun juga tampilan yang berbeda dan segar, telah dibuat pada media di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kemajuan dan Pengembangan &lt;br /&gt;Sejak memperjelas konsepnya di tahun 1983, the Post telah berkembang menjadi surat kabar yang sangat bereputasi dalam hal independensinya dan juga kemampuannya mnghadirkan berbagai liputan baik acara nasional maupun internasional. Bahkan, jumlah pelanggannya meningkat dari 8.657 orang pada tahun 1983 menjadi 41.049 orang pada Desember 1998.&lt;br /&gt;Untuk menjaga reputasi sebagai surat kabar yang independen dan memuaskan keinginan pembaca akan hal kecepatan, akurasi berita dan analisis yang tajam, editorial surat kabar dan bagian bisnis memulai program rekrutmen secara rutin di tahun 1990. tiap tahunnya, surat kabar merekrut jurnalis baru, marketing, dan staf periklanan untuk mengimbangi kapasitas perkembangannya. Sejak melakukan penerimaan rutin tadi, kini the Post memiliki lebih dari 150 orang pekerja.&lt;br /&gt;The post juga melanjutkan peningkatan kualitas  karyawannya, khususnya para jurnalisnya. Berbagai macam pelatihan dibuat untuk staf redaksi dan non redaksi. Mereka juga mengirim karyawan untuk mengikuti pelatihan di luar negeri.&lt;br /&gt;Di tahun 1994, the Post menjadi surat kabar pertama yang memasuki area global dalam bentuk proyek yang mereka namakan “Go Internasional”. Tiga perusahaan global mengembangkan pelayanan data dokumentasi dari tiga perjanjian dengan the post untuk membuat suratkabar lebih mudah diakses selama 24 jam setiap harinya yang diakses oleh seribu pelanggan yang tersebar dari seluruh dunia.&lt;br /&gt;Dalam perjanjiannya itu, the post meneruskan setiap pagi dalam bentuk digital lewat modem kepada 3 bagian komputer di New York-USA, London-pada United Kingdom dan Palo Alto di California,USA, setiap pemilik dari Chamber World Network, Reuters, dan Dialog, membut suratkabar menjadi yang pertama di negara yang melakukan go internasional tanpa kesulitan yang berat dari biaya transportasi.&lt;br /&gt;Chamber World Network adalah perusahaan Jerman yang diatur oleh Association of Chamber dari perusahaan. Asosiasi ini membantu menjalankan pengkomputerisasian data di New York yang melayani pengembangan informasi kepada seribu perusahaan Jerman di Eropa, Amerika Utara, dan Asia. Persetujuan untuk mengembangkan the post dalam bentuk harian kepada database Chamber World Network  ditandatangani pada Mei 1994 di Jakarta.&lt;br /&gt;Perjanjian yang sama juga ditandatangani pada 1 Juli 1994 dengan Reuters Limited, perusahaan pelayanan informasi dunia yang berpusat di London. Reuters menjalankan pelayanan komputerisasi untuk pencarian data. Pengumpulan dan penyimpanan pada database yang juga disediakan untuk organisasi ketiga distributor Reuters. Dengan mengirimkan Harian The Post kepada bagian database Reuters, suratkabar juga tidak hanya dinikmati oleh pelanggan Reuters dari seluruh dunia. Tetapi, mereka juga mengadakan kerjasama dengan perusahaan peralatan yang sama dalam hal pelayanan database yang melintasi Eropa dan Amerika Utara seperti Data Star, FT Profile, Global Scan, Maid, Mead Data dan BT Telecom Gold.&lt;br /&gt;Perjanjian dengan dialog information services Inc. disepakati pada pertengahan Juli 1994 dan membuat the post lebih dikenal di Amerika Dialog di bawah naungan perusahaan Palo Alto yang dimiliki the Knight Ridders  dari perusahaan media yang mengontrol jaringan besar dari perusahaan media di USA. Perusahaan ini telah melayani pengguna internet sejak 1972 dan sekarang telah memiliki lebih dari 450 database dari luar.&lt;br /&gt;Program Go Internasional menjadi bagian dari tanggung jawab langsung dari misi the Post untuk membawa Indonesia ke depan. Program ini berada dalam pandangan nasional dan isu global untuk mengatasi dominasi barat akan aliran informasi global. Tentu saja komitmen the post ”the journal indonesia today” perlu diapresiasi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 5. Edisi Minggu Jakarta Post.&lt;br /&gt;Pada tahun 1994, the Jakarta Post memulai memiliki Edisi Minggunya yang terbit pada 18 September. Sementara melakukan pembenahan kualtas dan editorial, Post berusaha membuat edisi minggunya untuk lebih analitik dan memberikan artikel yang mendalam dan seimbang pada berita yang informatif dan menghibur. Para pembaca juga tetap mendapatkan berita selama sepekan, tapi porsinya dikurangi dari yang biasanya ditulis pada edisi biasa dalam surat kabar.&lt;br /&gt;Edisi minggu ini juga ternyata dimanfaatkan untuk megetahui minat pembaca dari survei yang mereka buat, adapula disajikan penelitian wawancara dan diskusi kelompok terfokus selama 4 tahun pertama penerbitan. Beberapa rubrik yang ditampilkan pada edisi minggu ini adalah ”short stories”, ”by the way”, ”people”, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Penghargaan Internasional&lt;br /&gt;Setelah mempercantik penampilannya, di tahun 1994, The Jakarta Post kembali menerma penghargaan dari Asosiasi Marketing Surat Kabar Internasional-Redaksional dan Penerbitan, the post memenangkan penghargaan pertama bagi suratkabar yang sirkulasinya di bawah 50.000 eksamplar setiap harinya pada kategori public relations printed materials.&lt;br /&gt;Pada 16 Mei 1994, the Post juga mendapatkan penghargaan yang hampir sama di Phoenix, Arizona.&lt;br /&gt;Jakarta Post juga pernah menerima dua penghargaan yang sama di tahun 1991 dan dua lagi di tahun 1993. Empat penghargaan ini berbeda kategori untuk suratkabar yang sirkulasinya di bawah 50 ribu kopi per hari. Ini adalah yang pertama dan sejauh ini menjadi satu-satunya suratkabar Indonesia yang diakui secara internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Promosi seni dan budaya&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, ada aktivitas media yang keluar dari jalur bisnis. Selama 13 tahun berdiri, The Post juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempromosikan kekayaan negara dan keberagaman budaya yang begitu menarik dalam kehidupan kesenian.&lt;br /&gt;Secara umum, kita mengetahui bahwa surat kabar melayani masyarakat setidaknya dalam empat cara. Yaitu memberikan informasi, mempengaruhi, memberikan hiburan, dan memberikan kontribusi dalam sistem ekonomi. Cara untuk menjalankan fungsi ini tentu saja berbeda dari media yang lain.&lt;br /&gt;The Post melayani tidak hanya pada pendistribusian surat kabar mereka. Tapi juga melayani promosi kebudayaan. Budaya ini sudah dimulai sejak 1992, ketika the Post menggelar pameran dari kebudayaan Sentani, pada saat merayakan tahun kesembilannya. Beberapa even yang pernah digelar the Post yaitu Humba Hamu (Kecantikan Sumba), kebudayaan Dayak, keramik kontemporer dari Widayanto, menggambar keramik oleh Widayat dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Buku yang pernah diterbitkan &lt;br /&gt;Bacaan membentu manusia seutuhnya, begitulah ungkapan salah seorang tokoh. The post percaya bahwa yang paling penting dalam hal bacaan adalah membantu menciptakan kecerdasan bangsa.&lt;br /&gt;Untuk mengkampanyekan kebiasaan membaca dan memberikan kontribusi agar buku mudah didapatkan oleh banyak orang, the post juga melakukan penerbitan buku. Sampai sejauh ini sudah ada 9 buku yang diterbitkan.&lt;br /&gt;Beberapa buku yang diterbitkan adalah buku pameran, yang lainnya adalah kumpulan dari artikel yang diambil dari edisi mingguan. Judulnya antara lain; Drawing, Ganesha Ganeshi, Ukelan, Rona Tembikar, Sentani, Surviving Globalization, Lalu Lintas Modal dan Kebijaksanaan Moneter, dan Viewpoint: Sketches of Indonesian Society.&lt;br /&gt;Pada tahun 1996, suratkabar mempublikasikan The Jakarta Post Lifestyle, direktori liburan yang paling bagus di Jakarta. Direktori tahunan ini dikooperasikan dengan PT Media Dutaservisindo dan informasinya terintegrasi dengan Pte Ltd di Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Nst.com.my&lt;br /&gt;The New Straits Times didirikan pada 15 Juli 1845 yang menjadikan dia suratkabar berbahasa inggris paling tua di kawasan ini. Kita mengenalnya sebagai The Straits Times, nama yang diambil dari sebuah nama jalan di Malaka, daerah transportasi yang paling sibuk pada akhir abad.&lt;br /&gt;Dengan sejarah yang cukup panjang, The New Straits Times memiliki kekayaan dan arsip yang sangat menolong yang mempersembahkan catatan besar dari kegiatan yang ada di bagian dunia. dipublikasikan oleh News Straits Times Press (M) Bhd, suratkabar ini selalu memiliki sumber dari berita yang penting dan fokus, dengan laporan yang bagus dan dipercaya. dia juga memberikan poin pada drinya untuk kebangsaan dan kemajuan segala bidang, belajar dari motonya "Suratkabar untuk bangsa"&lt;br /&gt;Dengan semua distributor informasi di Malaysia, The New Straits Times secara konstan menghasilkan secara maksimal untuk para pembaca dengan sistem berita real time dengan isi berita yang kaya, tanpa potongan, di bawah moto "All The News That Matters".&lt;br /&gt;Saat ini, The New Straits Times menjadikan dirinya berkuasa dan berpengaruh pada pemerintahan dan sektor perusahaan, sebagai bagian dari piilhannya untuk mengembangkan khalayak yang terdiri dari profesional dan pelajar, dan calon pemimpin dari Kesatuan Malaysia yang modern.&lt;br /&gt;Pusat Data&lt;br /&gt;Referensi dan Kunjungan Pencarian&lt;br /&gt;Anggota masyarakat bisa mengunjungi Pusat Data NSTP dengan tujuan referensi dan pencarian. Pencarian data akan dikenakan biaya sebesar RM 20.00 per jam dan untuk pencarian informasi memiliki beragam format seperti arsip kliping, mikrofis, NSTP e-media, arsip foto, negatif foto, press release laporan tahunan, para pencari juga dimudahkan dengan adanya fasilitas CD-ROM dan akses intenret. Untuk fotokopi dari dokumen yang ada, akan dikenakan biaya sebesar RM 2.00 sampai RM 10.00 per kopi, tergantung dari tahun dipublikasikannya. fotokopi dari artikel atau iklan komersial di suratkabar NSTP akan meminta pembayaran minimal RM 10.00 per dokumen.&lt;br /&gt;Pelayanan Informasi yang Hilang&lt;br /&gt;Para pencari yang tidak bisa mengunjungi Pusat Data bisa meminta dokumen yang dicari dengan menghubungi Pusat Data via telepon, fax, atau e-mail. Biaya pencarian ini berkisar RM 40.00 per subyek dan fotokopi yang diberikan dan berkisar dari RM 2.00 hingga RM 10.00 per kopi, tergantung dari tahun publikasi.&lt;br /&gt;Pemindahan Hak Cipta&lt;br /&gt;Meminta izin untuk reproduksi artikel atau foto NSTP akan dimintai pembayaran dari biaya hak cipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjualan Foto&lt;br /&gt;Foto yang dipublikasikan di suratkabar dan majalah grup NSTP akan dikenakan biaya dan biaya cetak ulang tergantung permintaan besar, dimulai dari ukuran terkecil yaitu 4R (6x4) sampai 20R (20x24).&lt;br /&gt;Kontak&lt;br /&gt;Untuk lebih detailnya, anda dapat menghubungi:&lt;br /&gt;Ramjan Hamzah&lt;br /&gt;(Tel: 603-20569375, e-mail:ramjan@nstp.com.my)&lt;br /&gt;Ramlan Ramli&lt;br /&gt;(Tel: 603-20569318, e-mail:ramlan@nstp.com.my)&lt;br /&gt;Alamat surat menyurat&lt;br /&gt;Referensi dan Pelayanan Pelanggan, Pusat Data:&lt;br /&gt;The New Straits Times Press (M) Berhad 31, Jalan Riong 59100 Kuala Lumpur, Malaysia Fax: 603-22840015&lt;br /&gt;Berlangganan edisi Cetak:&lt;br /&gt;Hubungi: Bapak Nadzra Haji Affendi&lt;br /&gt;Tel: 603-2292-1564&lt;br /&gt;nadzra@nstp.com.my&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.mstonline.com (MST&lt;br /&gt;Manila Standard Today Online merupakan versi online dari Manila Standard Today, sebuah suratkabar yang sirkulasi skala nasional yang diterbitkan harian di Filipina sejak Februari 1987.&lt;br /&gt;Web site nya diluncurkan pada Agustus 2002, merupakan perkembangan dari pembaca tradisional yang diraihnya dan menjadi image pada berita-berita di Filipina dan opini yang ada pada pengembangan dan penyebaran pembaca internasional secara geografik.&lt;br /&gt;Untuk  bentuk dan isinya, edisi online sama dengan suratkabarnya.  Berpikir bahwa Manila Standard Today dibutuhkan dalam bentuk yang lama dan abadi, maka dibuatlah versi online tersebut.&lt;br /&gt;Pada Juli 2005 dibuat survei dari pelanggan berdasarkan tipikal pembacanya, yaitu: terdiri dari lulusan sarjana, umur pembaca sekitar 45 tahun atau lebih (25-44 tahun menjadi pembaca kelompok kedua terbesar), para karyawan, profesional, atau kantoran, memiliki rumah atau tempat tinggal sendiri, melakukan perjalanan udara sekali atau dua kali setahun, mengadakan perjamuan resmi lima kali setiap bulannya, memiliki satu atau dua mobil, memiliki satu atau dua keanggotaan pada klub eksekutif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.nationmultimedia.com (NM)&lt;br /&gt;Nationmultimedia group public limited adalah perusahaan media yang berada di Thailand. Dia memiliki media online dan offline seperti suratkabar, saluran televisi, buku, majalah, dan web content. &lt;br /&gt;Alamatnya 44 Moo 10 BANG NA-Trat KM 4,5, BANG NA, Bangkok 10260 Thailand. Simbolnya bursa saham bangkok adalah ”NMG” (NMG.BK).&lt;br /&gt;Isi&lt;br /&gt;1. Sejarah&lt;br /&gt; Kelompok The Nationmultimedia dimulai tahun 1971. ketika suratkabar baru yang berbahasa inggris, The Voice of the nation, ditemukan di Bangkok oleh beberapa jurnalis Thailand. Nama Suratkabar itu kemudian diperpendek menjadi The Nation dan perusahaan multimedia berkembang di sekelilingnya. Sahamnya pertama kali tercatat dalam bursa saham Thailand tahun 1988. Dan terdaftar dalam perusahaan publik pada tahun 1993.&lt;br /&gt;2. Struktur Organisasi&lt;br /&gt;Pada Juli 2005, enam unit bisnis antara lain:&lt;br /&gt;- The Nation, (termasuk The Nation Junior), &lt;br /&gt;   Direktur: Pakorn Borimasporn, Presiden: Pana Janviroj, editor: Tulsathit Taptim&lt;br /&gt;-  Penyiaran (termasuk Nation Broadcasting Corp dan Nation Radio Network)&lt;br /&gt;Direktur: Suthichai Yoon, Presiden: Adisak Limprungpatanakij, editor: Pranot Vilapasuwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Cetak (termasuk Suratkabar, buku, dan majalah)&lt;br /&gt;Direktur: Thanachai Theerapattanavong, Presiden: Thanachai Santichaikul &lt;br /&gt;-  Krungthep Turakij dan BizWeek&lt;br /&gt;Direktur:  Nivat Changariyavong, Presiden: Prasert Lekavanichkajorn, editor:  Duangkamol Chotana.&lt;br /&gt;- Kom Chad Luek dan Nation Weekender&lt;br /&gt;Direktur: Thanachai Theerapattanavong, Presiden: Phimpakan Yansrisirichai, editor: Korkhet Chantalertluk.&lt;br /&gt;- Edutainment (termasuk Buku Nation, pendidikan bahasa Inggris, dan kartun)&lt;br /&gt;  Direktur: Chaveng Chariyapisutthi, Presiden: Kesery Kanjana –Vanit)&lt;br /&gt;Tiap bisnis ini memiliki direkturnya masing-masing &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1 Nation Edutainment &lt;br /&gt;Nation Edutainment (NED) adalah bisnis yang ada pada kelompok penerbitan the Nation yang terdiri dari orang Jepang dan Thailand.&lt;br /&gt;2.2 Publikasi&lt;br /&gt;The Nation  multimedia menerbitkan beberapa di bawah ini:&lt;br /&gt;* The Nation –Harian Berbahasa Inggris dengan sirkulasi sekitar 60.000-80.000 oplah. Di bawah bendera Nation Multimedia Grup. Mengurusi perkembangan editorial.&lt;br /&gt;* Majalah Nation Junior –Mingguan berbahasa Inggris, dengan target remaja.&lt;br /&gt;* Mingguan Nation –Majalah Mingguan berbahasa Thailand. Menurut FIPP, sirkulasi pada tahun 2003-2004 sekitar 150.000.&lt;br /&gt;*Kom Chad Luek (Tajam, Jelas, dan Dalam) –sirkulasi massa, Harian berbahasa Thailand, dengan sirkulasi sekitar 500.000-600.000. Yang diluncurkan 2001.&lt;br /&gt;*Krungthep Turakij (Berita Bisnis Bangkok) –Suratkabar Harian bisnis berbahasa   Thailand dengan sirkulasi sekitar 80.000-100.000. Suratkabar ini juga terkenal dengan intelektual Thailand. Perkembangan sikap politik.&lt;br /&gt;3. Kontroversi&lt;br /&gt;Nation Multimedia menjadi target dari protes masyarakat setelah sirkulasi massa. Harian berbahasa Thailand, Media Cetak Kom Chad Luek dalam artikelnya 24 Maret 2006, menulis tentang pemimpin demonstran anti pemerintah, Sondhi Limthongkul. Sondhi dengan pernyataan sikapnya menyarankan agar Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej untuk mengundurkan diri, sikap ini merupakan hal yang harus dilakukan oleh seorang raja karena melakukan kejahatan di Thailand.&lt;br /&gt;Laporan ini tentang pidato Sondhi yang tampil pada orasi 23 Maret, dimana dia menuduh raja yang telah bertanggungjawab atas penolakan Dewan Masyaratan Tertinggi (Supreme Administrative Court) kepada dua kesepakatan kerajaan yang dibuat publik pada Otoritas pemilihan umum di Thailand.&lt;br /&gt;Sondhi menegaskan pernyataannya, beberapa saat setelah hasil perhitungan yang menanyakan apakah Thaksin berharap agar Raja berhenti mengambil tanggungjawab akan kebijakan kerajaan yang gagal jika Thaksin sendiri menolak untuk memperlihatkan tanggungjawabnya dengan berhenti.&lt;br /&gt;Pernah Asosiasi para jurnalis di Thailand dan Asosiasi Jurnalis Penyiaran Thailand melancarkan protes sebagai langka serius atas intimidasi suratkabar yang mengambil tanggungjawab keseluruhan atas kesalahan. Lebih dari 100 jurnalis menandatangani surat, menolak kekerasan yang dilakukan militer dan para demonstran akan monarki.&lt;br /&gt;4. Lihat Juga&lt;br /&gt;- Asia News Network&lt;br /&gt;- Media di Thailand&lt;br /&gt;5. Jaringan Eksternal&lt;br /&gt;- Perusahaan bersama&lt;br /&gt;* The Nation&lt;br /&gt;* Nation Junior&lt;br /&gt;* Krungthep Turakij&lt;br /&gt;* Kom Chad Luek&lt;br /&gt;* Mingguan Nation &lt;br /&gt;* Saluran Nation&lt;br /&gt;* Radio Nation&lt;br /&gt;Site Map Nationmultimedia&lt;br /&gt;Berita: Breaking News, Headlines, Nasional,Politik, Bisnis, Regional, Berita Terbaru Dunia, Laporan Khusus, Olahraga, Teknolologi.&lt;br /&gt;Fitur: hiburan, surat, soundbytes, auto, the nation’s poll, travel, foto berita&lt;br /&gt;Komentar: opinion, kartun, pilihan editor&lt;br /&gt;Spesial: Tajuk Editor&lt;br /&gt;Lain-lain: Back issue, komunitas, PDA Format, RSS Feed, Lowongan kerja, double impact, e-card The Nation, wed directory, horoskop, berita bisnis dari WSJ, cari kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.vnagency.com.vn (sekarang vnanet.vn) (VNA)&lt;br /&gt;Pada 15 september 1945, ada buletin yang pertama muncul yang dimiliki news agency di vietnam baru, dengan inisial VNTTX berbahasa vietnam, VNA berbahasa inggris, dan AVI berbahasa Perancis, yang disirkulasikan secara world wide, yang mengantarkan deklarasi kebebasan yang dibaca oleh Presiden Ho Chi Minh pada 2 September menjadi tonggak republik berdemokrasi Vietnam. Sejarah ini menjadi hari bersejarah untuk the Vietnam News Agency (VNA).&lt;br /&gt;Setelah reunifikasi negara di tahun 1975, VNA bergabung dengan the Liberation News Agency yang berdiri pada Oktober 1960 -merupakan corong dari SNLF (Southern National Liberation Front) dan the Provisional Revolutionary Government of the Republic of South Vietnam. Pada 12 Mei 1977, Agency news yang berbahasa vietnam kemudian berubah menjadi TTXVN.&lt;br /&gt;Sebagai pemilik News Agency, pemerintah menjadikan the Vietnam News Agency sebagai saluran informasi resmi di Vietnam, mengantarkan informasi resmi dan dokumen dari Partai Komunis dan negara. Meliput setiap jalannya kehidupan, mempersembahkan gambaran sebenarnya tentang Vietnam kepada dunia dan menjelaskan informasi dari bagian lain dunia ini kepada masyarakat dan organisasi media asal.&lt;br /&gt;Setelah enam dekade pembangunan, the Vietnam News Agency telah tumbuh menjadi agen berita bergengsi yang melayani sebagai pusat informasi yang dipercaya di negara dan kawasannya.&lt;br /&gt;The Vietnam News Agency adalah satu-satunya organisasi media di Vietnam yang mendapat dua penghargaan kepahlawanan, yaitu "Labour Hero of The Doi moi period" dan "Hero of the Pepole's Armed Forced" pada 2001 dan 2005. Diberikan kepada bangsa yang juga pernah menerima Golden Star, penghargaan the Ho Chi Minh, penghargaan independensi-kelas pertama, penghargaan liberasi-kelas pertama, dan banyak lagi penghargaan nobel dan medali Vietnam dan negara-negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan Berita: Meliput Setiap Kegiatan&lt;br /&gt;Dengan terintegrasi kedalam jaringan 64 kantor berita yang berada pada seluruh negara dan lebih dari 26 kantor berita dalam 5 kontinen, dan bagian pemberitaan secara domestik, internasional dan isu ekonomi seperti pelayanan berita asing lainnya, penghimpun berita VNA meliput setiap aspek hidup. Ini mejadi perkembangan yang unik yang membantu membawa VNA menjadi sukses dan membuatnya menjadi saluran informasi yang mainstream baik lokal maupun lingkup dunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pelayanan foto: Memotret Setiap Momen &lt;br /&gt;Momen-momen bersejarah, peperangan besar, peristiwa penting, aktivitas sehari-hari masyarakat, semuanya diabadikan oleh fotografer-fotografer VNA. The Agency juga menciptakan televisi dan program multimedia, menggunakan teknologi seni negara. VNA merupakan produser foto besar dan menjadi sumber foto dan gambar di Vietnam dan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Internet: Menggapai Setiap Sudut&lt;br /&gt;Www.vnanet.vn menjadi salah satu website yang paling populer di Vietnam. Dia juga menjadi yang pertama dan satu-satunya kantor website yang menyuguhkan berita-berota Vietnam dan dunia dengan empat bahasa -Vietnam, Inggris, Perancis, dan Spanyol -membantu pembaca luar Vietnam yang berasal dari setiap sudut yang mengerti tentang Vietnam dan orang-orangnya. Situs ini juga lebih sering dilipih untuk akses berita-berita VNA, fotografi, dan berita grafik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Publikasi: Inovatif dan Beragam&lt;br /&gt;VNA dinobatkan sebagai pemimpin penerbitan pada pasar lokal dengan lebih dari 35 penerbitan meliputi harian, mingguan, bulanan, dua bulanan dan beragam berita khusus dalam bentuk buletin berbahasa Vietnam, Inggris, Perancis, dan Spanyol. Dalam proses perkembangan dunia informasi, penerbitan VNA -khususnya suratkabar berbahasa asing dan majalah berbahasa etnik lokal minoritas -mengembangkan beragam informasi seputar politik, sosial, budaya, olahraga, dan isu teknologi sains; Viet Nam News, Le Courrier du Vietnam, Tin Tuc, The Thao and Van Hoa, dan Khoa hoc Cong nghe yang dibuat VNA dalam bentuk harian dan mingguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi: Menuju Masa Depan &lt;br /&gt;Melihat perkembangan tren teknologi ke depan, VNA telah berinvestasi pada sistem dan jaringan peng-update-tan informasi. Lebih dari 500 kantor dan banyak lagi server berpengalaman bekerja secara 24 jam tujuh hari untuk mengimbangi arus informasi dari domestik VNA dan koresponden luar yang diberikan oleh agensi berita internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korporasi Internasional: Berjaringan Secara Bersahabat &lt;br /&gt;VNA memiliki kesepakatan bilateral tentang pertukaran berita dan kerjasama dengan sekitar 40 agen berita internasional dan nasional dan organisasi pers internasional meliputi, AFP, Antara, AP, Itar-Tass, Kyodo, Notimex, Prensa Latina, Reuters, Xinhua, Yonhap, TNA, Bernama, KPL, AKP, OANA, AsiaNet, dan lainnya. Pertukaran informasi dan pengetahuan jurnalistik ini merupakan salah satu dari banyak cara untuk mengembangkan persahabatan dan pemahaman antar bangsa.&lt;br /&gt;Struktur Manajemen&lt;br /&gt;Direktur Umum : NGUYỄN QUỐC UY&lt;br /&gt; Deputi Direktur Umum : TRẦN MAI HƯỞNG, HÀ MINH HUỆ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Central Region Representative Office&lt;br /&gt;14, Le Thanh Tong, Danang&lt;br /&gt;Tel: (+84 511) 895190&lt;br /&gt;Fax: (+84 511) 822046&lt;br /&gt;Email: vpdanang@vnagency.com.vn&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-868160990020859466?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/868160990020859466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=868160990020859466' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/868160990020859466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/868160990020859466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/deskripsi-singkat-media.html' title='DESKRIPSI SINGKAT MEDIA'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-4581364732906157667</id><published>2009-11-05T22:47:00.001-08:00</published><updated>2009-11-05T22:47:41.093-08:00</updated><title type='text'>daftar pustaka</title><content type='html'>DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Buku Teks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anto dkk, 2002. Jurnalisme Tidak Ramah Gender. KIPPAS, Medan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atmakusumah, 2000. Sepuluh Pelajaran untuk Wartawan. LSPP –UNESCO –Kedutan Besar Swiss, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berger, Peter L dan Thomas Luckmann, 1966. The Social Construction of Realibilty; A Treatise in The Sociology of Knowledge. Doubleday and company, inc. Garden city, New York.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buick, Joanna dan Zoran Zevtic, 1997. Mengenal Cyberspace for Beginners. Mizan, Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulaeng, Andi, 2000. Metode Penelitian Komunikasi Kontemporer. Hasanuddin University Press, Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------, 2002. Teori dan Manajemen Riset Komunikasi. Penerbit Narendra, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cangara, Hafied, 2005. Pengantar Ilmu Komunikasi. PT Rajawali Press, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Charnley, Mitchell V, 1975. Reporting. Printed in The United States of America.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eriyanto, 2002. Analisis Framing, Konstruksi Ideologi, dan Politik Media. LKiS, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayat, Dedy N, dkk, 2000. Pers Dalam “Revolusi Mei” Runtuhnya Sebuah Hegemoni. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iskandar, Maskun dan Atmakusumah, 2006. Panduan Jurnalistik Praktis. LPDS –FES, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kahya, Eyo, 2004. Perbandingan Sistem dan Kemerdekaan Pers. Pustaka Bany Quraisy, Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klapper, Joseph T, 1960. The Effect of Mass Communication. The Free Press, New York.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leknas –LIPI,2002. Beberapa Segi Perkembangan Sejarah Pers di Indonesia. Penerbit Buku Kompas, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;McQuail, Denis, 1996. Teori Komunikasi Massa, edisi kedua, penerbit Erlangga, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencher, Melvin, 1984. News Reporting and writing. Wm C Brown Publishers, College Collection, USA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muis, A,1996. Kontroversi sekitar Kebebasan Pers; Bungai Rampai Masalah Komunikasi, Jurnalistik, Etika, dan Hukum Pers. PT Mario Grafika, Jakarta.&lt;br /&gt;---------, 1999. Jurnalistik Hukum Komunikasi Massa, PT Dharu Anuttama, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------, 2000. Titian Jalan Demokrasi. Penerbit Harian Kompas, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------, 2001. Indonesia di Era Dunia Maya. PT Remaja Rosdakarya, Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandjaitan, Hinca IP dkk, 2005. Membangun Cyberspace Indonesia yang Demokratis. IMLPC, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potter, Deborah, 2006. Buku Pegangan Jurnalisme Independen. Biro Program Informasi Internasional Departemen Luar Negeri A.S.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahayu, 2006. Menyingkap Profesionalisme, Kinerja Suratkabar di Indonesia. Pusat kajian media dan budaya populer, Dewan Pers, dan Depkominfo, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riffe, Stephen Lacy, dan Frederick G. Fico, 2005. Analysing Media Message. Lawrence Erlbaum Associates Publisher. Mahwah, New Jersey, London.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rivers, William L, Jay W Jensen dan Theodore Peterson, 2004. Media Massa dan Masyarakat Modern, edisi Kedua, Kencana, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siahaan, Hotman M, dkk,  2001. Pers Yang Gamang; Studi Pemberitaan Jajak Pendapat Timor Timur, LsPs, ISAI, USAID, Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobur, Alex, 2001. Analisa Teks Media. PT Remaja Rosdakarya, Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stokes, Jane, 2006. How To Do Media and Cultural Studies. PT Bentang Pustaka, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudibyo, Agus, dkk, 2001. Kabar –kabar Kebencian, Prasangka Agama di Media Massa. ISAI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thompson, John B, 1990. Critical Social Theory In The Era of Mass Communication. Standford University Press, California.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oetama, Jacob, 2001. Suara Nurani, Tajuk Rencana Pilihan 1991 -2001. Penerbit Buku Kompas, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William, Frederick, 1992. The New Communication, Third Edition. Wadsworth publishing Company, California.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media Impact, An Introduction to Mass media, 1995. Wadsworth publishing company.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Jurnal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genda, Silahuddin, 2006. Analisis Isi Berita, Tajuk Rencana, dan Feature Kerusuhan Ambon di Harian Fajar dan Pedoman Rakyat. Tesis Pascasarjana Unhas, Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gulati, Girish J, 2007. Media Representation Of Human Trafficking  In Three  Liberal Media Systems. Bentley College International Studies Department, Waltham, MA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyon dan Tim Marjoribanks, 2007. Transforming Media Markets: The Cases of Malaysia and Singapore. Australian Journal of Emerging Technologies and Society Vol 5, No 2, Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Dokumen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A Muis,1998. Kolom: Internet dan Tantangan Kebebasan Pers. Majalah Tempo edisi 45/02 - 10/Jan/1998, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel Harian Kompas, 3 Oktober 1999. Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel, Grant E, August, 2007 Communication Technology Update&lt;br /&gt;Free Expression in Asian Cyberspace. The Southeast Asian Press Alliance and The Philippine Centre for Investigative Journalism, Open Society Institute; SLD –ANN printing services, inc Manila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUU Perdagangan Orang Disahkan, Korban dapat ganti rugi. Berita Harian Suara Merdeka, 21 Maret 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan Penyelenggaraan Hak Asasi Manusia Negara –negara -2006. 8 Maret 2006. Biro Demokrasi, Hak Asasi dan Pekerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Handout ICMC Workshop, Oktober 2008. Workshop Human Trafficking, Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan untuk Eksploitasi Seksual Alola Foundation, 2004. Cathleen caron (tim penilai kebutuhan anti trafficking)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protokol PBB unutk mencegah, menekan, dan menghukum trafficking orang, khususnya perempuan dan anak –anak.2000. Suplemen Konvensi PBB mengenai kejahatan transnasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Internet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.Allacademic.com, download Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.antaranews.com, download 14 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.BBCIndonesia.com, download Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.detik.com, download 20 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.depkumham.go.id, download 20 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.google.com, download 2007 -2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.kompas.com, download 20 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.Seapa.com, download Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.stoptrafiking.or.id, download 14 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.thailandguru.com, download 14 Maret 2007 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;situs KBRI –Kuala Lumpur, download 14 Maret 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-4581364732906157667?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/4581364732906157667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=4581364732906157667' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/4581364732906157667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/4581364732906157667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/daftar-pustaka.html' title='daftar pustaka'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-5782620549476474100</id><published>2009-11-05T22:46:00.001-08:00</published><updated>2009-11-05T22:46:47.462-08:00</updated><title type='text'>Abstrak</title><content type='html'>ABSTRAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A Fauziah Astrid. Pemberitaan Human Trafficking (Perdagangan Manusia) dalam Surat Kabar Elektronik di Lima Negara ASEAN (Dibimbing oleh Mappa Nasrun dan Hafied Cangara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberian porsi terhadap masalah human trafficking di Asean pada surat kabar elektronik di lima negara Asean, perhatian media online terhadap masalah human trafficking di lima negara Asean, dan peranan media di lima negara Asean terhadap masalah Human Trafficking.&lt;br /&gt;Penelitian ini dilakukan melalui media online yang ada di lima negara Asean selama lebih dari tiga bulan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif analisis isi dan wacana sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif analitis dari hasil analisis isi dan studi pustaka. Teknik pemilihan informasi menggunakan teknik sampling pada media dalam kurun waktu Juli –Desember 2006 yang ditetapkan dan diseleksi berdasarkan kriteria tertentu yang dibuat berdasarkan tujuan penelitian.&lt;br /&gt;Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) porsi informasi yang diberikan media online di tiap negara Asean, ternyata jauh lebih besar diberikan oleh TJP dibandingkan dengan media lainnya, bahkan MST memberikan porsi yang paling sedikit , 2) Perhatian media online terhadap masalah human trafficking, juga lebih besar diberikan oleh TJP walaupun untuk beberapa hal ada pengecualian, 3) Peranan media online terhadap masalah human trafficking ini terkait pada porsi dan perhatian serta sistem pers yang mereka anut. Secara umum, TJP lebih banyak menjalankan fungsi dan peranannya sebagai sosial kontrol dan agen perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Kunci: Berita, Perdagangan Manusia, Suratkabar Elektronik, negara –negara ASEAN, Analisis Wacana, Analisis Isi, Teori Pers, Teori Agenda Setting.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-5782620549476474100?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/5782620549476474100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=5782620549476474100' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5782620549476474100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5782620549476474100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/abstrak.html' title='Abstrak'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-6918680173150554682</id><published>2009-11-05T22:41:00.000-08:00</published><updated>2009-11-05T22:46:00.482-08:00</updated><title type='text'>PEMBERITAAN HUMAN TRAFFICKING (PERDAGANGAN MANUSIA) DALAM SURAT KABAR ELEKTRONIK DI LIMA NEGARA ASEAN</title><content type='html'>PRAKATA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahi Rahmaanir Rahiim,&lt;br /&gt;Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillahi Rabbil Alamin. Akhirnya selesai juga kerja keras demi gelar Magister pada program magister ini. Semoga kesia –siaan tak terdapat pada proses perjalanan beberapa tahun di pascasarjana Universitas Hasanuddin.&lt;br /&gt;Puji syukur pula atas kehadirat Allah swt yang telah meniupkan ruh dan membagi nafs pada kesempurnaan ragawi ini. Tanpanya, tak ada makhluk yang hidup di muka bumi ini. Tak lupa salam dan salawat terkirim untuk Rasulullah SAW beserta keluarga dan para sahabatnya.&lt;br /&gt;Dalam karya yang dinamakan tesis ini, penulis berupaya mengangkat satu tema sosial yang sampai hari ini masih saja menghantui negara kita dan negara ASEAN secara umum. Gagasan yang melatarbelakangi permasalahan ini diilhami dari keinginan melihat bagaimana media mengcover masalah kejahatan transnasional seperti perdagangan manusia yang sampai hari ini, walaupun telah ada undang –undang yang mengaturnya tetap saja masih menjadi kendala yang besar. Media selalu dianggap sebagai jembatan informasi dan salah satu alat solusi dari suatu peristiwa yang terjadi sehingga diketahui banyak orang. Namun tidak sedikit yang menilai kalau media sering tidak proporsional dan tidak netral. Apalagi, media Asean, walaupun secara teori mereka menganut sistem pers bebas bertanggung jawab, toh pemerintah masing –masing negara masih berlaku otoriter terhadap pemberitaan yang dianggap bisa merugikan dan memperburuk nama negaranya. Namun, akan lebih sahih dan ilmiah jika semua hipotesa di atas mampu dibuktikan secara ilmiah. Untuk itulah penelitian yang seperti penulis buat ini ada.&lt;br /&gt;Banyak kendala yang dihadapi penulis dalam penyusunan tesis ini, namun berkat bantuan berbagai pihak, tesis ini alhamdulillah dapat selesai. Pada kesempatan ini, penulis secara tulus ingin mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada:&lt;br /&gt;1. Direktur Program Pascasarjana, Prof .Dr. dr. Razak Thaha, M.Sc. beserta segenap jajarannya atas layanan maksimal yang telah diberikan selama mengikuti proses perkuliahan sampai akhir.&lt;br /&gt;2. Dr Andi Alimuddin Unde, Msi selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi PPs Unhas, dan tim penguji, atas dukungannya untuk segera menyelesaikan tesis ini.&lt;br /&gt;3. Bapak Prof Dr Mappa Nasrun, MA, sebagai Ketua Konsultan dan ketua Tim Penguji, yang telah mau meluangkan waktunya untuk penulis dalam penyusunan isi tesis secara baik.&lt;br /&gt;4. Bapak Prof Dr Hafied Cangara, MSc, sebagai konsultan dan tim penguji, atas bantuannya kepada penulis untuk merumuskan judul tesis yang tepat, koreksi konstruktif terhadap penyempurnaan tesis ini.&lt;br /&gt;5. Para tim penguji yang lainnya, Dr Jeanny Maria Fatimah, Msi dan Prof Nurul Ilmi Idrus, Ph.D atas waktu dan masukannya untuk tesis ini.&lt;br /&gt;6. Bapak Dr Mansyur Semma, Msi  (alm) dan Drs AR Bulaeng MS (alm) atas semangat hidupnya dan dorongan kepada penulis. Semasa hidupnya, beliau berdua selalu menyemangati penulis dengan rajin bertanya mengenai perkembangan tesis penulis.&lt;br /&gt;7. Para Dosen Komunikasi Unhas yang membantu penulis memberikan motivasi dan tak bosan bertanya akan proses tesis penulis; Bapak Drs Mursalim Msi,  Drs Muh Farid Emsil Msi, Drs Eddy Soedjono MA, Dr Iqbal Sultan MSi, Alam Febry Sonny Ssos Msi, Dr Muh Akbar MSi, Muliadi Mau MSi, Drs Aswar Hasan MSi, Syamsuddin Azis Phd, Andi Subhan Amir Msi, Drs Abd Gaffar Msi, DR Hasrullah MA, dan Drs Sudirman Karnay, Msi.&lt;br /&gt;8. Bapak Dr S. Sinansari Ecip (KPI) dan Om Abdullah Alamudi (Dewan Pers) yang selalu meluangkan waktunya yang sangat terbatas untuk memberi masukan kepada penulis baik diminta ataupun tidak.  &lt;br /&gt;9. Kanda A Hajramurni Ssos dan Pak Endy Bayuni dari the jakartapost dan Pak Bob Iskandar dari CAJ atas waktunya untuk bersedia diwawancarai. Dato’ Kemala dan Mazlan Ismail (Malaysia) atas koneksinya ke NST.com.my.  Harwan, Emma, K Nasri dan K Riza untuk kesediaan waktunya menjadi koder dan bantuan lainnya. AndiEmil Imamah atas kiriman bukunya.&lt;br /&gt;10. Keluarga yang memberi support materi dan moril: Ayahanda H Zainal Abidin, Ibunda A Dian Inria SH, (Alm) Andi Muis –yang dari awal menyuruh penulis mengambil S2, (Alm) Yona A Muis, A Yasser Aulia, A Tenri Sanna, dan A Syifa Azzahra.&lt;br /&gt;11. Rekan –rekan mahasiswa angkatan 2005 program studi Ilmu Komunikasi Unhas (spesial buat K Akki), dan juga beberapa senior; Rayudaswati Budi, Citra Rosalyn Anwar, Silahuddin Genda. Terima kasih atas doa dan dukungannya baik materil maupun moril.&lt;br /&gt;12. Peoples around me, yang selalu hadir pada masa sulit dan tidak sulit penulis. Rifa, Suker, Kunil, Innang, Sipit, Peyong, terimakasih sudah menjadi teman sejati yang selalu ada pada saat penulis butuh maupun tidak.&lt;br /&gt;13. Teman –teman, senior, dan junior yang ada di  organisasi dan tempat singgah penulis; AJI Makassar, PK Identitas UH, dan KOSMIK UH. Dan teman –teman media yang ada di Makassar.&lt;br /&gt;14. Semua  pihak yang tidak sempat (maaf ) disebutkan namanya satu per satu di sini, tanpa mengurangi rasa hormat, penulis haturkan banyak terima kasih atas dukungannya baik langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;Tak ada gading yang tak retak. Tak ada manusia yang luput dari kesalahan. Untuk itu, saran dan kritik, tetap penulis harapkan untuk lebih memaksimalkan hasil tesis ini. Terima kasih, semoga tesisi ini memberi manfaat bagi semua pihak.&lt;br /&gt;         Makassar, September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Fauziah Astrid&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-6918680173150554682?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/6918680173150554682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=6918680173150554682' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6918680173150554682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6918680173150554682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/11/pemberitaan-human-trafficking.html' title='PEMBERITAAN HUMAN TRAFFICKING (PERDAGANGAN MANUSIA) DALAM SURAT KABAR ELEKTRONIK DI LIMA NEGARA ASEAN'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-8440992601947147171</id><published>2009-05-19T02:10:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T02:16:22.112-07:00</updated><title type='text'>Reguklah Manisnya Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/ShJ42vgDhgI/AAAAAAAAACw/dOa1ID0BMc4/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 101px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/ShJ42vgDhgI/AAAAAAAAACw/dOa1ID0BMc4/s200/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337461390246643202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(dicomot dari majalah Masa)&lt;br /&gt;Tahukah Anda rahasia bercinta penuh gairah? Jawabnya, jangan pernah lupa membangun suasana romantis. Beginilah panduannya agar Anda bisa mereguk manisnya cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengibaratkan, cinta itu seperti orang membuat secangkir kopi. Bila terlalu banyak memberi gula, maka nikmatnya aroma kopi pun jadi hilang. Namun, bila terlalu sedikit gula, yang terasa pun cuma kopi pahit. So, when you get married, sebenarnya Anda bisa dengan bebas menambahkan ‘gula’ pada romantisme cinta berdua. Caranya bisa sangat mudah, mulai dari memanggil nama kecilnya kala sedang memadu asmara hingga menyiapkan ruang tidur nan nyaman. Bacalah artikel ini dan silakan memilih cara yang paling pas manisnya untuk mempermanis jalinan cinta berdua. How sweet can you go?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Kiat Mempermanis Cinta &lt;br /&gt;Pilihan Baju Dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Terlalu Manis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piyama warna pink berdetail ruffle&lt;br /&gt; Pas Manisnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tank top pink dari bahan sutera&lt;br /&gt; Kurang Manis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catsuit merah dari bahan karet&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suasana Kamar Tidur Anda&lt;br /&gt; Dominan warna krem,ungu; pakai  kelambu,bahan lace&lt;br /&gt; Bantal empuk, sprei putih dan lilin wangi&lt;br /&gt; Poster bergambar seronok, seperangkat borgol&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Cara Anda Mencium si dia&lt;br /&gt; Kecupan lembut di kelopak matanya&lt;br /&gt; Ciuman hangat di bibir dan mengulum lembut lidahnya&lt;br /&gt; Kecupan selintas kilas persis gaya ciuman remaja&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Cara Anda Membelai si dia&lt;br /&gt; Mengelus rambut di kepalanya&lt;br /&gt; Membelai seputar panggul si dia&lt;br /&gt; Memijat keras-keras punggungnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alat Bantu Bercinta (Sex Toy)&lt;br /&gt; Kondom dengan rasa strawberry&lt;br /&gt; Video X-rated untuk berfantasi&lt;br /&gt; Mr. Happy buatan sebesar ketimun&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fantasi Bercinta&lt;br /&gt; “Pura-puranya, kita berdua terluka di medan perang…”&lt;br /&gt; “Alkisah kita langsung jatuh cinta pada jumpa pertama .”&lt;br /&gt; “Ceritanya kamu jadi kuda, dan saya penunggangnya.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Titik Termanis Di Tubuh Si Dia &lt;br /&gt;· Bibirnya&lt;br /&gt;· Lehernya, tepat di bawah telinga&lt;br /&gt;· Dada bidangnya, tempat Anda istirahat menyandarkan kepala, usai bercinta&lt;br /&gt;· Putting susunya&lt;br /&gt;· Pusarnya, tepat di atas rambut-rambut halus area intimnya&lt;br /&gt;· “Topi” si Mr. Happy&lt;br /&gt;· Testikelnya, apalagi saat dia sedang mandi&lt;br /&gt;· Ujung jari-jemarinya&lt;br /&gt;· Ibu jari tangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Makanan Pembangkit Gairah (Aphrodisiac) Termanis &lt;br /&gt;1. Chocolate. Tak hanya dalam bentuk permen tapi minum coklat hangat dijamin bisa mengisi penuh libido si dia. &lt;br /&gt;2. Pine Nuts. Banyak orang percaya keampuhan aphrodisiac yang satu ini. Campurkan saja biji pohon cemara ini dengan madu dan kacang almond, atau masukkan dalam adonan kue. &lt;br /&gt;3. Quince. Anda bisa menyantap buah segarnya atau yang sudah dikeringkan. &lt;br /&gt;4. Permen Loly. Makanlah berdua bergantian. Getar cinta pun terbangun! &lt;br /&gt;5. Cognac. &lt;br /&gt;6. Kenari. Bangsa Roma menganggapnya sebagai simbol kesuburan, maka mereka biasa menyambut pengantin baru dengan melemparkan kenari, bukan beras. &lt;br /&gt;7. Permen coklat M&amp;M warna hijau &lt;br /&gt;8. Hiasan bunga dari icing sugar. Bila Anda tak ‘tega’ memakannya, letakkan saja hiasan bunga yang sering dipakai pada kue tart ini di atas meja samping tempat tidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Kalimat Klise Termanis &lt;br /&gt;·  “I love you more everyday.”  &lt;br /&gt;·  You’re the best lover in the world.”  &lt;br /&gt;·  “You look so sexy.” (Terasa lebih manis, bila si dia memang tidak berusaha tampil seksi di depan Anda)  &lt;br /&gt;·  “Now it’s your turn.”  &lt;br /&gt;·  “Hold me.”  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7  Cara Mempermanis  Bibir   &lt;br /&gt;1. Beri dia butterfly kisses: yaitu ciuman ringan secepat kilat dengan ujung lidah Anda. Bayangkan saja, Anda sedang menyentuh bagian paling sensitif dari tubuhnya dengan sayap kupu-kupu. Setelah dia penasaran, baru beri dia ciuman panjang memabukkan.  &lt;br /&gt;2. Bergantian bibir. Anda menstimulasi dia cuma dengan bibir. Lalu minta dia ganti menstimulasi Anda, juga dengan bibir saja. &lt;br /&gt;3. Buka bajunya dengan barisan gigi Anda. Tentu saja,  kita tak pernah bisa dengan tuntas menyelesaikannya. Tapi cobalah, soalnya momen ini sangat fun! &lt;br /&gt;4. Hisap jari jemarinya atau ibu jari tangannya, kala dia sedang sibuk mengeksplorasi area Mrs. Cheerful Anda. &lt;br /&gt;5. Menangis, mendesah atau menjeritlah kala Anda mencapai orgasme. Soalnya, berefek membangkitkan ego si dia dan tentu saja membuat orgasme lebih intens. &lt;br /&gt;6. Nyanyikan dia sebuah lagu cinta atau lagu lembut yang meninabobokkan si dia. &lt;br /&gt;7. Eksplorasilah Mr. Happy dengan bibir Anda. Beri dia ciuman, hisapan bahkan sedikit gigitan manja pada bagian tubuh paling sensitif miliknya itu. Dijamin,  dia tergila-gila pada Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Rahasia Seks Termanis &lt;br /&gt;1. “Jika salah satu dari kami sampai di rumah lebih dulu, maka dia harus menyiapkan makan malam super romantis bagi pasangannya. Hal ini membuat kami berdua tambah sayang, tambah mesra.” &lt;br /&gt;2. “Saya punya buku kumpulan gambar diri saya sendiri tanpa busana untuk sang suami. Sejak itu, dia tak pernah lagi tertarik lihat majalah Playboy. Kini, sebelum bercinta, dia sempatkan diri lebih dulu melihat gambar-gambar syurrr… milik saya.” &lt;br /&gt;3. “Bagi kami, semakin sering bersentuhan tentu saja semakin asyik. Itu sebabnya, kadang kami sengaja tidur berdua tanpa busana. Lalu, sengaja maupun tidak disengaja kulit kami pun saling bersentuhan, bergesekan. Dan akhirnya… Anda pasti tahu kelanjutannya, bukan?” &lt;br /&gt;4. “Saya sering menulis memo berisi kalimat cinta di pintu lemari bajunya. Lalu saya beri tanda ciuman bibir dengan lipstick.” &lt;br /&gt;5. “Saat bercinta, dia selalu memastikan bahwa saya sudah terpuaskan lebih dulu. Bila tidak, dia terus bertahan memperpanjang acara bercinta.” &lt;br /&gt;6. “Ketika dia sedang tidur siang di hari Minggu, (khususnya saat anak kami masih tidur)  perlahan-lahan saya akan mengelus punggungnya.  Itu tandanya, kami siap memadu kasih. Beginilah cara kami menghabiskan akhir minggu penuh arti.”  &lt;br /&gt;7. “Cobalah stimulasi Mr. Happy-nya dengan mengoleskan whipped cream atau ice cream. Dijamin, Anda pasti suka!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Cara Termanis Untuk Memperlama Orgasme &lt;br /&gt;1. Lakukan gerakan Kegel. Kencangkan otot-otot vagina saat Anda sedang bercinta. &lt;br /&gt;2. Bantu dia saat penetrasi. Menurut Jennifer Berman, M.D. dan Laura Berman, Ph.D., penulis For Women Only, Anda bisa meraih great orgasm dengan cara berbaringlah lalu angkat dan letakkan kaki Anda di bahunya. Si dia pun bisa masuk dan menjelajah lebih dalam lagi. &lt;br /&gt;3. Beri dia pijatan pada Mr. Happy-nya, begitu pula dia memijat area Mrs. Cheerful Anda. Teknik detailnya bisa Anda lihat di www.improvingsex.com &lt;br /&gt;4. Pijat sendiri daerah di seputar selangkangan, pusar dan paha Anda kala berpacu menuju orgasme. Cara ini bisa memperpanjang getar sensasi pada tubuh Anda.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Cara Termanis Agar Dia Mendengar &lt;br /&gt;1. Ceritakan sebuah rahasia. Sobat saya, Nina, sebelum bercinta dengan suaminya, sering cerita tentang rahasia yang selama ini disimpannya. Rahasia itu kadang cuma guyonan atau cerita lucu yang pernah didengarnya. Namun, justru yang macam ini menambah keintiman mereka. &lt;br /&gt;2. Berbisiklah di telinga kirinya. Kata-kata Anda akan lebih terdengar bila dibisikkan di telinga kiri si dia, begitulah hasil penelitian Teow-Chong Sim, profesor psikologi Sam Houston State University di Huntsville, Texas. Telinga kiri juga lebih baik saat mendengarkan musik. &lt;br /&gt;3. Kala berbicara sentuhlah dia. Anda bisa melakukannya dengan menyentuh lembut tangan atau pundaknya. &lt;br /&gt;4. Pujilah sikapnya. Jangan ragu untuk sering memuji sikapnya yang manis pada Anda. Walaupun si dia cuma membuatkan secangkir teh untuk Anda, katakan saja, “You are so sweet…” &lt;br /&gt;5. Ungkapkan hal paling buruk sekalipun dengan cara yang manis. Bahkan bila perlu sisipkan sedikit humor. Menurut studi dari University of Washington, Seattle, lelaki lebih mudah ditaklukkan dengan gaya bicara lemah lembut. Dan menurut Dacher Keltner, profesor psikologi dari University of California, Berkeley, bila mendengar suara lemah lembut pria lebih mudah terangsang daripada wanita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-8440992601947147171?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/8440992601947147171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=8440992601947147171' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8440992601947147171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8440992601947147171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/05/reguklah-manisnya-cinta.html' title='Reguklah Manisnya Cinta'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/ShJ42vgDhgI/AAAAAAAAACw/dOa1ID0BMc4/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-1424074820779869566</id><published>2009-05-19T02:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T02:09:50.062-07:00</updated><title type='text'>7 Langkah Betah di Kantor (I)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/ShJ3THC0JcI/AAAAAAAAACo/LFxKSt5AFzg/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 121px; height: 92px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/ShJ3THC0JcI/AAAAAAAAACo/LFxKSt5AFzg/s200/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337459678579533250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(dicomot lagi dari majalah Masa) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak usah dendam bila atasan kita nggak hafal nama kita, dan suka &lt;br /&gt;tertukar mengenali nama kita dengan rekan yang lain. Ada, kok, beberapa &lt;br /&gt;strategi yang bisa membuat kita mendapat dukungan dari rekan, sekaligus &lt;br /&gt;diakui kemampuan kita oleh atasan. Daripada nimbun dendam, kan.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan Ragu Sumbangkan Ide &lt;br /&gt;Jangan bersikap pasrah atau berpikir, "Semau perusahaan saja, saya, &lt;br /&gt;kan, hanya pelaksana." Bersiaplah dengan ide-ide kreatif, dan kemukakan di &lt;br /&gt;saat yang tepat. Mengemukakan ide menunjukkan bahwa kita kreatif dan &lt;br /&gt;mampu memberi sumbangan bermanfaat pada kelompok. Tapi, sebelum &lt;br /&gt;melontarkan ide dan bersikap seakan-akan ide itu sangat orisinal dan brilian, &lt;br /&gt;tanya dulu pada rekan-rekan, apakah ide semacam itu pernah didiskusikan &lt;br /&gt;bersama atau belum. &lt;br /&gt;Bila pernah, beri 'sentuhan' baru. Bila benar-benar orisinal dan gres, &lt;br /&gt;timbang-timbang dulu kalau-kalau ide itu bisa terlaksana. Misalnya, &lt;br /&gt;berapa besar biaya yang perlu dikerahkan untuk melaksanakan ide tersebut. &lt;br /&gt;Bila semuanya oke, sampaikan ide tersebut dalam rapat atau tulis &lt;br /&gt;sebagai memo untuk atasan kita. Dengan demikian, dia akan mengenali kita &lt;br /&gt;sebagai salah satu staf yang kreatif, inovatif dan patut diperhatikan &lt;br /&gt;'keberadaannya'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Prestasi, Prestasi! &lt;br /&gt;Bila kita selalu berusaha mencapai prestasi (yang baik, dong...), hal &lt;br /&gt;ini akan menunjukkan pada para atasan betapa seriusnya kerja kita. Kita &lt;br /&gt;juga maju selangkah dalam 'antrean' menuju promosi. Ambil waktu sejenak &lt;br /&gt;memikirkan beberapa cara untuk menampilkan sisi terbaik dari diri kita. &lt;br /&gt;Tunjukkan bahwa kita mampu berprestasi melampaui harapan mereka &lt;br /&gt;terhadap diri kita. Contohnya, nih, bila kita diminta mengemukakan lima cara &lt;br /&gt;untuk memperbaiki sistem komunikasi internal kantor, berikan 10 cara. &lt;br /&gt;Atau, secara sukarela, mintalah izin menuntaskan suatu proyek yang &lt;br /&gt;penting tapi melelahkan, yang biasanya dihindari orang lain. &lt;br /&gt;======================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Langkah Betah di Kantor (II) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada lagi langkah-langkah yang bisa kita lakukan biar makin betah &lt;br /&gt;di kantor. Asyik....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Akui Kesalahan &lt;br /&gt;Manusiawi, kok, bila kita tergoda untuk tidak mengakui kesalahan. Tapi, &lt;br /&gt;menunjukkan bahwa kita kurang produktif dan kurang profesional, sih, &lt;br /&gt;sebaiknya nggak sering-sering dilakukan. Terimalah tanggung jawab atas &lt;br /&gt;kesalahan yang terjadi—meski kita nggak sengaja melakukannya—dengan cara &lt;br /&gt;minta maaf pada pihak-pihak yang dirugikan. Telusuri kembali langkah &lt;br /&gt;kita agar tidak mengulang kesalahan yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Belajar dari Pengalaman &lt;br /&gt;Misalnya, nih, kita lupa melakukan salah satu langkah penting sesuai &lt;br /&gt;prosedur yang berlaku. Catatlah langkah-langkah itu dalam agenda kita &lt;br /&gt;agar tidak lupa lagi di lain waktu. Sebagai suatu peraturan tak tertulis, &lt;br /&gt;selalu minta petunjuk yang jelas dari atasan kita. Sebaliknya, beri &lt;br /&gt;juga petunjuk yang jelas pada bawahan kita. &lt;br /&gt;Jangan lupa berkaca pada pengalaman yang telah lalu. Nggak hanya &lt;br /&gt;pengalaman kita, tapi juga pengalaman rekan kerja lain, yang mungkin dapat &lt;br /&gt;berguna sebagai masukan bagi perkembangan karier kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Cepat Tanggap Terhadap Masalah &lt;br /&gt;Bila kita sudah sekian tahun bekerja, atau bahkan sudah menjadi atasan, &lt;br /&gt;kita akan tahu bahwa di perusahaan ada dua jenis karyawan. Satu, si &lt;br /&gt;trouble maker, yaitu orang yang hampir selalu datang dengan problem. Dua, &lt;br /&gt;si problem solver, yaitu dia yang selalu cepat tanggap menyelesaikan &lt;br /&gt;masalah. &lt;br /&gt;Untuk menjadi tipe nomor dua, beritahu atasan bila kita melihat adanya &lt;br /&gt;kesalahan yang berarti (dan berpotensi menjadi gawat) dalam suatu jasa &lt;br /&gt;atau produk yang dikeluarkan perusahaan. Demikian pula bila kita &lt;br /&gt;melihat kesempatan atau celah untuk memperbaiki suatu sistem. Kemampuan kita &lt;br /&gt;bisa dipamerin, reputasi kita sebagai problem solver pun terangkat. &lt;br /&gt;Asyik, nggak? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=========================&lt;br /&gt;7 Langkah Betah di Kantor (III) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau dua langkah ini sudah dilakukan, selamat menikmati hasilnya.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Minta Umpan Balik &lt;br /&gt;Mintalah atasan kita untuk memberi umpan balik tentang prestasi kita &lt;br /&gt;selama setengah tahun. Bila dia bersedia, dan waktu pertemuan telah &lt;br /&gt;ditentukan, bersiaplah membeberkan semua pekerjaan dan proyek yang tengah &lt;br /&gt;kita garap. Tanyakan pendapatnya tentang kelemahan-kelemahan kita. &lt;br /&gt;Sesudahnya, cobalah sedapat mungkin untuk mengatasinya. Bila atasan &lt;br /&gt;kita tidak dapat mengevaluasi pekerjaan kita secara langsung, mintalah dia &lt;br /&gt;menyatakan dua kekuatan dan dua kelemahan kita yang perlu diperbaiki. &lt;br /&gt;Selain itu, kita sendiri juga menentukan target pribadi. Contohnya, &lt;br /&gt;mengharuskan diri sendiri mendapat sekian klien baru dalam jangka waktu &lt;br /&gt;tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ikut Memajukan Perusahaan &lt;br /&gt;Sumbangkan saran, pikiran dan tenaga kita demi kemajuan perusahaan di &lt;br /&gt;masa mendatang. Kita perlu menyadari bahwa karyawan tidak hanya dihargai &lt;br /&gt;melalui prestasi perorangannya, tetapi juga dari kontribusi yang &lt;br /&gt;diberikannya kepada perusahaan. Dengan memberi andil pada pertumbuhan dan &lt;br /&gt;kesuksesan perusahaan, dijamin, deh, kita akan mendapat perhatian dari &lt;br /&gt;banyak atasan, bukan hanya atasan langsung kita sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah begini, sih, siapa yang nggak bakal betah di kantor!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-1424074820779869566?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/1424074820779869566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=1424074820779869566' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1424074820779869566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1424074820779869566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/05/7-langkah-betah-di-kantor-i.html' title='7 Langkah Betah di Kantor (I)'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/ShJ3THC0JcI/AAAAAAAAACo/LFxKSt5AFzg/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-5165939516115043432</id><published>2009-01-12T00:47:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T00:52:07.154-08:00</updated><title type='text'>Daftar Dosa Para Pria</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/SWsEjBDTncI/AAAAAAAAACg/DRyBR9OoHaQ/s1600-h/pria.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 123px; height: 123px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/SWsEjBDTncI/AAAAAAAAACg/DRyBR9OoHaQ/s200/pria.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290327186901016002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(dicomot lagi dari bahan majalah masa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah seharian bekerja dikantor, biasanya saat pulang ke rumah, kita berbasa-basi dengan pasangan (baik yang sudah tinggal bareng or lewat telepon) mengenai hari yang baru kita lalui. Tapi jika giliran si wanita yang berbicara, tanggapan dari kaum pria tidak lebih dari mengiyakan apa yang dibicarakan wanita sambil sibuk menonton televisi atau melakukan hal lainnya. Meskipun mungkin tidak semua pria melakukan hal ini, masih banyak orang yang masih melakukan hal ini, ini termasuk aneh. Di bawah ini ada beberapa 'daftar dosa' yang banyak dilakukan pria dalam hubungannya ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. The orifice phenomenon &lt;br /&gt;Anda berdahak, kentut, meludah….Kebiasaan ini tidaklah diterima ! Jika wanita berjalan sambil meludah dan melakukan hal-hal di atas, anda juga jadi menjauh kan ? Sebelum melakukan hal-hal di atas, carilah kamar kecil dulu ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Adjusting the privates. &lt;br /&gt;Ini tentang bagian-bagian tubuh anda yang tidak dapat anda jauhkan. Hai, mereka tidak akan pergi ke mana-mana kok, jadi jangan kuatir. Dan jika anda harus menggaruk, lakukan dengan sembunyi-sembunyi. Wanita juga menghadapi masalah yang sama kok, tapi anda tidak melihat mereka melakukannya di depan umum kan ? Sekali lagi, gunakan kamar mandi… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dengarkan…saat anda menginginkannya. &lt;br /&gt;Apakah ada sesuatu dalam otak anda yang bertindak seperti filter ? Hanya menyaring perhatian anda pada kata-kata menarik yang muncul, seperti makanan atau seks atau sesuatu yang berhubungan dengan anda ? Mungkin wanita bisa jadi cerewet dan sangat bising serta bicara terus-menerus mengenai hal ini dan itu. Tapi pria memiliki kemampuan untuk memilih apa yang mereka dengar dalam suatu pembicaraan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tuning Out. &lt;br /&gt;Ini yang menarik, karena bisa saja tiba-tiba kaum pria begitu terfokus pada sesuatu hal sehingga di luar hal yang terdapat dikepala anda tampak menjadi tidak penting. Sementara untuk para wanita, paling tidak ada sepuluh permasalahan yang bermain-main di kepalanya tiap saat. Sangatlah frustasi bagi seorang wanita melihat anda bisa begitu saja pergi ke dunia mimpi dan acuh saja terhadap hal-hal di sekeliling anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Leaving a trail. &lt;br /&gt;Pria memiliki kecenderungan untuk meninggalkan jejak di sana-sini, mulai saat ia mandi, menyiapkan makanan, membersihkan rumah atau mengerjakan suatu proyek. Hal ini membuat para wanita tahu dimana anda berada dan sedang melakukan apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Clippings and Shavings. &lt;br /&gt;Jika anda masuk ke kamar mandi dan menemukan bekas (maaf) pembalut wanita dan rambut ketiak yang berserakan, anda pasti menganggap hal ini sangat menganggu. Nah, seringkali inilah yang terjadi pada pria, bekas jenggot atau kumis yang masih ada di lantai kamar mandi atau bekas potongan kuku yang tertinggal di lantai. Ini bukan hanya tidak menyenangkan tapi juga sangat menganggu, maka jangan lupa untuk selalu membersihkan bekas-bekas itu ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Unobservant, plainly stated. &lt;br /&gt;Satu lagi hal yang juga selalu dilakukan pria adalah bersikap acuh. Tidak terlalu penting kan untuk menyadari kalau sang kekasih mengenakan parfum baru atau ada aksesoris rumah baru ? Wah, ini salah. Karena justru detail-detail tersebutlah yang membuat hidup ini lebih menyenangkan. Jadi lihatlah sekeliling anda, lihatlah hal-hal yang tidak signifikan. Ini mungkin ini merupakan investasi yang cukup penting pada wanita yang anda cintai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. The "I'm sick, take care of me" syndrome. &lt;br /&gt;Tampaknya sebagian besar pria cenderung jadi bayi kembali saat mereka sakit. Mereka mengerang, mengeluh dan tampaknya tak satu hal pun yang benar. Mungkin pasangan anda tidak mengeluh dalam merawat anda, tapi daripada selalu mengeluh, mengapa tidak coba menghargai apa yang sudah ia lakukan untuk anda ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. The Wandering eye. &lt;br /&gt;Ada beberapa laki-laki yang memiliki mata 'jelalatan' dan biasanya melihat wanita lain cukup lama sehingga pasangan mereka tidak memergokinya. Lalu ada jenis laki-laki lain, yaitu mereka yang bersiul begitu saja pada wanita yang berjalan di depannya. Tapi kebanyakan pria berusaha untuk menjadi taktis saat melirik, hanya saja mereka tampaknya tidak berhasil menghilangkan kebiasaan 'belanja' ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hei, wanita juga mungkin melakukan hal-hal yang menyebalkan juga, tapi inilah yang dirasakan kaum wanita akan kebiasaan-kebiasaan anda. Mungkin bisa membantu jika anda tahu apa pandangan dari lawan jenis anda akan hal-hal tersebut. Lagipula, pria dan wanita itu diciptakan berbeda dengan maksud saling melengkapi kan ?.*****&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-5165939516115043432?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/5165939516115043432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=5165939516115043432' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5165939516115043432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5165939516115043432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/01/daftar-dosa-para-pria.html' title='Daftar Dosa Para Pria'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/SWsEjBDTncI/AAAAAAAAACg/DRyBR9OoHaQ/s72-c/pria.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-5032227061746104299</id><published>2009-01-05T04:31:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T00:20:48.965-08:00</updated><title type='text'>tips naik bajaj</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/SWr9SYLA0DI/AAAAAAAAACY/YSGGXM6ItKw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 107px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/SWr9SYLA0DI/AAAAAAAAACY/YSGGXM6ItKw/s200/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290319204468183090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(dicomot dari bahan majalah masa)&lt;br /&gt;TIPS NAIK BAJAJ&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 1. Jangan tersenyum manis saat menyetop bajaj, nanti ditaksir sama&lt;br /&gt; abangnya &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 2. Tawarlah ongkos sesuai dengan tujuan. Jgn menawar Tukang&lt;br /&gt; Bajaj-nya atau bajajnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 3. Cobalah ramah sedikit kepada Tukang Bajaj sebelum menawar, ajak&lt;br /&gt; komunikasi sebentar supaya keliatan lebih manusiawi sebelum tanya&lt;br /&gt; ongkos, contoh: Pagi Pak/Bang,udah makan belum?? Tadi keluar jam berapa&lt;br /&gt; dari rumah?? udah lama narik bajaj?? rute terjauh sampe mana Pak??&lt;br /&gt; setorannya berapa?? penghasilannya berapa?? dsb....!! Kalo perlu ajak&lt;br /&gt; duduk berdua, ngobrol di belakang biar supir merasakan juga jadi&lt;br /&gt; penumpang. Ini berguna utk mengetahui jam terbang dan pengalamannya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 4. Jangan pernah minta duduk di depan bareng supir atau jangan juga&lt;br /&gt; duduk di depan bajajnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 5. Bila bawa HP.. matikan saja, jgn harap anda bisa mendengar&lt;br /&gt; dering HP. Dan bila dipasang vibrate juga percuma krn "vibrate" bajaj&lt;br /&gt; jauh lebih dahsyat bisa mungguncang sekujur tubuh anda bahkan sampai&lt;br /&gt; anda turun pun Vibrate Bajaj masih terasa,cukup utk 2 hari. (buat yg&lt;br /&gt; masih kuliah/sekolah sebaiknya jgn sering-sering naik bajaj...nanti&lt;br /&gt; tulisannya jelek). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 6. Bila terasa panas di dalam, mintalah agar kap bajaj dibuka semua&lt;br /&gt; biar banyak anginnya (bajaj cabriolet/roadster alias tanpa kap). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 7. Carilah bajaj baru keluaran tahun 2001 (terbaru/up to date)&lt;br /&gt; dengan stir di kiri (bajaj import / build up) agar lebih cepat sampe&lt;br /&gt; tujuan krn sudah dilengkapi dengan Turbo Boost, Superchip, Power Window,&lt;br /&gt; Central Lock, Air Bag dan supirnya pake dasi, kemeja + celana Icuk&lt;br /&gt; Sugiarto (pendek &amp; sexy). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 8. Carilah supir yg pendek agar pemandangan ke depan cukup jelas&lt;br /&gt; tetapi akan lebih jelas lagi bila tidak ada supirnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 9. Untuk mereka yg pacaran, keuntungan naek bajaj: supirnya tidak&lt;br /&gt; dengar perbincangan kita, kelemahannya :pacar kita juga nggak dengar apa&lt;br /&gt; yg kita bicarakan, jadi gunakan saja "bahasa tubuh" selama perjalanan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 10. Jangan lupa bawa kertas + pulpen utk tulis alamat jelas serta&lt;br /&gt; belokannya bila salah arah, langsung kasih catatannya atau bawa juga&lt;br /&gt; pengeras suara Mesjid kalo supirnya "Buta Huruf" (begitu liat huruf&lt;br /&gt; langsung buta). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 11. Tutup pintu bajaj, krn bila terbuka, orang akan mengira anda&lt;br /&gt; adalah kenek bajaj. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 12. Untuk cukup nyaman, cari bajaj keluaran Blue Bird-jaj atau kalo&lt;br /&gt; mau bajaj dgn tarif lama cari bajaj keluaran Citra-jaj atau Gamya-jaj&lt;br /&gt; atau HIBA-jaj. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 13. Jangan menyetop bajaj secara mendadak karena dengan kemudi yg&lt;br /&gt; sangat power steering akan membahayakan kendaraan di belakangnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Segitu dulu aja Tips Bajaj. Mudah2xan ada gunanya&lt;br /&gt; buat kita semua.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Untuk mereka yg "Bajaj Mania" alias pengguna "Bajaj Sejati"&lt;br /&gt; sering-seringlah periksa pendengaran anda ke Dokter THT bila perlu ajak&lt;br /&gt; Dokter anda naek bajaj bareng sehingga kalian bisa saling kontrol satu&lt;br /&gt; sama lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-5032227061746104299?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/5032227061746104299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=5032227061746104299' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5032227061746104299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5032227061746104299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/01/tips-naik-bajaj.html' title='tips naik bajaj'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_94tYTHnCeXE/SWr9SYLA0DI/AAAAAAAAACY/YSGGXM6ItKw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7090918637702546400</id><published>2009-01-05T04:29:00.000-08:00</published><updated>2009-01-05T04:30:31.732-08:00</updated><title type='text'>terapi air putih</title><content type='html'>(dicomot dari bahan majalah masa)&lt;br /&gt;Terapi Air Putih, Sembuhkan Penyakit &lt;br /&gt;Tuhan telah memberi kita air yang banyak dan gratis. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan,&lt;br /&gt;diagnosa, upah dokter,dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan.&lt;br /&gt;Anda tak akan percaya sebelum melakukannya.&lt;br /&gt;Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Sakit Kepala&lt;br /&gt;-Asma&lt;br /&gt;-Hosthortobics&lt;br /&gt;-Darah Tinggi&lt;br /&gt;-Bronchitis&lt;br /&gt;-Kencing Manis&lt;br /&gt;-Kurang Darah&lt;br /&gt;-TBC&lt;br /&gt;-Paru-paru&lt;br /&gt;-Penyakit Mata&lt;br /&gt;-Rematik&lt;br /&gt;-Radang Otak&lt;br /&gt;-Lumpuh&lt;br /&gt;-Batu Ginjal&lt;br /&gt;-Haid Tidak Teratur&lt;br /&gt;-Kegemukan&lt;br /&gt;-Penyakit Saluran Kencing&lt;br /&gt;-Leukimia&lt;br /&gt;-Radang/ Sakit Persendian&lt;br /&gt;-Kelebihan Asam Urat&lt;br /&gt;-Kanker Peranakan&lt;br /&gt;-Radang Selaput Lendir&lt;br /&gt;-Mencret&lt;br /&gt;-Kanker Payudara&lt;br /&gt;-Gangguan Jantung&lt;br /&gt;-Disentri&lt;br /&gt;-Radang Tenggorokan&lt;br /&gt;-Mabuk, Pusing, Gamang&lt;br /&gt;-Ambeien&lt;br /&gt;-Sembelit&lt;br /&gt;-Batuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Air Minum Itu Bekerja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminum air minum biasa dengan metode yang benar, memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja dengan&lt;br /&gt;lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises.&lt;br /&gt;Bahwa mucousal fold pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta tak terbantah, seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh mucousal fold ini. Bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan&lt;br /&gt;diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darah merupakan hal paling penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air hendaknya dikonsumsi dengan teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Melakukan Terapi Air ini ?&lt;br /&gt;Pagi hari ketika anda baru bangun tidur (bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter.&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai "usha paana chikitsa". Setelah itu anda boleh mencuci muka.&lt;br /&gt;Hal yang sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya. Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mungkin Minum 1.5 Liter Air Sekaligus?&lt;br /&gt;Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum&lt;br /&gt;dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini, dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Sembelit - 1 Hari&lt;br /&gt;-TBC Paru-Paru - 3 Bulan&lt;br /&gt;-Kencing Manis - 7 Hari&lt;br /&gt;-Asam Urat - 2 Hari&lt;br /&gt;-Tekanan Darah - 4 Minggu&lt;br /&gt;-Kanker - 4 Minggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksanakan&lt;br /&gt;terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan-selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mohon dengan sangat, metode di atas dibaca dan dipraktekkan dengan seksama. Sebar luaskanlah pesan ini kepada teman-teman, sanak saudara dan tetangga karena hal ini merupakan&lt;br /&gt;persembahan pada kemanusiaan. Dengan rahmat Tuhan, setiap orang hendaknya menjalani hidup sehat.***(dari seseorang yang peduli sesama)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7090918637702546400?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7090918637702546400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7090918637702546400' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7090918637702546400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7090918637702546400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2009/01/terapi-air-putih.html' title='terapi air putih'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-6878304314667462483</id><published>2008-11-20T23:38:00.001-08:00</published><updated>2008-11-20T23:39:39.671-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>bentrok mahasiswa di makassar</title><content type='html'>beberapa hari lalu sempat diskusi dengan beberapa orang. Mengherankan kenapa&lt;br /&gt;mahasiswa di makassar dalam dua minggu terakhir ini kalau menggelar&lt;br /&gt;aksi pasti ada yang berakhir dengan bentrok. Baik itu bentrok sesama&lt;br /&gt;mahasiswa (tawuran) ataupun bentrok dengan polisi (yang pada akhirnya&lt;br /&gt;disebut preman berseragam).&lt;br /&gt;kemungkinan pertama, ada yang mengaitkannya dengan aroma pilkada yang&lt;br /&gt;belum selesai. Walaupun tidak ada yang menyeret nama salah satu&lt;br /&gt;kandidat pilkada makassar kemarin, tetapi ada teman yang&lt;br /&gt;menghubungkannya.&lt;br /&gt;kemungkinan kedua, ada yang mengaitkannya dengan sistem keamanan yang&lt;br /&gt;ada di makassar. ada yang menginginkan kapolda sulselbar dimutasikan&lt;br /&gt;ke daerah lain. Pada akhirnya masyarakat (mungkin) akan berpikir kalau&lt;br /&gt;kapolda tak mampu lagi menjaga suasana kondusif di makassar.&lt;br /&gt;Tanpa bermaksud menghubung-hubungkan secara erat, kalau kita menyebut&lt;br /&gt;institusi kepolisian dengan kapoldanya, beberapa pihak mengaitkannya&lt;br /&gt;dengan wartawan. ini terkait dengan kasus kriminalisasi pers yang&lt;br /&gt;sampai hari ini diperjuangkan jurnalis untuk dihilangkan. akhirnya&lt;br /&gt;menjadi dendam pribadi antara kepolisian dan wartawan. Bahkan kata&lt;br /&gt;salah satu teman yang mendengarkan lewat HT, seorang polisi pada saat&lt;br /&gt;melakukan pengamanan bentrokan, nyeletuk "tembak saja wartawan".&lt;br /&gt;Mungkin nuansa panas ini masih saja terjadi dalam beberapa hari&lt;br /&gt;terakhir. Walaupun Tuhan sudah mengguyur Makassar dengan hujan setiap&lt;br /&gt;harinya, toh hati mereka tetap saja panas...&lt;br /&gt;also wrote on lakekomae.multiply.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-6878304314667462483?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/6878304314667462483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=6878304314667462483' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6878304314667462483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6878304314667462483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/11/bentrok-mahasiswa-di-makassar.html' title='bentrok mahasiswa di makassar'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-8604916953783508161</id><published>2008-10-07T05:04:00.000-07:00</published><updated>2008-10-07T05:05:19.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza'/><title type='text'>Yang terurai dari Dies Natalis Unhas VII</title><content type='html'>Seperti halnya hak-hak tradisional atas perairan pesisir, HP3 juga dapat diwariskan dan diperjualbelikan. Untuk mengakomodasi kebutuhan kontekstual masyarakat, maka HP3 dapat dijadikan jaminan utang. Sebaliknya, HP3 juga dapat berakhir jika jangka waktunya  habis, diterlantarkan, atau dicabut untuk kepentingan umum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-8604916953783508161?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/8604916953783508161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=8604916953783508161' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8604916953783508161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8604916953783508161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/10/yang-terurai-dari-dies-natalis-unhas_07.html' title='Yang terurai dari Dies Natalis Unhas VII'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-6186107651550305163</id><published>2008-10-07T05:03:00.001-07:00</published><updated>2008-10-07T05:03:49.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza'/><title type='text'>Yang terurai dari Dies Natalis Unhas VI</title><content type='html'>HP3 dapat diberikan untuk jangka waktu 20 tahun dan dapat diperpanjang hingga 20 tahun. Jika jangka waktu 40 tahun selesai sementara masih terdapat kepentingan objektif untuk diteruskan haknya, maka UU-PWP3K membuka peluang perpanjangan kedua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-6186107651550305163?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/6186107651550305163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=6186107651550305163' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6186107651550305163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6186107651550305163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/10/yang-terurai-dari-dies-natalis-unhas-vi.html' title='Yang terurai dari Dies Natalis Unhas VI'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-5346843522761347063</id><published>2008-10-07T05:02:00.001-07:00</published><updated>2008-10-07T05:02:32.612-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza'/><title type='text'>Yang terurai dari Dies Natalis Unhas V</title><content type='html'>Ada 3 bagian yang diberikan hak untuk menguasai laut. Pertama, secara personal, kedua organisasi atau lembaga, dan ketiga pelaku adat.&lt;br /&gt;HP3 adalah hak atas perairan pesisir untuk usaha kelautan dan perikanan atau usaha lainnya yang terkait dengan pemanfaatan sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil, yang mencakup permukaan laut, kolom air hingga permukaan dasar laut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-5346843522761347063?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/5346843522761347063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=5346843522761347063' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5346843522761347063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5346843522761347063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/10/yang-terurai-dari-dies-natalis-unhas-v.html' title='Yang terurai dari Dies Natalis Unhas V'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-6204643027826981015</id><published>2008-10-07T04:59:00.001-07:00</published><updated>2008-10-07T04:59:16.181-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza'/><title type='text'>Yang terurai dari Dies Natalis IV</title><content type='html'>Sasi laut di Maluku. awig-awig di Nusa Tenggara Barat, atau rompong di Sulawesi Selatan merupakan contoh lain dari tradisi pengelolaan perairan pesisir bernuansa property right yang hingga kini tetap bertahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-6204643027826981015?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/6204643027826981015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=6204643027826981015' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6204643027826981015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6204643027826981015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/10/yang-terurai-dari-dies-natalis-iv.html' title='Yang terurai dari Dies Natalis IV'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-1901005247862253290</id><published>2008-10-07T04:55:00.000-07:00</published><updated>2008-10-07T04:57:16.739-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza'/><title type='text'>Yang terurai dari Dies Natalis Unhas III</title><content type='html'>perairan secara ekslusif. Di Aceh, perairan pesisir dapat dikuasai berdasarkan ijin dari sultan. Di Tegal, perairan pesisir dibagi-bagi di antara para nelayan seperti gogolan yang silih berganti disediakan bagi mereka untuk menangkap ikan. Di Banten, perairan pesisir dinamakan patenekan yang hanya memberi hak kepada warga desa setempat untuk menangkap ikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-1901005247862253290?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/1901005247862253290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=1901005247862253290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1901005247862253290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1901005247862253290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/10/yang-terurai-dari-dies-natalis-unhas.html' title='Yang terurai dari Dies Natalis Unhas III'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7512848524173841063</id><published>2008-10-07T04:52:00.000-07:00</published><updated>2008-10-07T04:54:41.995-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza...'/><title type='text'>Yang tersisa dari Dies Natalis II</title><content type='html'>Itulah yang dilakukan masyarakat di Bantaeng dan Bulukumba.&lt;br /&gt;Kata Sudirman, saat ini, sesuai UU 27/2007, orang bisa memiliki laut dengan cara kapling. Bahkan kapling tersebut bisa dijadikan jaminan di bank, diwariskan kepada anak,bahkan dijadikan alat untuk mas kawin.&lt;br /&gt;Di Indonesia, jauh sebelum jaman kolonial, telah berkembang tradisi pengelolaan perairan pesisir yang memungkinkan penguasaan....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7512848524173841063?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7512848524173841063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7512848524173841063' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7512848524173841063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7512848524173841063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/10/yang-tersisa-dari-dies-natalis-ii.html' title='Yang tersisa dari Dies Natalis II'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-3872890488880279141</id><published>2008-10-07T04:51:00.001-07:00</published><updated>2008-10-07T04:51:46.448-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza'/><title type='text'>Yang Terurai dari Dies Natalis I</title><content type='html'>Ada beberapa hal yang menarik dari seminar paralel yang dilaksanakan di Baruga AP Pettarani Unhas,6 Oktober 2008. Salah satunya adalah yang dipaparkan Sudirman Saad tentang Hak Pengusahaan Perairan Pesisir. Katanya, saat ini kita bisa melakukan kaplingan pada pesisir dan laut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-3872890488880279141?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/3872890488880279141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=3872890488880279141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3872890488880279141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3872890488880279141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/10/yang-terurai-dari-dies-natalis-i.html' title='Yang Terurai dari Dies Natalis I'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-4604594976007126451</id><published>2008-10-02T04:23:00.000-07:00</published><updated>2008-10-02T04:28:51.874-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng aza'/><title type='text'>Lebaran...</title><content type='html'>Genap sebulan kita digembleng untuk menahan nafsu dari rasa lapar,rasa dahaga,dan kebutuhan biologis lainnya. Akhirnya di bulan syawal yang disebut sebagai bulan kemenangan, kita kemudian menikmati hasil dari apa yang kita jalani di bulan ramadhan. Jika berpuasa hanya untuk orang-orang yang beriman, bagaimana dengan mereka yang merasa dirinya belum beriman?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-4604594976007126451?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/4604594976007126451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=4604594976007126451' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/4604594976007126451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/4604594976007126451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/10/lebaran.html' title='Lebaran...'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-3782423149324061095</id><published>2008-08-29T01:47:00.000-07:00</published><updated>2008-08-29T01:57:52.377-07:00</updated><title type='text'>Selamat Datang Bulan Penuh Berkah...</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;memasuki bulan suci ramadhan.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;mari kita bersama2 memantapkan diri, bersihkan hati dan pikiran.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;semoga ibadah dalam bulan ramadhan ini dapat kita jalankan secara kaffah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;maaf lahir batin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;-Fauziah Astrid-&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-3782423149324061095?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/3782423149324061095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=3782423149324061095' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3782423149324061095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3782423149324061095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/08/selamat-datang-bulan-penuh-berkah.html' title='Selamat Datang Bulan Penuh Berkah...'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-406298150060225616</id><published>2008-08-19T00:46:00.000-07:00</published><updated>2008-08-19T00:49:24.404-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza....'/><title type='text'>Langkah Media  dalam Titian Demokrasi di Indonesia</title><content type='html'>&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="right"&gt;“&lt;i&gt;Ketika orang-orang telah menyadari bahwa waktu telah menggusarkan banyak keyakinan yang berlawanan, mereka mungkin jadi percaya, bahwa kebaikan tertinggi yang diinginkan bisa lebih baik diraih lewat pertukaran bebas ide-ide…”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="right"&gt;&lt;i&gt;AS Oliver Wendell Holmes-1919 &lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Demokrasi menjadi ujung tombak sejarah baru di Indonesia dalam mempersepsikan kemerdekaan segala hak. Berlawanan dengan beberapa persepsi, suatu masyarakat demokratis yang sehat bukanlah sekedar gelanggang dimana individu-individu mengejar tujuan pribadi mereka sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Demokrasi tumbuh subur manakala ia dijaga oleh warga yang bersedia menggunakan kebebasan yang mereka capai dengan susah payah untuk berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat. Mereka menambahkan suara mereka dalam perdebatan umum, memilih wakil-wakil yang dapat dimintai tanggung jawab atas tindakan mereka, dan menerima perlunya toleransi dan mufakat di muka umum.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Para warga demokrasi menikmati hak kebebasan individu, tapi mereka juga memikul tanggung jawab bersama-sama dengan orang lain untuk membentuk masa depan yang akan terus menjaga nilai-nilai mendasar kebebasan dan pemerintahan sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Demokrasi dalam ucapan Abraham Lincoln merupakan suatu pemerintahan “dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”. Kebebasan  dan demokrasi sering dipakai secara timbale balik, tetapi keduanya tidak sama.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Demokrasi sesunggunhnya adalah seperangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan, tetapi juga mencakup seperangkat praktek dan prosedur yang terbentuk melalui sejarah panjang dan sering berliku-liku. Pendeknya, demokrasi adalah pelembagaan dari kebebasan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Menurut JW Johnson, agar sebuah masyarakat dianggap benar-benar demokratis, harus ada perlindungan dalam derajat tinggi untuk pengeluaran ide-ide dalam bentuk yang terpublikasikan, apakah mediumnya surat kabar, majalah, buku, pamphlet, film, televise, atau yang paling mutakhir, internet.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Pengalaman Amerika sepanjang periode dua abad menawarkan contoh gambling dari upaya sebuah Negara meletakkan aturan-aturan dasar untuk pengeluaran pendapat. Pengalaman-pengalaman ini, menurut Johnson menjadi unik untuk budaya dan sejarah Amerika Serikat, namun prinsip-prinsip umum yang mereka uraikan punya aplikasi luas dalam masyarakat demokratis lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Berbicara konsep demokrasi, Amerika selalu menjadi rujukan ideal dalam pelaksanaannya. Lalu, bagaimana konsep demokrasi di Indonesia? Peran media ternyata tak bisa lepas dari pelaksanaan demokrasi kita selama ini. Apalagi, sentuhan demokrasi yang belum merata, membuat media dituntut untuk lebih giat lagi menghadirkan dirinya di hadapan masyarakat. Sejauh ini, media hadir dalam ranah penjaringan opini publik (agenda publik dan agenda media). Lalu dengan hadirnya agenda publik, apakah sudah cukup menjadi alat keterwakilan masyarakat dalam pengambilan keputusan?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Politik, Demokrasi dan Media&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Demokrasi, menurut Jay Rosen, haruslah  mensyaratkan suatu pers yang bebas dan ekspresi yang bebas. Gambarannya adalah, pemerintah tidak dapat mengontrol apa yang ditulis atau disiarkan, dan ia tidak dapat menjebloskan orang ke dalam penjara karena pandangannya. Tanda yang paling jelas dari suatu rezim yang tidak demokratis adalah pelanggaran akan hal-hal fundamental ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Rosen melanjutkan, jika gagasan-gagasan mengalir secara bebas tetapi tidak menyentuh kehidupan rakyat, jika pers independent  dari pemerintah tetapi dipenuhi oleh hal-hal sepele, jika lapangan public terbuka tetapi juga kosong, maka demokrasi dapat tergerus sebagaimana tentunya ia akan runtuh ketika hak-hak fundamental dilarang.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Jika telah memasuki ranah demokrasi di Indonesia, maka model demokrasi Amerika yang ditegaskan Rosen bukanlah bagian dari apa yang kita jalani sekarang. Demokrasi di Indonesia cenderung terbatasi oleh Undang-undang dan peraturan pemerintah. Pers bebas bertanggung jawab menjadi warna demokrasi yang wajib dijalankan media di seluruh Indonesia.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Berbicara perkembangan politik dan proses demokrasi di Indonesia, tampaknya tak bisa lepas dari peran opini publik sebagai satu cara pengukuhan demokrasi. Jurgen Habermas sendiri pun mengakui bahwa opini public menjadi wakil dari semua realitas yang ada dalam kehidupan sosial.  Bahkan menyangkut peran media dalam proses demokrasi, Habermas malah memberikan lima fungsi dari media komunikasi yang dianggapnya ideal dalam masyarakat demokrasi. Yaitu;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;fungsi  informasi   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;fungsi  pendidikan&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;fungsi  pengaktualisasian individu atau kelompok&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;fungsi  watchdog&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;fungsi  advokasi&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dari kelima fungsi yang diutarakan Habermas, menurut Houser, ternyata ada beberapa hal yang kemudian wajib dipatuhi pemerintah sebagai upaya pengenalan demokrasi. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, lingkungan politik harus diterima oleh semua warga. &lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, harus ada akses informasi. &lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;, jaminan seseorang yang berpengaruh terhadap perpindahan informasi. &lt;i&gt;Keempat&lt;/i&gt;, ada jaminan institusional (lingkungan publik).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Jika pers nasional, hendak diposisikan sebagai agent of reform, maka lembaga masyaraakt ini pantas pula memiliki kedudukan sebagai kekuasaan keempat (the fourth estate). Artinya, kedudukan  pers sejajar dengan lembaga legislatif, yudikatif, dan eksekutif.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Boutros Boutros Ghali menganggap bahwa media saat ini sama pentingnya dengan cabang-cabang pemerintahan, dan memiliki dampak langsung pada setiap cabang-cabang tersebut: eksekutif, legislatif, dan bahkan yudikatif.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Untuk memiliki hak demikian, menurut A. Muis, pers mesti memiliki hak atau privelese tertentu, yaitu hak kritik, hak kontrol, dan hak koreksi. Juga, hak khusus bersyarat (qualified privilege) yang memungkinkan pers bersifat transparan dalam pemberitaannya. Misalnya, memebritakan secara detail perdebatan sengit  dan kejadian lain dalam persidangan pengadilan, lembaga legislatif dan eksekutif.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Hak lain adalah hak untuk melaksanakan jurnalistik partisipasi. Misalnya, melibatkan pikiran dan perasaan sepenuhnya dalam suatu kejadian yang akan diberitakan (yang mempunyai nilai berita) dan atau menggabungkan teknik jurnalistik investigasi dengan teknik jurnalistik interpretasi. Dengan cara itu, pers bisa menjadi penjaga, pemantau, dan pengontrol terhadap jalannya pemerintahan atau mendorong terciptanya peemrintahan yang baik, yang bersih (good governance), dan pelaksanaan demokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Konsep kekuasaan keempat, menurut A.Muis, tak berarti lembaga itu harus “beroposisi” terhadap pemerintah atau “melawan pemerintah”. Namun, kurang lebih sama dengan kedudukan dan peranan parlemen. Kedudukan pers lebih ditekankan pada sifat independensi dan atau kebebasan menyebarkan informasi dan pendapat tanpa rintangan dari pemerintah. Pers hanya bertanggung jawab yuridis yang dilaksanakan pemerintah, dan juga bertanggung jawab etika yang dilaksanakan oleh organisasi pers.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Colin Seymour Ure menempatkan televisi sebagai bagian integral dalam Negara, dimana kehidupan politik mengambil tempat.  Pertanyaannya kemudian, untuk apa dan bagaimana media tampil dalam hubungannya dengan teori demokrasi liberal. Jawabannya, adalah dengan menguji bagaimana struktur demokrasi dan lingkungan media di sekitarnya.     &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Kesimpulan sementara, media memiliki peran ganda dalam hal pelaksanaan demokrasi. &lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, media massa mengemban fungsi reporting. Maksudnya adalah media massa berperan sebagai media penyajian  kegiatan-kegiatan dan tindakan politik yang penting dalam bentuk gambar dan komentar. &lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, media massa berfungsi sebagai poll-takers (pengumpul pendapat). Maksudnya adalah media massa berfungsi sebagai media dalam menyampaikan tanggapan-tanggapan publik terhadap suatu persoalan. Fungsi poll takers ini kadang-kadang diwujudkan secara formal melalui laporan tentang polling pendapat yang ilmiah, tapi umumnya melalui alasan-alasan informal tentang kecenderungan-kecenderungan reaksi publik.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Ada beberapa hal menyangkut demokrasi dan media yang patut menjadi bahan renungan. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, adanya kegagalan dalam pendidikan politik mengakibatkan masyarakat kurang memahami proses demokrasi. &lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, tidak adanya pilihan, dalam artian karena masyarakat kurang memahami prosesnya, maka masyarakat menjadi tidak memiliki pilihan yang lebih baik dari apa yang disuguhkan media dan pemerintah. &lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;, adanya masalah dalam hal kapitalisme media dan kekuasaan. &lt;i&gt;Keempat&lt;/i&gt;, izin yang berlebihan terkadang membuat media kebablasan dan tidak bisa mengukur dirinya sejauh mana keterlibatan mereka dalam proses demokrasi. &lt;i&gt;Kelima&lt;/i&gt;, tidak jelasnya batasan obyektivitas media.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-406298150060225616?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/406298150060225616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=406298150060225616' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/406298150060225616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/406298150060225616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/08/langkah-media-dalam-titian-demokrasi-di.html' title='Langkah Media  dalam Titian Demokrasi di Indonesia'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-2794460796009714570</id><published>2008-08-19T00:39:00.000-07:00</published><updated>2008-08-19T00:44:48.009-07:00</updated><title type='text'>untuk 16 agustus ku</title><content type='html'>Sepertinya tak ada yang istimewa lagi pada tanggal ini. Selain memaknainya sebagai sesuatu perpindahan usia, yang lain hanyalah melengkapi kesenangan hari ini.&lt;br /&gt;Tiap tahun, aku berharap pada tanggal dimana usiaku semakin bertambah, Tuhan bisa lebih sayang padaku, lebih memperhatikanku, lebih menjagaku. Tak mungkin sesempurna Nabi atau wali. Aku ingin, Tuhan menjaga dan mengawasiku dari hal-hal yang membuatku jauh padanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-2794460796009714570?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/2794460796009714570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=2794460796009714570' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/2794460796009714570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/2794460796009714570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/08/untuk-16-agustus-ku.html' title='untuk 16 agustus ku'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-3884525021589891060</id><published>2008-07-23T05:23:00.001-07:00</published><updated>2008-07-23T05:52:44.187-07:00</updated><title type='text'>I La Galigo</title><content type='html'>Kemarin -220708- di Hotel Sahid Makassar diadakan pementasan La Galigo. Yang mentas katanya asli, maksudnya yang mentas adalah mereka yang sudah berkeliling dunia memperkenalkan pementasan La Galigo. namanya Yayasan Kesenian Batara Gowa bersama seniman pendukung I La Galigo yang dikelola ibu Andi Ummu Tunru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pementasan harusnya digelar pada pukul 20.00 wita tapi karena yang menyelenggarakan acara harus menunggu Dewan Majelis Syuronya, jadilah acara mulai pada pukul 20.45. Tapi menunggu kali ini tak sia-sia karena pagelaran yang disajikan betul-betul bagus. Menurutku bagus, walaupun ini pertama kalinya nonton. Salah seorang teman di facebook bilang, dia pernah nonton La Galigo di Melbourn dan katanya two thumbs up!&lt;br /&gt;Pementasan tadi malam itu, sebenarnya pementasan mini. Backsound dan background yang ada juga sederhana. Tapi sederhananya saja sudah keren seperti itu apalagi yang bagusnya ya?&lt;br /&gt;Episodenya tentang Sawerigading. Ceritanya, dimulai dari diturunkannya Batara Guru untuk mengisi kekosongan di dunia.  Setting kemudian memunculkan Sawerigading dan We Tenriabeng. Sepasang saudara yang pada akhirnya ketemu dan saling jatuh cinta. Tapi karena We Tenriabeng masih menghormati adat negara yang tidak memperbolehkan pernikahan saudara maka ditolaklah Sawerigading.&lt;br /&gt;Sawerigading kemudian berlayar ke negeri china dan menemukan I We Cudai....alur ceritanya kemudian melahirkan La Galigo dan berakhirlah pementasan....&lt;br /&gt;katanya pementasan ini masih ada beberapa bagian yang dipotong, maklumlah kalau dipentaskan semua bisa jadi memakan waktu tiga jam!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-3884525021589891060?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/3884525021589891060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=3884525021589891060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3884525021589891060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3884525021589891060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/07/i-la-galigo.html' title='I La Galigo'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-140465507909640412</id><published>2008-07-17T00:27:00.000-07:00</published><updated>2008-07-17T00:34:25.785-07:00</updated><title type='text'>Kenapa JIMUT?</title><content type='html'>Jimut? kenapa namamu Jimut? Pertanyaan yang kerap kali menyambangi saya tatkala mengetahui nama asli saya. Jadi ceritanya begini (buat kalian yang akan bertanya, tolong!!! baca tulisan ini...^_^)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jimut itu merupakan pemberian nickname teman-teman di Kelas I2 SMANSA Makassar. Waktu itu, di kelas hanya dua orang yang mengenakan jilbab. Berhubung saya orangnya agak kalem dan tak centil, maka jadilah saya diberikan nama JIMUT (Jilbab Imut,hehehehehe). Sedangkan teman  saya yang satunya lagi dipanggil JIMET (Jilbab Metal) karena agak-agak centil.....&lt;br /&gt;Sejak saat itu sampai sekarang, panggilan kecil ini selalu melekat pada saya. Teman-teman di kampus dan adek-adek junior. Capek juga sih setiap ditanya apa maknanya....&lt;br /&gt;Sampai sekarang, bagi orang yang lidahnya tak fasih biasanya ada yang memanggil saya Jim, Mut, bahkan ada yang manggil Jumit.....Tapi esensinya tetap itu, Jimut......&lt;br /&gt;SEKIAN........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-140465507909640412?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/140465507909640412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=140465507909640412' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/140465507909640412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/140465507909640412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/07/kenapa-jimut.html' title='Kenapa JIMUT?'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-8989050129468557946</id><published>2008-07-04T01:34:00.000-07:00</published><updated>2008-07-04T01:40:25.082-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>PeLUkAn</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/SG3h6eYlSPI/AAAAAAAAABw/GhVbqwXp-Gs/s1600-h/pl.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/SG3h6eYlSPI/AAAAAAAAABw/GhVbqwXp-Gs/s200/pl.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219075937897105650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dari milis sebelah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil penelitian, kita butuh empat kali&lt;br /&gt;pelukan per hari untuk bertahan hidup, delapan supaya&lt;br /&gt;tetap sehat, dan dua belas kali untuk pertumbuhan. Jika&lt;br /&gt;ingin terus tumbuh, kita butuh dua belas pelukan per hari.&lt;br /&gt;Pelukan berkhasiat menyehatkan tubuh. Pelukan merangsang&lt;br /&gt;kekebalan tubuh kita. Pelukan membuat kita merasa&lt;br /&gt;istimewa. Pelukan memanjakan sifat kekanak-kanakan yang&lt;br /&gt;ada dalam diri kita. Pelukan membuat kita lebih merasa&lt;br /&gt;akrab dengan keluarga dan teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, banyak dari kita dibesarkan dalam rumah yang di&lt;br /&gt;dalamnya pelukan adalah sesuatu yang tidak lazim, dan kita&lt;br /&gt;mungkin merasa tidak nyaman minta dipeluk dan memeluk.&lt;br /&gt;Kita mungkin pernah digoda sebagai ”si anak manja”. Dari&lt;br /&gt;proyek penelitian selama setahun, kami menemukan bahwa 83&lt;br /&gt;persen peserta jajak pendapat menerima kurang dari satu&lt;br /&gt;kali pelukan sehari (rata-rata sekitar empat pelukan&lt;br /&gt;sepekan). Sembilan puluh tujuh persen peserta menginginkan&lt;br /&gt;lebih banyak lagi pelukan daripada yang telah mereka&lt;br /&gt;terima. Jangan pernah merasa malu atas kebutuhan alamiah&lt;br /&gt;Anda untuk disentuh dan dipeluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mendorong Anda untuk mendapatkan dan meminta pelukan&lt;br /&gt;yang Anda butuhkan. Ucapan sederhana, ”Peluk saya, dong”&lt;br /&gt;amat membantu kita agar bisa mendapatkan lebih banyak&lt;br /&gt;pelukan. Targetkan meminta dan mendapatkan dua belas kali&lt;br /&gt;pelukan dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:  The Aladdin Factor, Jack Canfield &amp;amp; Mark Victor&lt;br /&gt;Hansen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-8989050129468557946?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/8989050129468557946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=8989050129468557946' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8989050129468557946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/8989050129468557946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/07/pelukan.html' title='PeLUkAn'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/SG3h6eYlSPI/AAAAAAAAABw/GhVbqwXp-Gs/s72-c/pl.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-306533617439767745</id><published>2008-07-04T01:26:00.000-07:00</published><updated>2008-07-04T01:29:54.609-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Bahagia</title><content type='html'>Bahagia......kalau membahas kata yang satu ini, semua orang akan memiliki persepsi yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;saya bahagia karena saya bisa menyelesaikan beberapa masalah dengan baik&lt;br /&gt;saya bahagia karena saya bisa mendapatkan sesuatu dengan lebih baik&lt;br /&gt;saya bahagia karena saya mendapatkan sesuatu yang baik...&lt;br /&gt;bahkan, saya bahagia....kalau orang di sekitar saya bahagia.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata teman saya. yang juga dikutipnya entah dari siapa.....&lt;br /&gt;kita terlahir tidak untuk membahagiakan semua orang......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-306533617439767745?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/306533617439767745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=306533617439767745' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/306533617439767745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/306533617439767745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/07/bahagia.html' title='Bahagia'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7954687497049802901</id><published>2008-04-30T04:11:00.000-07:00</published><updated>2008-04-30T04:13:19.663-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Monday Moody</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Sering dengar kata I hate Monday? Sebenarnya saya tidak terlalu sepakat dengan kalimat itu. Tapi, secara tidak langsung, terkadang saya mengalami itu. Moody di hari Senin. Seperti senin ini, mungkin karena hari minggunya tak beristirahat secara maksimal. Well, it just my personal problem. Sebenarnya tak etis menulis itu, tapi hanya sekedar ingin meluapkan emosi…….!!!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Apakah semua orang pernah merasakan stuck, stagnan, or whatever lah…tapi normally, itu jarang terjadi pada orang dalam waktu yang berdekatan. Tapi anehnya, serasa stuck itu tak pernah selesai. Atau mungkin saya menghabiskan masa stuck secara setengah-setengah, jadinya hampir dalam seminggu, pastinya ada satu hari yang membuat saya moody.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Mengingat saya punya tanggung jawab di kampus pada hari Senin, maka kupaksakan seluruh badanku untuk beranjak. Sempat terlintas di pikiran untuk menelpon atau hanya sms untuk mengabarkan kalau hari ini saya tak masuk karena sedang tak enak badan. Toh, tak berpengaruh juga kalau saya tak ada. Tinggal menyesuaikan absen saja. Tapi, saya jadi teringat salah satu dosen saya yang sudah almarhum. Bagaimana beliau dengan keadaan sakit yang parah, masih bersemangat untuk ke kampus dan mengajar. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Akhirnya, pukul 07.20 pagi selesai mandi dan melahap suplemen, saya pun bergegas mengejar bus kampus II yang on time berangkat 07.35. Sebenarnya setelah mandi dan berpakaian itu saya masih berniat untuk tak beraktivitas. Tapi, mengingat di dompet saya dana sudah tak mencukupi dan harus mengambil lagi di ATM, maka bergegaslah saya menunggui bus kampus. Soalnya, naik bus kampus yang difasilitas Unhas untuk pegawai dan dosen itu hanya membayar Rp 1000,-. Uang ini pun hanya sukarela dan tak memaksa. Sebenarnya, di dekat rumah ada ATM bank saya yang bias dicapai dengan menggunakan becak. Tapi, saya terlalu malas untuk berdebat ketika menawar harganya. Gengsi dong, bertengkar dengan daeng becak hanya karena mereka tak mau kurang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Di bus, saya memikirkan akan bikin saya apa hari ini. Selain menemani dosen mengajar, hari senin saya tak berkegiatan apa-apa lagi di kampus. Maka setelah mengajar, saya pun iseng main ke ruang dosen. Berbincang dengan beberapa dosen, membaca koran lokal hari itu, dan ‘membantu’ beberapa mahasiswa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Sekitar pukul 11.30, sebenarnya saya berniat mampir di laboratorium pascasarjana Unhas. Di sana ada fasilitas internet gratis untuk mahasiswa pascasarjana. Sambil mencari bahan untuk tesis, sekalian mengupdate blog dan download program. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Niat itu akhirnya saya urungkan. Perut yang belum saya isi sedari pagi sudah meminta haknya untuk diisi. Sambil menunggu pesanan makanan di kantin Jasbog, dua kru PK Identitas Unhas menghampiri saja, yang juga ingin makan siang. Selama hampir sejam saya bersama mereka, membicarakan nasib Identitas yang kabarnya mau dipindahkan sementara karena gedungnya mau direnovasi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Setelah makan, saya lalu keluar kampus. Mengingat ada janji dengan salah seorang ibu di BPN untuk mengambil berkas buat ibu saya yang bekerja sebagai notaris di salah satu daerah di Sulsel.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Niatnya setelah itu langsung pulang karena sekitar pukul 15.30, saya ada janji dengan dosen untuk menemaninya menjelaskan proses kerja survey untuk polling tugas matakuliah komunikasi politik. Tapi, saya tiba-tiba teringat kalau di dompet saya ada kupon main 10 kali gratis di salah satu arena bermain. Maka, melangkahlah saya lagi menuju salah satu mall terbesar di Makassar. Just to take my free games!!!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Tak hanya singgah main, saya juga tergoda untuk singgah nonton filmnya Tora Sudiro yang dibuat sama Teddy Soeriaatmadja. Walaupun telat 7 menit, saya tetap membeli tiketnya yang dibayar dengan harga nomat. Maka jadilah saya, duduk selama satu setengah jam meonton film bergenre humor itu. Yah, lumayan menghiburlah…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Sekitar pukul 17.00, saya memutuskan pulang! Sudah cukup saya melepaska moody hari ini dengan berbagai cara. Lumayanlah, tapi tak cukup rasanya kalau belum berjalan kaki. Maka, setibanya di depan mesjid Al-Markaz, saya pun memutuskan berjalan kaki sampai di rumah. Melepaskan jenuh dengan melihat koridor yang dipenuhi orang-orang. Bermain layangan, para penjual yang menjajakan makanan, orang tua yang bermain dengan anaknya, dan muda-mudi yang lagi pedekate (walaupun penjaga mesjid lewat toa’-nya selalu menegur para remaja di sekitar koridor mesjid untuk tak berpacaran,pun tak digubris. Soalnya pengawas mesjid tak pernah menegur langsung!).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Habis berjalan kaki, melepas letih di rumah, tibalah saya di depan komputer….melanjutkan tesis dan bermain the sims!!!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Moody yang akhirnya diselesaikan dengan cara yang aneh….^_^&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7954687497049802901?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7954687497049802901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7954687497049802901' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7954687497049802901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7954687497049802901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/04/monday-moody.html' title='Monday Moody'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-2188935797257375586</id><published>2008-04-13T22:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-13T22:38:26.295-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza....'/><title type='text'>behaviouralisme!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Judulnya; sebenarnya yang saya maksudkan itu adalah kebiasaan yang kemudian menjadi ideologi tersendiri dalam satu komune.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Terkadang, manusia memiliki kebiasaan yang membentuk perilakunya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Perilaku ini kemudian menjadikan dirinya memiliki parameter bagaimana dirinya kini.&lt;br /&gt;seperti masyarakat yang terbiasa memberikan uang cepek kepada polisi untuk lari dari tilang.&lt;br /&gt;Sering saya melihat, di akhir bulan, mobil dan motor polisi berseliweran di sana-sana sini dekat terminal bayangan angkutan umum. Kalau lagi apes, "pritttt!", mobil pun dihadang. Sopir mau tak mau harus menyerahkan beberapa lembar uang seribuan sebagai uang cepek buat polisi.&lt;br /&gt;Tidak bermaksud menjelek-jelekkan institusi kepolisian, tapi kenyataannya memang seperti itu.&lt;br /&gt;Beberapa kali angkot yang saya naiki di akhir bulan, walaupun dia tidak melakukan kesalahan (untuk ini sebenarnya, para sopir angkot tak tahu lagi mana aturan yang benar dan salah karena penegakan aturan ini memang tak jelas!), maka dia tetap harus memberi uang cepek.&lt;br /&gt;Pernah suatu kali, di daerah depan mesjid raya ada mobil angkot yang diberhentikan oleh polisi.&lt;br /&gt;Sopir Angkot yang saya naiki kemudian berkata kalau sepertinya dia akan menjadi korban berikutnya. Dia pun merasa lega, ketika polisi tak memberhentikan mobilnya. "Untung tak disuruh singgah!" kilahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Behavioralisme yang saya maksud tidak hanya sekedar bercerita tentang pak polisi dan si sopir angkot. Masyarakat Indonesia terbiasa dengan kebiasaan-kebiasaan yang membentuk perilaku mereka. Seandainya, kebiasaan ini adalah sesuatu yang positif, tentu tak akan menjadi masalah. Tetapi, kalau berdampak negatif?&lt;br /&gt;Kita mungkin tak pernah menyadari kalau hampir setiap harinya kita melakukan korupsi. paling kecil adalah korupsi waktu. Para PNS yang dataang ke kantor selepas pukul 8 pagi. Para PNS yang nongkrong di warung kopi pada jam kerja. Gambaran ini sebenarnya menunjukkan korupsi kecil yang menjadikan kita terbiasa. kemudian, tak lagi menjadi korupsi karena dianggap kebiasaan?&lt;br /&gt;Masih banyak contoh kebiasaan yang negatif di sekitar masyarakat kita. Menjadikan kita masyarakat yang behaviouris!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-2188935797257375586?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/2188935797257375586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=2188935797257375586' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/2188935797257375586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/2188935797257375586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/04/behaviouralisme.html' title='behaviouralisme!'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7244752924358727205</id><published>2008-04-08T23:40:00.000-07:00</published><updated>2008-04-08T23:48:24.431-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hobi'/><title type='text'>Facts about coffee</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R_xmnAUVZeI/AAAAAAAAABo/0P6_C0ntChk/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5187133691110188514" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R_xmnAUVZeI/AAAAAAAAABo/0P6_C0ntChk/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1.cappucino is named for the resemblance of its colour to the robes of the monks of the capuchin order&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;2.the word coffee has its origins in an old arabic word qahwah,meaning wine&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;3.in 1920 prohibition goes into effect in united states. coffee sales boom&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;4.by 1700 there were nearly 2000 coffee houses in london&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;5.in 1668 coffee replaces beer as new york's city's favorite breakfast drink&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;6.coffee is the most popular drink worlwide with almost 2 billion cups consumed everyday&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;7.in greece and turkey, the oldest person is almost always served their coffee first&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;8.the coffee tree produces its first full crop when it is about five years old&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;9.italians do not drink espresso during meals. it is considered to be a separate event and is given its own time&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;10.decaffeinated coffee sales are at their highest in january due to people's new year resolutions.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;11.it takes 42 coffee beans to make an espresso&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;12.in 1652 the first coffeehouse opens in england&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;13.in 1686 the first coffeehouse opens in paris. le procope is still in business today.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;14.by 1763,venice alone had over 218 coffee houses.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;15.the USA is the world's largest consumer of coffee&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;16.espresso, a recent innovation in the way to prepare coffee,obtained its origin in 1822&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;17.the europeans first added chocolate to their coffee in the 1600's&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;18.the first europeans coffee was sold in pharmacies in 1615 as a medical remedy&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;19.coffee berries were first cultivated in what is now known as yemen&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;20.in 1901 the first soluble instant coffee is invented by japanese -american chemist satori kato of chicago&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;21.raw coffee beans,soaked in water and spices,are chewed like candy in many parts of africa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;22.cappucino is so named because of the drink's peak of foam which resembles to cowl of a capuhin friar's habit.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7244752924358727205?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7244752924358727205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7244752924358727205' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7244752924358727205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7244752924358727205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/04/facts-about-coffee.html' title='Facts about coffee'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R_xmnAUVZeI/AAAAAAAAABo/0P6_C0ntChk/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-3566669371647082303</id><published>2008-04-06T20:32:00.000-07:00</published><updated>2008-04-06T20:48:42.889-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>Tips Ubah Google</title><content type='html'>Anda bosan dengan tampilan Google yang itu-itu saja? Nah, berikut ini ada tips yang saya dapat dari Harian Fajar (2 April 2008) tentang mengubah tampilan Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.buka situs http:www.funnylogo.info/create.asp&lt;br /&gt;2.masukkan nama yang anda inginkan pada situs tersebut&lt;br /&gt;3.tentukan style tulisan yang anda inginkan, misalnya: Jimut bantu&lt;br /&gt;4.klik "create my search engine"&lt;br /&gt;5.setelah itu akan muncul tampilan "situs google" dengan logo yang sudah kita entry. jadinya:http://funnylogo.info/engines/Google/Cubes/Jimut%20bantu.aspx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat tampilan tersebut menjadi halaman default ketika anda membuka browser, copy alamat yang tertera pada address&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+ Untuk browser Internet Explorer&lt;br /&gt;1. klik menu tools-internet options&lt;br /&gt;2. pilih tab general. lalu ubah field homepage dengan alamat tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+Untuk browser mozila&lt;br /&gt;1.klik menu tools-internet options&lt;br /&gt;2.pilih tab main, lalu ubah field homepage dengan alamat tersebut&lt;br /&gt;3. pada field when firofox starts, pilih settingan show my homepage, lalu klik OK.&lt;br /&gt;Selamat mencoba!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-3566669371647082303?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/3566669371647082303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=3566669371647082303' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3566669371647082303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/3566669371647082303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/04/tips-ubah-google.html' title='Tips Ubah Google'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-408716306804712100</id><published>2008-04-04T00:42:00.001-07:00</published><updated>2008-04-04T00:42:49.211-07:00</updated><title type='text'>go green!!!</title><content type='html'>&lt;div&gt;save the earth!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://widgets.ivillage.com/o/46cc7d615e2b9a19/47f5dbf72a5deab7/47bd390827eeb03c/42de796e/widget.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-408716306804712100?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/408716306804712100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=408716306804712100' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/408716306804712100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/408716306804712100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/04/go-green.html' title='go green!!!'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7383933857395090699</id><published>2008-04-01T21:52:00.000-07:00</published><updated>2008-04-01T22:07:14.478-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza....'/><title type='text'>April Mop!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R_MRhQUVZdI/AAAAAAAAABg/au4qONeoUFg/s1600-h/8829-001-54-1047.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R_MRhQUVZdI/AAAAAAAAABg/au4qONeoUFg/s200/8829-001-54-1047.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184506859047183826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;April Mop!!!!&lt;br /&gt;Pernah dengar teriakan seperti itu? bahkan teriakan itu mengarah kepada anda? semasa saya SMU, salah seorang teman saya menjadi bahan April Mop teman-teman kelas yang memang jahil. Waktu itu, Icha (nama panggilannya), duluan keluar untuk mengikuti kegiatan olahraga. Nah, pada saat dia keluar, gank cewek di kelas saya kemudian memasukkan salah satu barang mereka ke  dalam tas Icha.&lt;br /&gt;Selepas olahraga, dan semua teman-teman masuk ke dalam kelas, salah seorang dari gank cewek itu kemudian berteriak kalau dia kehilangan sesuatu. Nah, teman-temannya pun berinisatif mencari di beberapa bangku dan tas yang ditengarai menjadi pelaku pengutilan.&lt;br /&gt;Tentu saja dengan mudah barang itu pun didapat dalam tas si Icha. Sontak, para anggota genk cewek itu memarahinya, memakinya,dan meneriakinya.&lt;br /&gt;Walaupun dia sudah bersumpah kalau bukan dia yang mengambilnya, tetap saja mereka menuduhnya. Akhirnya, si Icha berurai air mata, tertunduk, dan terdiam.&lt;br /&gt;Setelah para anggota genk melihatnya menangis....mereka pun ramai-ramai berteriak; APRIL MOP!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;Bukannya, si Icha tertawa atau bahkan marah karena dikerjai, si Icha malah tambah menangis sejadi-jadinya. Bukannya karena ia tak terima dikerjai, tapi karena ia tak tahu apa itu April Mop.Hehehehe.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu april Mop?&lt;br /&gt;Menurut http://www.voanews.com/indonesian/archive/2002-04/a-2002-04-08-9-1.cfm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="direction: ltr;" border="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span class="articleheadline" style="direction: ltr;"&gt;1 April Dikenal Sebagai April Mop di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="datetime"&gt;&lt;em&gt;08/04/2002&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td align="left" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt; &lt;br /&gt; &lt;span class="body"&gt;&lt;p&gt;Tanggal 1 April dikenal sebagai April Fools Day yang di Indonesia akrab sebagai April Mop. Bagaimana sejarahnya?     &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika anda dengar teriakan ini pada tanggal 1 April, berarti ada satu orang lagi tertipu! Pada hari ini orang percaya bahwa sah-sah saja membohongi orang lain. Misalnya menelpon orang untuk datang kerja padahal itu hari liburnya atau menukar isi tempat gula dengan garam atau memajukan jam seseorang sehingga ia hadir di suatu acara lebih awal dan masih banyak lelucon klasik lainnya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Banyak website yang menawarkan cara-cara membohongi korban anda pada hari ini, Anda bisa klik, antara lain april1st.net, computer pranks.com. dan thefreesite.com &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Media massa juga sering ikut memainkan lelucon pada hari yang oleh beberapa kalangan dianggap wajib untuk berbohong. Menurut snopes2.com, Lelucon sukses berhasil disebarkan sebuah stasiun radio di Canada, yang menyiarkan bahwa the Royal Canadian Mint, mencetak koin dua dolaran yang terbuat dari emas murni. Hebohlah pendengar mencarinya dalam kumpulan receh mereka. Sampai tangan pegel juga ngga bakal ketemu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Salah satu kelakar yang sukses disiarkan media adalah yang pernah dilansir Panorama, acara TV BBC Inggris di tahun 1957. Penyiarnya mengatakan musim semi datang lebih awal tahun ini, dengan demikian panen spaghetti atau mi Itali itupun siap lebih awal. Laporan ini disertai video yang menggambarkan wanita petani yang sedang memanen spaghetti dari pohon. Tak lama setelah ditayangkan, BBC kebanjiran telepon yang menanyakan di mana persisnya acara panen itu dan dimana mereka bisa membeli pohon spaghetti! Heh…what next? Pohon nasi goreng? &lt;/p&gt;&lt;p&gt;      &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Hari April Fools diduga mulai diperingati pada abad ke 16 di Perancis,. Menurut keterangan pada website USIS dulu awal tahun baru itu jatuh pada tgl 1 April. Cara merayakannya mirip dengan sekarang, dengan pesta, dansa dansi hingga pagi. Kemudian th 1562, Paus Gregory memperkenalkan kalender baru yang tahunnya diawali bulan Januari. Tetapi ada beberapa kalangan yang belum dengar atau tidak percaya adanya perubahan ini. Jadi mereka terus memperingati tahun baru pada tanggal 1 April. Orang2 inilah yang disebut April Fools atau secara harafiah berarti orang2 yang tertipu di bulan April. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Teori lain yang dimuat The Washington Post mengatakan tradisi ini dimulai pada jaman Romawi kuno, saat orang merayakan festival Ceres awal April. Ceres adalah dewi panen yang putrinya diculik Pluto, dewa dunia gaib. Ceres diceritakan mengikuti gema suara teriakan anaknya, hal yang mustahil, sebab gema sangat sulit dicari sumber asalnya. Sehingga Ceres dikatakan melaksanakan “a fools errand” atau tugas orang bodoh. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kebiasaan membohongi teman dan anggota keluarga ini, diduga menyebar dari Perancis, ke Inggris dan Skotlandia, lalu ke Amerika waktu terjadi emigrasi orang Eropa ke sana. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Di Perancis ,disebut Poisson d’avril atau ikan April. Mereka percaya ikan kecil itu gampang tertangkap atau tertipu.Di Skotlandia istilahnya April gowk, yang berarti burung tekukur yang disana melambangkan kepolosan. Di sana, April Fools Day malah diperingati selama dua hari. Hari kedua khusus untuk meledek anggota badan dan disebut Taily Day. Oke2 aja kalau anda menempel tulisan “Kick Me” pada bokong teman anda. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lain lagi di Inggris, kalau anda tertipu and disebut April noddie. Di Indonesia sendiri populer dengan nama April Mop. Dalam bahasa Belanda mop berarti kelakar. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ada sebuah kesimpulan mengenai hari penuh lelucon ini, mengutip penulis terkenal Mark Twain :The first day of April is the day we remember what we are the other 364 days of the year. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Sekarang tinggal pilih anda mau jadi orang yang ngibulin atau dikibulin?    &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7383933857395090699?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7383933857395090699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7383933857395090699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7383933857395090699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7383933857395090699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/04/april-mop.html' title='April Mop!!!'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R_MRhQUVZdI/AAAAAAAAABg/au4qONeoUFg/s72-c/8829-001-54-1047.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7890905296645294074</id><published>2008-03-26T23:48:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T23:49:19.882-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='feature'/><title type='text'>Wanita, Kenali Bahasa Anda!</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;“Semakin kenal aku seorang wanita, semakin tak mengertilah aku akan dia”, begitu ujar Shakespeare melihat sosok wanita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Ya, wanita ternyata menyimpan sisi yang lain dari segi bahasa. Mereka, secara tak sadar menggunakan bahasa yang menjadi pakem mereka. Walhasil, kaum pria menganggap kalau wanita adalah makhluk yang misterius. Seperti anggapan Shakespeare tadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Secara mendasar, antara wanita dan pria memang berbeda dari segi fisik. Seperti yang diutarakan Dr. Deddy Mulyana dalam bukunya berjudul Nuansa-nuansa Komunikasi. Pada waktu lahir, bayi laki-laki lebih berat daripada bayi perempuan. Pria memiliki lebih banyak&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kadar air dalam tubuhnya daripada wanita. Kalau pria berkisar 60-70%, maka wanita hanya 50-60%. Itulah sebabnya, pria lebih mampu mencairkan minuman keras dan pengaruhnya. Pria memiliki kecenderungan buta warna, sementara wanita tidak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Dari segi biologis, pria ternyata lebih agresif daripada wanita. Hal ini disebabkan karena pria memiliki hormon testosteron. Wanita memiliki struktur otak yang berbeda sehingga mereka lebih unggul secara verbal. Karenanya, wanita lebih berbakat dalam bidang bahasa dan pria dalam matematika dan ilmu ukur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Adalah Robin Lakoff (1975) mengemukakan bahwa ternyata wanita memiliki bahasa yang secara tak sadar terbentuk. Hal ini disebabkan adanya stereotip yang dibentuk wanita itu sendiri. Misalnya saja, wanita berbicara lebih sopan daripada pria dan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pembicaraan kaum wanita biasanya tidak tegas. Wanita juga dinilai lebih sering bergosip daripada pria, bertele-tele, lebih emosional, dan terperinci.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Dari penelitian Lakoff di Amerika, tercatat beberapa ciri bahasa wanita yang muncul akibat stereotip tadi. Wanita memiliki kosakata khusus yang berkaitan dengan minat mereka. Misalnya saja, wanita lebih mengembangkan nama-nama warna dibandingkan pria. Muncullah nama-nama warna yang lain dari wanita seperti magenta, puce, atau teal. Wanita juga memiliki kata-kata yang dianggap hambar, seperti lovely, sweet, cute, atau charming. Wanita sering menggunakan kata-kata penguat, misalnya so, very,dsb. Wanita juga dianggap kurang memiliki rasa humor. Mereka dirasa kurang pandai melucu dan sering tidak paham arti lelucon yang disampaikan pria.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Beberapa penelitian sesudahnya ternyata membenarkan penelitian Lakoff. Misalnya Julie McMillan (1977) meneliti berbagai kelompok orang yang masing-masing terdiri dari lima hingga tujuh orang. Ternyata, semua kelompok wanita menggunakan kata-kata penguat seperti &lt;i&gt;very&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;so&lt;/i&gt;, sebanyak enam kali lebih banyak daripada pria. McMillan juga menemukan, bahwa dalam situasi komunikasi yang sebenarnya, wanita memakai tag questions (kalimat ekor tanya) tiga kali lebih banyak daripada pria.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Penelitian lain juga melaporkan efek bahasa wanita yang digunakan dalam ruang pengadilan. Penelitian itu menunjukkan penggunaan bahasa wanita (terlepas dari apakah digunakan wanita atau pria) secara konsisten menghasilkan reaksi-reaksi yang merugikan. Ketika bahasa wanita digunakan, pembicaraannya dinilai kurang jujur, kurang cakap, dan kurang cerdas. Namun, penelitian itu memperlihatkan bahwa adapula pria yang menggunakan bahasa wanita dan ada wanita yang tidak menggunakannya sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Peneliti lain, yaitu Patricia Bradley (1981) juga menemukan bahwa penggunaan kata atau frase yang melemahkan kata dan frase lain, serta tag questions, menimbulkan efek yang merugikan dalam kelompok (diskusi) kecil bila strategi-strategi linguistik itu digunakan wanita. Dalam hal manajerial, menurut Baird dan Bradley (1979), kalau pria dipersepsi lebih dominan, cepat menantang orang lain, dan mengarahkan jalannya percakapan. Sedangkan wanita lebih unggul dalam menunjukkan kepedulian dan perhatian pada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Adapula peneliti yang menemukan bahwa wanita lebih unggul daripada pria dalam mengekspresikan ketakutan, kecintaan, kemarahan, dan kebahagiaan. Buck (1974) menemukan bahwa wanita dewasa menampilkan wajah lebih ekspresif dan merupakan komunikator nonverbal yang lebih cermat. Selain itu, wanita juga lebih banyak melakukan kontak mata. Tetapi karena keseringan pengiriman pesan no-verbal itu, akhirnya wanita dianggap emosional dan kurang mampu mengendalikan diri. Disamping itu, perilaku wanita dianggap sering menyetujui diam-diam aau bahkan &lt;i&gt;submisif&lt;/i&gt;. Misalnya, wanita lebih merendahkan pandangan mata, memiringkan kepala, menunjukkan postur yang kaku, dan mengalah pada invasi ruang yang dilakukan pria.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Untuk wanita Indonesia sendiri, sebenarnya tidak jauh beda dengan perilaku bahasa wanita di Amerika. Berdasarkan kerangka bahasa wanita yang dipaparkan Lakoff, dapat ditemui bberapa hal berikut ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Wanita memiliki kosakata tertentu mengenai warna, misalnya nila, salem, marun, tosca, dan kata-kata sifat tertentu seperti mungil, indah, lucu, elok. Sedangkan pria, mungkin lebih banyak menggunakan kata-kata jorok. Wanita Indonesia juga senang menggunakan kalimat ekor tanya, misalnya, “Ia tampan, kan?”. Mereka juga senang menggunakan kata-kata penguat seperti; begitu, demikian, sangat, sungguh, atau seperti. Adapula kata-kata atau frase yang melemahkan kata atau frase lain yang juga mereka digunakan. Misalnya; mungkin, saya kira, anda tahu, dsb. Tak ketinggalan pula frase-frase yang sangat sopan, misalnya: “Sudikah anda…?”, “Saya akan senang apabila anda…”,dst&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Agaknya, wanita Indonesia juga lebih pandai menggunakan bahasa non verbal dan mendeteksi perilaku nonverbal orang lain. Itulah sebabnya, mengapa wanita dikatakan makhluk yang sangat peka. Selain itu, untuk wanita yang berstatus ibu, mereka akan lebih peka apabila terjadi sesuatu pada anak-anaknya. Bagaimana dengan anda?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7890905296645294074?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7890905296645294074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7890905296645294074' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7890905296645294074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7890905296645294074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/wanita-kenali-bahasa-anda.html' title='Wanita, Kenali Bahasa Anda!'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-5523529982441393765</id><published>2008-03-26T23:42:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T23:43:39.342-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='feature'/><title type='text'>Rentan, Perempuan Terserang Depresi!</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Sebagai seorang istri, apalagi istri seorang tentara, perpindahan tugas bagi mereka adalah hal yang wajar. Tapi tanpa diketahui, tidak semua perempuan mampu menyesuaikan dirinya pada tempatnya yang baru. Hal inilah yang kemudian mampu menimbulkan distres emosional yang disebut depresi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Bagaimana seandainya, jika lingkungan awalnya, seorang ibu rumah tangga penuh dan mengikti segala aktivitas kegiatan PKK (dalam hal ini &lt;em&gt;Persit&lt;/em&gt;) dan punya waktu untuk beraktivitas lainnya. Kemudian, setelah pindah di kota kecil, si ibu tadi benar-benar tidak mampu menyesuaikan kesenangannya dengan lingkungan yang baru. Rutinitas yang statis pun harus menjadi bagian dari hari-harinya. Ia merasa tidak memiliki kesempatan mengintegrasikan kebutuhan pribadinya dengan aktivitas yang dilakukannya sebagai ibu rumah tangga. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Keadaan ini membuat akhirnya dapat mengakibatkan depresi, dan depresi merupakan penghayatan emosional yang biasa dihadapi perempuan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Peluang perempuan dilanda depresi memang dua kali lebih besar dibandingkan dengan laki-laki.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;Pengalaman ketidakberdayaan merupakan kondisi di mana seseorang merasa tidak pernah mendapat penghargaan dari apa yang dia lakukan dalam keseharian. Teradang kita merasa kurang mendapat kepuasan dari lingkungan, serta kurang mendapat penguat positif. Akhirnya, kita pun merasa diri kurang hadir karena apa yang dilakukan hanya terkait dengan peran tradisional perempuan. Misalnya, menyediakan sarapan untuk suami dan anak-anak, mengurus kebersihan rumah, memasak, mencuci piring, dan sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span&gt;            &lt;/span&gt;Menurut Martin Seligman, peneliti dan psikolog,&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;apabila seorang perempuan merasa tidak memberi pengaruh apa pun pada lingkungannya, perempuan itu akan mengembangkan perasaan apa yang dilakukan tidak berarti apa pun. Bila perasaan ini menetap, maka hasilnya adalah perasaan depresi berlanjut.&lt;span&gt; Misalnya saja, &lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;seorang perempuan merasa mentok karena kariernya terhambat diskriminasi jenis kelamin. Ia akan merasa tidak suatu hal pun dapat dilakukan untuk memperoleh kesempatan promosi. Ia akan menderita depresi. Bila ia telah beberapa kali mengalami kegagalan pada masa lalunya, perasaan depresi akan dihayati menyeluruh dan mungkin berkembang ke arah sikap pesimis terhadap efektivitas setiap hal yang dia lakukan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span&gt;            &lt;/span&gt;Apabila ini berkembang, maka ia &lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;dipastikan akan merasa depresi. Biasanya keadaan ini akan diikuti perasaan “daripada mencoba sesuatu yang baru, ia akan memutuskan untuk tidak melakukan apa pun”.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt; Masalah yang ada sebenarnya, seorang perempuan mengamati&lt;/span&gt; dirinya sebagai seseorang yang tidak memiliki kemampuan mengendalikan apa yang terjadi dalam dirinya saat itu yang membuatnya terdorong ke arah kondisi depresi.&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Yang menyedihkan adalah, janda yang ditinggal mati atau cerai yang berada dalam lingkungan masyarakat luas, cenderung&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;menemukan dirinya berada dalam keadaan depresi. Banyak perempuan yang hidup pada masa sebelum tahun 1970-an atau kini pun yang menghadapi kenyataan tersebut. Yaitu dalam peran sebagai ibu rumah tangga, seorang istri menumpahkan seluruh perhatiannya untuk mengurus rumah tangga. Sementara itu, suami tidak merasa, bahkan tidak menyadari, apa yang mereka peroleh dari keberadaan istri dan usaha istri yang selama ini menumpahkan perhatian kepadanya.&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-indent: 0.5in;"&gt;Perempuan setelah menikah, cenderung menyerahkan kekuatan dasarnya sendiri. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Perempuan seperti ini sering rela mengabaikan latar belakang pendidikannya untuk mendukung pendidikan suami dengan harapan, suaminya akan membalas budi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Namun, bila di kemudian hari perempuan ini justru kecewa dalam perkawinannya, maka kenyataan yang dia hadapi adalah mendapati dirinya tanpa pekerjaan dan tidak berdaya menghidupi diri sendiri. Serta-merta mereka akan menderita depresi berat.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-indent: 0.5in;"&gt;Pada artikel &lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Aaron Beck berjudul depresi pada perempuan, mengungkapkan bahwa gadis kecil mendapat penghargaan dari lingkungan karena kecantikannya dan bukan karena prestasinya. Banyak anak gadis mendapat penekanan khusus justru pada stereotip femininitasnya dalam hal kecantikan, erotisme, dan keindahan perilakunya. Bila mereka sudah memiliki semuanya, mereka dipastikan dapat meraih cita-cita untuk hidup senang dengan menikahi laki-laki kaya untuk kemudian sesuai dengan mimpinya mendapat rumah besar dengan kolam renang, punya mobil banyak, dan perhiasan berlimpah, namun bukan dari hasil kerja sendiri. Dengan perkawinan tersebut ia juga sekaligus memperoleh status sosial tertentu dan bisa saja menjadi sangat terkenal.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman';"&gt;Untuk itu, dengan tetap mempertimbangkan kebersamaan dalam ikatan perkawinan, jadilah pribadi yang tetap berdiri atas identitas diri, oleh prestasi pribadi, demi terhindar dari depresi berlanjut di kemudian hari. Jangan pernah merasa terlalu tergantung pada suami. Karena kita tidak pernah tahu bagaimana kehidupan kita selanjutnya.(AST-dari berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;pernah dimuat di majalah citrabuana, kodam VII/Wrb&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-5523529982441393765?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/5523529982441393765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=5523529982441393765' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5523529982441393765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/5523529982441393765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/rentan-perempuan-terserang-depresi.html' title='Rentan, Perempuan Terserang Depresi!'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7149024311366869483</id><published>2008-03-26T23:41:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T23:42:12.994-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='feature'/><title type='text'>Menengok Perjokian yang Tak Pernah Mati</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Oleh AF.Astrid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Taman Academos adalah sebuah cita-cita Plato yang direalisasikannya dengan sangat sederhana. Hanya mencipta tempat dimana orang-orang dapat lebih mengerti apa itu pendidikan. Plato pada waktu itu, mungkin lebih melihat potensi orang-orang cerdas yang akan mubazir kalau tidak dikumpulkan dalam satu wadah. Maka terciptalah tempat yang berlatar alam itu sebagai tempat berbagi ilmu dan menambah rasa haus akan ilmu pengetahuan itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Universitas, sebagai lembaga pendidikan tingkat akhir, awalnya pasti tidak jauh beda dengan model Academos. Yaitu, tempat mencipta pemikir-pemikir handal yang mampu memberikan sedikit perubahan bagi dunia. Universitas, tidak lagi digunakan sebagai tempat untuk mengajarkan norma-norma dan kesantunan, karena sekiranya hal itu sudah kita dapatkan pada bangku sekolah dasar, bahkan Taman Kanak-Kanak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Seyogyanya, universitas memang menjadi tempat lahirnya para pemikir dan pekerja dalam artian sudah memiliki keahlian masing-masing. Dari tahun ke tahun, universitas, baik itu negeri maupun swasta tak pernah sepi oleh kurang lebih 10.000 peminat. Alasannya, salah satunya adalah adanya budaya yang sepertinya terlalu menghakimi orang-orang ‘tak bergelar’. Tentu kita semua tahu, budaya yang dicipta masyarakat membuat bahwa titel merupakan alat pendongkrak prestise keluarga di lingkungannya. Secara tidak langsung, cita-cita Plato mengalami pembiasan. Buktinya, tidak banyak ‘intelektual’ yang telah ditelorkan oleh universitas. Kebanyakan adalah para pemikir yang hanya bisa membicarakan keadaan tanpa ada gerakan riil. Adapun untuk tenaga keahlian seperti dokter,lawyer, dan sejenisnya, memang sangat menjamur tapi tak ‘laku’ semua. Itupun pada akhir mereka sarjana, tidak semua sarjana mencari kerja sesuai dengan jurusan yang dikenyamnya waktu kuliah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Pada akhirnya, uang yang dikeluarkan para orang tua untuk membiayai kuliah anak-anaknya tidak lagi bertujuan agar anak-anaknya bisa lebih cerdas dan lebih bisa membawa keterpurukan sosial ekonomi lebih baik. Tapi, uang yang dikeluarkan mereka tidak lebih dari sekedar membeli sebuah prestise yang dinamakan gelar dan kebanggaan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Untuk menjadi bagian dari universitas (yaitu mahasiswa) terlebih dahulu seseorang harus menempuh jalur SPMB (seleksi penerimaan mahasiswa baru) yang dulunya lebih dikenal dengan istilah UMPTN. Tentu saja karena ada perubahan niat memasuki universitas, maka segala cara pun dilakukan dalam seleksi penerimaan ini. Salah satunya adalah menggunakan jasa ‘joki’.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h1&gt;Sekilas Tentang Joki&lt;/h1&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Terkait dengan kesimpulan tadi, bahwa universitas dimaknai hanya sebagai pencetak kebanggaan dan prestise dengan dalih titel (untuk sebagian besar masyarakat kita), maka muncullah para ‘malaikat pembantu’ yang dipanggil joki. Dari sekitar 13.000-an pendaftar (untuk Unhas saja) perhitungan secara kasar, yang menggunakan jasa joki sekitar 5-10%.Tidak diketahui sejak kapan sistem perjokian ini muncul. Awalnya, joki hanya sebuah istilah untuk orang yang memberikan jawaban dengan masuk menjadi salah satu peserta ujian. Lambat laun, pekerjaan joki ini pun meluas. Para calon Maba, bisa menggunakan jasa joki misalnya dengan diberikan jawaban sebelumnya (kalau memang ada kasus ‘soal bocor’!). Selain itu yang marak saat ini adalah sistem joki via hp, yaitu para joki memberikan jawaban kepada calon maba yang dibantunya dengan mengirimkan sms atau langsung ditelepon. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Imbalannya tidak tanggung-tanggung. Mulai dari 1-20 juta bisa dikantongi oleh para joki dari calon Maba yang lugu ini. Harga yang begitu mahal yang mereka bayar hanya untuk mendapatkan status mahasiswa!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Sekali lagi, tidak lepas dari sistem kebudayaan kita yang masih mendewakan pangkat dan titel, calon Maba pun melakukan segala cara untuk dapat lulus ujian seleksi ini. Apapun caranya! Tapi pertanyaannya adalah mengapa perjokian ini masih saja diminati dan masih akan hidup untuk waktu yang tidak kita ketahui. Padahal kita ketahui, begitu banyak peraturan yang diciptakan untuk memperketat ujian seleksi ini. Dan tentu saja, perjokian sampai kapanpun tidak dihalalkan dalam ujian ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Tiap tahun memang ada saja yang ditangkap basah dengan praktek perjokian ini. Baik ‘korbannya’ sendiri bahkan sampai jokinya juga. Sistem komunikasi yang begitu murah –dengan tersedianya kartu perdana eceran- tentu saja lebih memudahkan mereka untuk tidak terlacak apabila terjadi kegagalan operasi perjokian pada calon Maba. Walaupun ada peraturan yang mengatur untuk meregistrasi nomor, toh tidak terlalu mempengaruhi kurangnya kasus-kasus penipuan. Sekitar 3-4 orang mampu ditangkap dan diamankan atas praktek perjokian ini. Tapi sayangnya, mungkin pengguna jasa joki yang ditaksir kira-kira lebih dari 100 orang itu tak bisa dibongkar sindikatnya. Permainan antara pengawas-joki-calon Maba pun terkubur seiring selesainya pelaksanaan SPMB. Lebih naif lagi, tahun lalu malah ada media yang memberitakan pelaksanaan SPMB ‘aman dan berjalan lancar’.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Para pengawas yang jumlahnya kurang lebih seribu orang itu (2-3 orang/ruangan) tentu tidak bisa disalahkan sepenuhnya dengan tidak tertangkapnya joki yang lain. Bukan rahasia umum lagi, kalau beberapa oknum pengawas juga terlibat atas perjokian ini. Lebih lagi, honor yang didapat para pengawas hanya sekedar uang pelepas dahaga dan rokok. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Akhirnya, lingkaran sistem perjokian ini sama sekali tidak bisa dimusnahkan. Jangan disalahkan kalau calon maba inilah yang kemudian akan meneruskan perilaku korupsi yang ada di Indonesia. Lha wong, masuknya saja sudah tidak halal!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h1&gt;Bimbingan Belajar pun ‘Bermain’&lt;/h1&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Adalah Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) yang menjadi pilihan utama bagi siswa untuk membantu mereka dalam meningkatkan persiapan SPMB. Untuk wilayah Makassar sendiri, sekitar sepuluh LBB telah hadir menjamur dengan beragam program. uang yang dikeluarkan pun tak tanggung-tanggung, bahkan ada yang sampai 5 juta untuk program yang disebutnya Vip. Toh, masing-masing LBB memberikan tips dan latihan untuk persiapan SPMB. Tidak hanya yang berstatus siswa, adapula yang berstatus alumni ikut menyemarakkan bimbel-bimbel. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Satu hal yang menarik, LBB selalu saja menggunakan kata ‘jaminan’ lulus pada mereka. Kalau tak lulus, uang kembali, itu pula yang mereka sebutkan. Beberapa LBB memang berusaha keras untuk meloloskan siswanya ke universitas. Selain membantu mereka dalam latihan soal-soal, ternyata adapula LBB yang membantu mereka secara langsung dalam pelaksanaan SPMB, yaitu mengirimkan jawaban. Tentu saja sebelumnya, siswa ditawari dengan kompensasi memberikan uang pelicin. Entah itu untuk menyuap pengawas atau untuk mencari orang-orang ‘pintar’ dalam membantu mereka mengerjakan soal-soal. Walaupun tidak semua jawaban yang diberikan benar 100%, tapi setidaknya sudah sedikit membantu mereka. Secara riil, ini jelas dikategorikan bagian dari perjokian. Tentu saja, gambaran perjokian sudah dilembagakan akhirnya tergambar jelas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Lucunya, kalau pada akhirnya mereka akan dibantu dalam ruangan untuk menjawab soal-soal SPMB, lalu kenapa para siswa harus capek-capek mengikuti latihan, try out dan program tambahan untuk persiapan SPMB?! Yang jelas, bimbingan belajar ini telah menciptakan tempat dimana joki dilembagakan! Secara tidak langsung, lembaga bimbingan belajar yang terkait dengan perjokian ini telah melakukan tindak pidana penipuan baik terhadap pelaksanaan SPMB, maupun terhadap siswa-orang tua yang mempercayakan dirinya pada LBB tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Masih jelas di ingatan penulis, peristiwa tahun lalu tentang terungkapnya kasus perjokian. Sebuah nama LBB pun turut terseret. Nyatanya hari ini, LBB yang ditengarai berbisnis joki itu masih bisa memberikan janji-janji kepada calon siswanya. Tanpa ada sanksi yang jelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;Secara teori, pendidikan menjadi alasan utama agar orang bisa lebih pintar. Tapi nyatanya, tidak semua pendidikan bisa memberi nilai lebih pada masyarakat. Adanya sistem budaya yang membuat masyarakat takut tidak mendapatkan pengakuan sosial, akhirnya telah mencoreng muka pendidikan di Indonesia ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt; Adanya komersialisasi pendidikan seperti yang pernah diungkapkan Erich Fromm sedikit mengaburkan tujuan pendidikan tadi. Begitu mahalnya biaya pendidikan, khususnya universitas membuat masyarakat menjadi lebih berpikir konservatif terhadap universitas ini. Seperti yang tadi sudah diungkapkan, membayar mahal saat ini tidak lagi ditujukan untuk mencerdaskan manusia, tapi mengangkat prestise dan memberi kebanggaan dari gelar yang didapatnya. Siapa yang dapat keluar dari jeratan budaya seperti ini, kalau bukan kita sendiri yang mengubahnya. Jadi siapkah anda? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman';"&gt;*(pernah dimuat di Harian Fajar Makassar)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7149024311366869483?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7149024311366869483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7149024311366869483' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7149024311366869483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7149024311366869483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/menengok-perjokian-yang-tak-pernah-mati.html' title='Menengok Perjokian yang Tak Pernah Mati'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-247009415080257876</id><published>2008-03-26T23:38:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T23:39:09.118-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='feature'/><title type='text'>Perempuan, estilo, dan cagub sulsel</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;yang pertama akan saya tulis disini adalah tentang estilo. pernah dengar? ya, estilo itu salah satu produk mobil karimun yang diembeli estilo. kenapa estilo, karena kata p’subronto laras, estilo tu menggambarkan gaya, style si pengemudi…jadi kayak anak muda gitu deh….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;waktu launching 1 juni 2007 lalu di Mall Panakukang Makassar, saya sempat tercengang dengan  kemunculan dancer perempuan. tidak salah memang kalau memunculkan dancer pada acara launching. tak salah karena memang mereka diharapkan mampu mendiskripsikan kehadiran karimun estilo. tapi, yang sangat disayangkan, karena mereka memakai pakaian yang sangat minim…lubang tengah hampir menyerupai bikini. selain itu, beberapa adegan pun cukup seronok. mungkin tidak akan jadi masalah kalo mereka menari di pub atau di diskotik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;tapi, ini kan mall!!!! bukan hanya usia dewasa ke atas, tapi anak-anak kecil juga….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;lebih memiriskan lagi, karena salah satu orang nomor satu-nya sulsel yang digadang menjadi calon gubernur, menonton tarian itu sambil tersenyum dan tak berkedip sedikitpun…..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kenapa tidak ada langkah untuk menyetop acara. yah, walaupun pada penampilan kedua mereka, pakaiannya sudah agak sopan….tapi tetap juga tak ada artinya, kalo tarian seronok sebelumnya sudah terekam di kepala bocah-bocah polos itu……&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-247009415080257876?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/247009415080257876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=247009415080257876' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/247009415080257876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/247009415080257876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/perempuan-estilo-dan-cagub-sulsel.html' title='Perempuan, estilo, dan cagub sulsel'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-385435508122831205</id><published>2008-03-26T23:33:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T23:36:53.827-07:00</updated><title type='text'>Pilkada sulsel</title><content type='html'>&lt;p&gt;alhamdulilah, akhirnya pilkada sulsel berakhir juga&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;yang unggul, sampai saat perhitungan terakhir KPU Sulsel adalah Syahrul Yasin Limpo&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sekedar mengupload nih, waktu tanggal 1 nopember 2007,kamis. KPU Propinsi Sulsel kerjasama AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Makassar menggelar Debat Kandidat pasangan calon yang dipanel dengan 6 panelis dari berbagai bidang keilmuan. Ada Prof.DR.Syamsul Bachri,SH,MH yang mewakili bidang hukum, Drs.Alwy Rahman,M.Dipl,Toefl yang mewakili bidang sosial budaya, Prof.Ir.Farida Nurland,MA yang mewakili bidang pertanian, Prof.Aris Munandar yang mewakili bidang pendidikan,Dr.Marzuki DEA yang mewakili bidang ekonomi, dan dr.Muh.Akbar yang mewakili masalah kesehatan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Debat kandidat yang dimoderatori Canny Watae cukup berjalan dengan aman. Walaupun sempat juga bersitegang antara panitia dengan para tim sukses karena sebagian dari mereka ingin masuk. Padahal tiap calon sudah diberi undangan masing-masing untuk tim suksesnya. Maklumlah, soalnya ruangan terbatas makanya kita gunakan undangan sebagai bukti hadir….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-385435508122831205?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/385435508122831205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=385435508122831205' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/385435508122831205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/385435508122831205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/pilkada-sulsel.html' title='Pilkada sulsel'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-2255860156225018638</id><published>2008-03-26T23:29:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T23:30:41.281-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='feature'/><title type='text'>Ponsel Pun Jadi Sumber Penyakit!</title><content type='html'>&lt;i&gt;Semakin berkembangannya teknologi ternyata tidak selamanya berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat. Contohnya saja penggunaan ponsel, walaupun memudahkan dalam hal komunikasi, disisi lain, bisa jadi sumber penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt; Sejak beberapa bulan belakangan ini, Asriyanti sering merasa sakit kepala. Bahkan biasanya dibarengi dengan rasa mual. Hal ini pun membuat Yanti mengira-ngira apa yang terjadi padanya. Dia pun langsung mengklaim bahwa ponsel yang ia gunakan bisa saja menjadi sumber masalah derita yang dialaminya. Pasalnya, dia pernah mendengar bahwa radiasi yang dipancarkan oleh ponsel memang bisa mempengaruhi kondisi tubuh bahkan sampai menyebabkan kanker otak!&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt; Walaupun dari beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa quantum energi yang ditimbulkan oleh radiasi elektromagnetik ponsel, secara kuantitas relatif masih kecil. Hanya berkisar seper sejuta elektron Volts. Namun, kalau jarak sumber radiasi dengan materi, yaitu jarak antara pesawat ponsel dengan kepala (khususnya telinga) diperhitungkan, maka dampak radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel tidak boleh diabaikan begitu saja. Hal ini ditambah lagi dengan intensitas radiasi elektromagnetik yang diterima oleh materi (kepala khusus bagian telinga), akan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Artinya makin dekat dengan sumber radiasi (ponsel) akan makin besar radiasi yang diterima. Persoalan akan lebih menarik lagi, kalau waktu kontak atau waktu berbicara melalui ponsel diperhitungkan, maka akumulasi dampak radiasi akibat pemakaian ponsel perlu dicermati lebih jauh lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt; Suatu penelitian yang pada saat ini sedang dilakukan di Universitas Lund (Swedia) menunjukkan bahwa radiasi yang dipancarkan oleh ponsel dapat mempengaruhi fungsi enzim dan protein. Penelitian yang dilakukan terhadap tikus percobaan menunjukkan adanya perubahan biokimia dalam darah tikus, yaitu terjadinya perubahan protein albumin yang berfungsi dalam memasok aliran darah ke otak. Professor Leif Salford seorang peneliti masalah dampak pemakaian ponsel terhadap kesehatan, mengatakan bahwa gelombang mikro yang keluar dari ponsel dapat memicu timbulnya penyakit “alzheimer” atau kepikunan lebih awal dari usia semestinya. Alzheimer adalah salah satu penyakit yang menyebabkan menurunnya kemampuan berfikir serta kemampuan mengingat-ingat atau memori, sehingga gejala penyakit alzheimer mirip dengan orang tua yang pikun. Selain itu,menurut para ahli, untuk waktu kontak yang cukup lama, ada kemungkinan terjadi sterilisasi terhadap organ reproduksi. Kecenderungan ini lebih berdampak pada wanita, yaitu dapat mengurangi kesuburan produksinya. Untuk itu, sebaiknya para wanita bisa mengurangi penggunaan ponselnya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;     Untuk mengetahui besar gelombang elektromagnetik yang dipancarkan ponsel,&lt;br /&gt;Federal Communication Comission (FCC) Amerika telah menguji tingkat radiasi&lt;br /&gt;yang dipancarkan beberapa ponsel. Kekuatan radiasi ponsel yang diterima otak&lt;br /&gt;atau yang dinamakan SAR (Specific Absorption Rate) diukur dalam satuan&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;watt/kg. Badan ini menetapkan bahwa semua ponsel yang memancarkan radiasi&lt;br /&gt;diatas 1.6 watt/kg dilarang utk diproduksi (dilarang masuk di Amerika-Red).&lt;br /&gt;Sebenarnya semua ponsel yang beredar masih bisa dikategorikan “aman” karena&lt;br /&gt;tingkat SAR-nya masih dibawah 1.6 watt/kg. Meskipun demikian ada beberapa orang yang merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan ponsel yang tergolong “aman” itu. Jadi sebetulnya, ponsel yang betul-betul aman adalah yang tingkat radiasinya dibawah 1 watt/kg.&lt;span style="font-family:Arial, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;Di Indonesia sendiri jumlah ponsel sudah mencapai hampir sembilan juta buah sehingga potensi bahaya sekecil apa pun menjadi cukup signifikan untuk dicermati.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial, sans-serif;"&gt;     &lt;/span&gt;Kekhawatiran terhadap adanya radiasi elektromagnetik yang dikeluarkan oleh ponsel, ternyata telah dimanfaatkan secara psikologis oleh produsen peralatan proteksi radiasi yang ditimbulakan oleh ponsel. Pada saat ini memang telah diperdagangkan suatu alat yang dikatakan dapat memproteksi radiasi yang ditimbulkan oleh ponsel, terutama yang katanya dapat menembus dan mempengaruhi jaringan otak manusia. Seberapa jauh efektifitas alat proteksi radiasi yang ditimbulkan oleh pemakaian ponsel, sejauh ini masih perlu diteliti kebenarannya. Namun yang jelas, dampak psikologis terhadap kemungkinan adanya pengaruh radiasi elektromagnetik yang dikeluarkan oleh ponsel, telah dimanfaatkan oleh para pedagang untuk menjual peralatan proteksi tersebut. Peralatan proteksi radiasi tersebut ada yang berlabel buatan Amerika dan berbentuk cincin yang menurut “petunjukknya” harus ditempelkan pada bagian telinga agar radiasi elektromagnetik dari ponsel tidak sampai ke jaringan otak. Harga yang ditawarkan untuk peralatan proteksi radiasi tersebut berkisar Rp 25.000,- per buah. Ada juga peralatan lain yang dikatakan sebagai reduktor radiasi elektromagnetik ponsel berupa loudspeaker telinga yang dilengkapi dengan extension kabel atau lebih populer dengan sebutan alat “hands free”. Dengan alat hands free ini orang dapat berkomunikasi via ponsel tanpa memegang ponsel. Harga peralatan jenis terakhir ini ditawarkan dengan harga bervariasi antara Rp. 50.000 – Rp. 80.000,- tergantung dari jenis / merk ponselnya. Alat ini agaknya masih dekat denga tubuh karena pada umumnya dimasukkan ke dalam saku baju. Namun sekali lagi, seberapa jauh efektifitas peralatan proteksi radiasi elektromagnetik tersebut, kiranya masih perlu diteliti lebih lanjut.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt; Tentu saja, adanya dampak-dampak pada kesehatan manusia dari penggunaan ponsel tidak membuat perusahaan ponsel berhenti begitu saja. Malah, para produsen telah mengeluarkan produk-priduk baru secara kontinu. Toh, sampai hari ini, penggunaan ponsel pun semakin marak Asalkan hati-hati saja dalam penggunaannya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-2255860156225018638?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/2255860156225018638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=2255860156225018638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/2255860156225018638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/2255860156225018638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/ponsel-pun-jadi-sumber-penyakit.html' title='Ponsel Pun Jadi Sumber Penyakit!'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-1559554927472580057</id><published>2008-03-26T23:24:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T23:28:25.846-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Makassar Tergenang Lagi</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.fajar.co.id/news.php?newsid=57246"&gt;Fajaronline(2/3/8)&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.fajar.co.id/news.php?newsid=57246"&gt;-&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,;font-size:85%;"&gt;MAKASSAR — Setelah diguyur hujan selama dua jam, sejumlah ruas jalan di Makassar terendam air. Kondisi ini membuat arus lalu lintas di beberapa jalan, seperti perempatan Jl Urip Sumoharjo dengan Jl AP Perttarani mengalami macet.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,;font-size:85%;"&gt;Jalan lain yang terendam air terjadi di Jl Emmy Saelan, Jl Samping Lembaga, Jl Raya Pendidikan, Jalan AP Pettarani, serta ruas jalan lainnya. Genangan air juga terlihat di Jl Landak Baru, Jl Veteran Selatan, Jl Anuang banjir, dan Jl Lanto Dg Pasewang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,;font-size:85%;"&gt;Tak hanya itu, genangan juga terjadi di sekitar Jl Dg Regge, Jl Sulawesi, Jalan Irian, dan daerah sekitarnya.&lt;br /&gt;Kondisi yang terparah terlihat di daerah sekitar Goro, Hertasning, dan Kompleks RS Islam Faisal. Dari pantauan Fajar, sekira pukul 18.00 Wita, kondisi di daerah Jalan Mapala, Goro, dan Kompleks Pemda mengalami genangan yang cukup parah, di atas lutut orang dewasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,;font-size:85%;"&gt;Akibat ketinggian air ini, beberapa kendaraan seperti mobil dan motor tidak dapat melaluinya. Kendaraan yang memaksa lewat, menjadi macet. Selain itu, saluran air selebar satu meter yang berada di sekitar jalan ini juga penuh digenangi air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Benahi Drainase&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,;font-size:85%;"&gt;Pemerintah kota Makassar harus segera membenahi drainase. Hanya itu satu-satunya solusi untuk menghindarkan wilayah ini dari banjir yang terjadi secara rutin setiap musim hujan tiba. Ketua Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Wilayah Sulsel, Syafri, malam tadi mengatakan drainase yang ada tidak berfungsi secara maksimal. Makanya, begitu hujan turun, beberapa wilayah langsung tergenang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,;font-size:85%;"&gt;“Genangan yang terjadi hari ini (kemarin, Red.) belum kiriman lho. Bayangkan, jika banjir kiriman melanda Makassar. Pasti kondisinya bakal lebih parah,” jelas Syafri. Menurut Syafri, pembangunan drainase tidak boleh lagi secara parsial. Selama ini, pengembang perumahan membangun drainase sendiri. Padahal, lanjutnya, mestinya drainase harus dibangun secara sistematis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,;font-size:85%;"&gt;Selain kurang berfungsinya drainase, dosen Universitas 45 Makassar ini juga menyebut kesadaran masyarakat soal kebersihan. Masih banyak warga yang membuang sampah ke selokan dan sungai. “Ini memberi dampak luar biasa terhadap terjadinya banjir. Warga harus menghentikan kebiasaan buruk itu,” tandasnya.(die-sap)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-1559554927472580057?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/1559554927472580057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=1559554927472580057' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1559554927472580057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1559554927472580057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/makassar-tergenang-lagi.html' title='Makassar Tergenang Lagi'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-873273363997934665</id><published>2008-03-26T23:18:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T23:22:55.425-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Angkat Celana Tinggi-Tinggi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R-s9LwUVZcI/AAAAAAAAABQ/ozriyOpyBHc/s1600-h/banjir3.thumbnail.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R-s9LwUVZcI/AAAAAAAAABQ/ozriyOpyBHc/s200/banjir3.thumbnail.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182303068377933250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R-s9AwUVZbI/AAAAAAAAABI/5Kdz8qIdde8/s1600-h/banjir2.thumbnail.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R-s9AwUVZbI/AAAAAAAAABI/5Kdz8qIdde8/s200/banjir2.thumbnail.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182302879399372210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Daerah kompleks ku boleh dikata cukup tinggi. Apalagi, sekitar dua tahun lalu, depan rumah jalanannya sudah diaspal bagus. asumsinya,kalau jalanannya sudah bagus, aliran air yg mengalir akibat hujan, nantinya mengarah ke selokan dengan baik. Tapi, sabtu sore(01/03/08), hujan turun dengan cukup deras. Selang beberapa menit, air kemudian membuat genangan yang cukup besar.&lt;br /&gt;Kupikir setelah hujan tak lagi menggila, airnya akan surut.Tapi, setelah setengah jam turun,ternyata genangan itu malah menjadi banjir. Badan jalan dan selokan seakan bersatu dalam alur air.Banjir kali ini mungkin parah. Karena selama musim hujan ini,daerah kompleks Unhas Baraya tak pernah sebanjir ini. Kalau rumahku saja bisa kebanjiran seperti itu,bisa jadi daerah lain yang menjadi langganan banjir akan lebih parah.&lt;br /&gt;Entah, banjir hari ini menjadi yang terparah selama musim hujan ini. Tapi, hujan masih akan mengguyur kota Makassar selama sebulan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(berita terkait dari Fajar online (2/3/8)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-873273363997934665?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/873273363997934665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=873273363997934665' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/873273363997934665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/873273363997934665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/angkat-celana-tinggi-tinggi.html' title='Angkat Celana Tinggi-Tinggi'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R-s9LwUVZcI/AAAAAAAAABQ/ozriyOpyBHc/s72-c/banjir3.thumbnail.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7902871587736064546</id><published>2008-03-26T23:16:00.001-07:00</published><updated>2008-03-26T23:16:48.985-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>JALIN CINTA DENGAN PACARAN?!</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p class="western"&gt;&lt;i&gt;Kata Pacaran bagi umumnya remaja dan orang dewasa mungkin sudah nggak asing lagi. Bisa dipastikan lebih dari 50% remaja sudah pernah melakukan hubungan dalam konteks pacaran itu. Gimana sih?&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="western" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="western" style="text-indent: 0.5in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ketemu sama lawan jenis, kemudian timbul-timbul getar-getar aneh dalam dada. Besok-besok, kalo’ nggak ketemu serasa dunia mau kiamat. Itukah yang dinamakan cinta? Nggak jarang, orang pun melanjutkan perasaan cintanya itu kedalam sebuah hubungan yang berstatus pacaran. Nggak tau’ darimana asalnya istilah pacaran ini. Tapi awalnya, pacaran ini merupakan hubungan yang sekedar inginmengenal satu sama lain dengan lawan jenis. Mengenal ini pun terbatas pada masalah pribadi dan gimana si dia sebenarnya. Tapi, lambat laun, maknanya pun berubah…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="western" style="text-indent: 0.5in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mungkin bagi kamu yang masih punya nenek, pasti sering diceritain gimana hubungan lawan jenis pada masanya dulu. Katanya nih,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="western" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalo orangtua jaman dulu khan jarang-jarang yah yang awalnya pacaran, biasanya dikenalin (baca dijodohin) dan dalam beberapa bulan, akhirnya menikah. jadi pacaran itu sendiri adalah penjajagan, sosialisai, belajar menghadapi konflik, menghargai perbedaan dan sebenernya proses pemahaman interaksi dengan lawan jenis. Mustinya dengan perkembangan nilainya, arti pacaran jadi lebih demokratis dan positif tapi kok malah menimbulkan banyak bencana, kayak misalnya kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, dating rap, kekerasan dalam pacaran atau bahkan HIV/AIDS.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="western" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="western" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="western" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;percepatan kematangan usia pubertas bisa jadi patokan kalo anak sekarang lebih cepet gedenya, naah udah sering dibahas kalo cewe yang mengalamai menarche (haid pertama) dan cowok udah mimpi basah, maka udah mengalamai dorongan seksual, yah salah satunya ketertarikan terhadap lawan jenis, keinginan untuk seneng berdekatan termasuk diperhatikan apalagi disayang. Soalnya kalo udah berdekatan susah banget ngontrol tendangan adrenalin, apalagi buat cowok yang seolah-olah sering menjadi decision maker dalam berprilaku dalam pacaran, dan terus terang ajah kadang-kadang cewek itu suka bingung untuk menolak tangan jahil cowok loh… padahal belum tentu pacar kamu seneng digerayangin, tapi sayangnya komunikasi untuk hal-hal yang kayak gini susah banget diomongin, padahal yang namanya sayang engga harus selalu melakukan hal-hal yang menjurus kearah sana khan ?? terus coba tanya sama hati kecil kamu apakah bener yang namanya sayang atau cinta berarti kamu bisa ngapa-ngapa’in pacar kamu ?? padahal pacar belum teentu atau kamu juga belum tentu jadi pasangannya kelak khan ??&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="western" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Emangnya ada hubungannya dengan pacaraan yang sehat?. Tentu aja ada, kalo memang pacaran kamu dilandasi oleh rasa sayang yang tinggi dan penghargaan terhadap pasangan, otomatis kamu , nggak berani untuk melakukan atau mengajak do’i ke tempat-tempat kaya’ gitu karena nggak ada yang menjamin kamu nggak akan tergoda sebab yang namanya setan tuh ada di mana-mana. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="western" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Naah… biar lebih jelasnya gini nih. Pacaran sehat itu kan dibagi jadi tiga: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p class="western" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sehat Secara fisik, maksudnya adalah bisa menjaga diri masih tetap utuh, nggak terjadi apa-apa sama fisik kita ( seperti robeknya selaput dara, terkena PMS, dan terjadi Kehamilan Tidak Diinginkan ). Kalo’ kamu selalu mau dan ngajak ke tempat-tempat yang rawan kecelakaan ngga’ nutup kemungkinan pacaran kamu udah ngga’ sehat secara fisik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p class="western" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sehat Secara Psikologis, maksudnya untuk saling mengenal saatu sama lain. Saling berbagi, bisa mengekspresikan cinta dan kasih sayang. Tapi kalo’ kamu selalu ngedate di tempat yang rawan kecelakaan, trus berakibat pada tertularnya PMS, lantas pacar kamu hamil atau terjadi KTD,otomatis hal itu akan membuat kamu dan pacar kamu stress, tertekan malu, perasaan bersalah yang terus menerus. Kalo gitu kejadiannya berati pacaran kamu udah ngga’ sehat secara psikologis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="western" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sehat secara Sosial, maksudnya adalah kalo’ lagi pacaran kita harus mempertimbangkan nilai-nilai yang ada di lingkungan dan masyarakat di mana kita berada. Jangan karena pacaran jadi merasa bahwa “dunia hanya milik berdua” terus kamu berpelukan dan berciuman di depan umum seperti di dalam bus, di halte, di dalam bioskop, di pantai dan melakukan HUS alias ML di dalam mobil yang bisa bikin orang lain risih melihat perilaku kamu dan pacar kamu, kalo gitu berarti gaya pacaran kamu udah ngga’ sehat secara sosial&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="western" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pada saat kamu berduaan dengan pacar kamu, hormon seksual sangat aktif dan detak jantungpun meningkat, inilah yang menjadikan kamu merasa senang dan bergairah saat deket sama pacar, karena hormon seksual meningkat maka kemudian menstimulus kamu untuk melakukan aktifitas seksual, dari pegang tangan sampai pegang-pegang yang lainnya. Bang Rockwood dan Food (1945) bilang, bahwa seorang yang jatuh cinta tidak bisa lepas dari keinginan atau dorongan untuk melakukan kontak fisik dengan pasangannya. Kedekatan fisik inilah yang ahirnya akan mengarah pada perilaku seksual pada pacaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="western" align="left"&gt;(nb.ini artikel saya buat waktu tahun 2003 di tabloid Arung)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7902871587736064546?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7902871587736064546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7902871587736064546' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7902871587736064546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7902871587736064546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/jalin-cinta-dengan-pacaran.html' title='JALIN CINTA DENGAN PACARAN?!'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-1645470864643620060</id><published>2008-03-02T19:54:00.000-08:00</published><updated>2008-03-02T19:55:43.767-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hobi'/><title type='text'>Menengok Sejarah Fotografi</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;i&gt;Buat anda yang senang dipotret  atau senang memotret, hobby fotografi memang memiliki tantangan tersendiri. Selain bisa menjadi seni tersendiri, tentu saja dari segi bisnis, fotografi pun sudah menjadi bagian dari pasar bisnis.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt; Dengan apa kita mengabadikan kenangan? Jawabnya fotografi. Apapun itu, semuanya bisa diabadikan lewat dunia fotografi. Tentu saja, karena dunia fotografi adalah dunia yang dinamis dan memiliki dimensi yang luas. Sejarahnya pun begitu panjang sampai akhirnya mencari klimaks yang tak akan berakhir, seperti kemunculan digital hari ini.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;  Pengetahuan bahwa citra dapat terbentuk pada sebuah permukaan dalam sebuah ruang gelap (camera obscura ) diperkirakan berasal dari Cina Kuno. Dari sinilah kemudian sekitar Tahun 1000 M, seorang pelajar berkebangsaan Arab bernama Al-Hazen menulis bahwa citra dapat dibentuk dari cahaya yang melewati sebuah lubang kecil. Sekitar 400 tahun kemudian, Leonardo da Vinci, juga menulis mengenai fenomena yang sama. Seandainya tulisan da Vinci dipublikasi, kemungkinan ia dianggap sebagai penemu prinsip kerja kamera. Lanjut pada tahun 1558, Battista Delta Porta, dianggap sebagai penemu prinsip kerja kamera melalui buku tentang Camera Obscura yang dipublikasikannya. Kemungkinan karyanya tersebut didasari pada penemuan-penemuan da Vinci. Dan pada awal abad 17 seorang ilmuan berkebangsaan Italia bernama Angelo Sala menemukan bahwa bila serbuk perak nitrat dikenai cahaya, warnanya akan berubah menjadi hitam. Bahkan saat itu, dengan komponen kimia tersebut, ia telah berhasil merekam gambar-gambar yang tak bertahan lama. Masalah yang belum bisa diatasinya ialah menghentikan proses kimia, setelah gambar-gambar terekam agar permanen. Memasuki tahun1727, Johann Heinrich Schuize, profesor farmasi dari Universitas di Jerman, juga menemukan hal yang sama pada percobaan yang tak berhubungan dengan fotografi. Ia memastikan bahwa komponen perak nitrat menjadi hitam karena cahaya dan bukan oleh panas. Kemudian sekitar tahun 1800,  seseorang yang berkebangsaan Inggris bernama Thomas Wedgwood, bereksperimen untuk merekam gambar positif dari citra yang telah melalui lensa pada camera obscura (sekarang ini disebut kamera) tapi hasilnya sangat mengecewakan. Akhirnya ia berkonsentrasi sebagaimana juga Schuize, membuat gambar-gambar negatif (sekarang ini dikenal fotogram), pada kulit atau kertas putih yang telah disaputi komponen perak dan menggunakan cahaya matahari sebagai penyinaran. Memasuki tahun 1824, setelah melalui berbagai proses penyempurnaan oleh berbagai orang, akhirnya pria Perancis bernama Joseph Nieephore Niepee, seorang lithograph, berhasil membuat gambar permanen pertama yang dapat disebut FOTO (tak menggunakan kamera), melalui proses yang disebutnya Heliogravure (proses kerjanya mirip lithograf) dengan menggunakan sejenis aspal (yang disebutnya Bitumen of judea) sebagai bahan kimia dasarnya. Kemudian iapun mencoba menggunakan kamera ( ada sumber yang menyebutkan Niepee sebagai orang pertama yang menggunakan lensa pada camera obscura. Pada masa itu lazimnya camera obscura hanya berlubang kecil), juga bahan kimia lainnya, tapi hasilnya tidak memuaskan. Setelah saling menyurati antara para penemu tadi, sekitar Agustus 1827, Niepee kemudian berjumpa dengan Louis Daguerre, pria Perancis dengan beragam ketetrampilan tapi dikenal sebagai pelukis. Mereka merencanakan kerjasama untuk menghasilkan foto melalui penggunaan kamera. Tapi sayangnya, kerjasama ini tidak dapat dilanjutkan karena Niepee meninggal pada tahun 1933.  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;    Memasuki tahun 1839 pada 7 Januari, dengan bantuan seorang ilmuwan untuk memaparkan secara ilmiah, Daguerre mengumumkan hasil penelitiannya selama ini kepada Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis. Hasil kerjanya yang berupa foto-foto yang permanen itu disebut &lt;i&gt;Daguerretype&lt;/i&gt;, yang tak dapat diperbanyak / reprint /repro. Saat itu Daguerre telah memiliki foto studio komersil dan Daguerretype tertua yang masih ada hingga kini diciptakannya tahun 1837. Tak lama setelah itu pada 25 Januari, William Henry Fox Talbot, seorang ilmuwan Inggris, memaparkan hasil penemuannya (tepatnya tahun 1834) berupa proses fotografi moderen kepada Institut Kerajaan Inggris. Berbeda dengan Daguerre, ia menemukan sistem negatif-positif ( bahan dasar : perak nitrat, diatas kertas). Walau telah menggunakan kamera, sistem itu masih sederhana seperti apa yang sekarang kita istilahkan : Contactprint (print yang dibuat tanpa pembesaran / pengecilan) dan dapat diperbanyak. Talbot juga memperkenalkan Calotype, perbaikan dari sistem sebelumnya, juga menghasilkan negatif diatas kertas.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;     Pada sekitar Oktober 1847, Abel Niepee de St Victor, keponakan Niepee, memperkenalkan pengunaan kaca sebagai base negatif menggantikan kertas yang sering digunakan. Kemudian seorang ahli kimia Inggris, Robert Bingham, memperkenalkan penggunaan Collodion sebagai emulsi foto, yang saat itu cukup populer dengan sebutan WET-PLATE Fotografi.&lt;span style="color:#cccccc;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Setelah berbagai perkembangan dan penyempurnaan, penggunaan roll film mulai dikenal.&lt;br /&gt;    Memasuki Juni 1888&lt;span style="color:#cccccc;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;George Eastman, seorang Amerika, menciptakan revolusi fotografi dunia hasil penelitiannya sejak 1877. Ia menjual produk baru dengan merek KODAK berupa sebuah kamera box kecil dan ringan, yang telah berisi roll film (dengan bahan kimia Perak Bromida) untuk 100 exposure. Bila seluruh film digunakan, kamera (berisi film) dikirim ke perusahaan Eastman untuk diproses. Setelah itu kamera dikirimkan kembali dan telah berisi roll film yang baru. Berbeda denga kamera masa itu yang besar dan kurang praktis, produk baru tersebut memungkinkan siapa saja dapat memotret dengan leluasa. Hingga kini, perkembangan fotografi terus mengalami perkembangan dan berevolusi menjadi film-film digital yang mutakhir tanpa menggunakan roll film. Itulah perkembangan dunia fotografi hingga masuk era digital.&lt;span style="color:#cccccc;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tak ada yang ingin memastikan kapan berakhirnya fotografi. Namun, sebagai sebuah aktivitas berdasarkan kesenangan personal, fotografi akan tetap hadir dalam kehidupan kita. Menjadi medium klasik dalam produksi citraan yang penuh puitik dan melankolis. Di Indonesia sendiri, boleh dikata perkembangan fotografi sungguh sangat menggembirakan, tercatat nama-nama besar forografer seperti Darwis Triadi, Oscar Matulloh, dan lainnya yang telah meiliki taraf internasional. Nah, bagi anda yang hobby fotografi, untuk kawasan Makassar sendiri sudah banyak klub-klub fotografi yang bisa menjadi mediasi. Sebut saja UKM Fotografi di Unhas dan UKM Seni-fotografi di UNM. Yang pastinya, dunia fotografi akan selalu menantang.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;(dari berbagai sumber)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-1645470864643620060?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/1645470864643620060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=1645470864643620060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1645470864643620060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1645470864643620060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/menengok-sejarah-fotografi.html' title='Menengok Sejarah Fotografi'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-6310567554057130098</id><published>2008-03-02T19:15:00.000-08:00</published><updated>2008-03-02T19:22:30.438-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Hemingway dan Fiesta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R8tuuU3f5pI/AAAAAAAAABA/mZ1pjdijnzs/s1600-h/fiesta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R8tuuU3f5pI/AAAAAAAAABA/mZ1pjdijnzs/s320/fiesta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173350339119670930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Berapa lama anda biasanya menghabiskan sebuah novel yang jumlah halamannya di atas 200? Satu minggu atau bahkan sebulan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya,seminggu menjadi waktu yang ideal untuk membaca sebuah novel yang; jumlah halamannya di atas 200 halaman, memiliki cerita yang menarik, dan sedang tidak sibuk!&lt;br /&gt;Untuk karya Ernest Hemingway yang berjudul Fiesta, saya membutuhkan 10 hari. Dengan jumlah 457 halaman, karya pertama Hemingway ini terus terang tidak terlalu menarik buat saya. Entah,apakah penerjamahannya yang kurang baik karena saya percaya kalau karya perdana adalah sebuah masterpiece.&lt;br /&gt;Karya yang dibuat pada 1926 ini diterjemahkan oleh Rahmani dan diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada Juli 2005. Alur ceritanyalah barangkali yang membuat saya agak bosan dan akhirnya memakan waktu 10 hari untuk membacanya. Padahal karya ini merupakan novel pertama yang melambungkan pria kelahiran Illinois pada 1899 dalam kesusastraan Amerika (menurut Library Journal).Semoga saja saya bisa membaca novel aslinya.&lt;br /&gt;Novel ini terdiri atas 3 'buku'. Pada buku 1 menceritakan perjalanan Jake Barnes (yang menjadi tokoh Aku). Dalam buku yang terdiri 8 bab, Jake mulai memperkenalkan teman-teman Jake dengan beberapa konflik di dalamnya. Di sinilah rencana untuk menikmati Fiesta dirancang. Pada buku 2, pra perjalanan ke Fiesta hingga berakhirnya Fiesta diceritakan. Pada bagian yang terdiri dari 10 bab ini, konflik antara para tokoh semakin tajam. Beberapa tokoh baru juga mulai muncul. Dan pada buku 3 yang menyajikan satu bab, Ernest menyudahi konflik dengan cara menggantungnya.Dengan membiarkan pembaca menyambung alur ceritanya sendiri.Atau mungkin ada buku berikutnya yang tak dimuat dalam novel terjemahan ini?&lt;br /&gt;Novel ini sebenarnya bercerita tentang percintaan yang kompleks.Sedikit eksistensialis -jika boleh kuhubungkan dengan tokoh eksistensialis,Simone de Beauvoir. Brett Ashley menjadi tokoh yang tidak mau terikat pada pernikahan. Walaupun Jacob Barnes menjadi tokoh Aku dalam novel ini, tetapi cerita lebih tersorot pada Lady Ashley. Ini terlihat karena hampir semua tokoh pria yang muncul, memiliki hubungan rasa dengan Brett. Sebut saja, Michael Campbell yang menjadi tunangan Brett. Mike menjadi lelaki yang kelihatan membebaskan Brett untuk berkencan dengan siapapun pria yang diinginkannya. Kebebasan ini menjadi tanda cinta Mike. Adapula Robert Cohn yang jatuh cinta setengah mati bahkan rela meninggalkan kekasihnya,Frances demi Brett. Muncul pula dua nama, Bill dan Count Mippipopolous yang muncul dengan perasaan dan interaksi hubungan yang sesaat.&lt;br /&gt;Dan akhirnya muncullah nama Pedro Romero yang menghancurkan hati Mike dan Cohn.Brett begitu terpesona denga Pedro yang merupakan matador belia dalam perayaan Fiesta pada adu banteng. Tapi akhirnya, Pedro dan Brett tak bersatu.Brett menjadi sosok yang ingin mempertahankan cintanya tanpa berada dalam pola hubungan pernikahan.&lt;br /&gt;Dalam novel semi autobiografis ini,Hemingway -yang memang merupakan penggemar fanatik adu banteng -dengan piawai merajut simbolisme pertarungan manusia-banteng ke dalam karakter dan kehidupan tokoh-tokoh tersebut. Di tengah pesta habis-habisan dan pertunjukan kematian nyaris setiap hari, mereka ditantang untuk mempertahankan makna perburuan kesenangan, perebutan cinta, dan apa yang sesungguhnya benar-benar berarti bagi mereka.&lt;br /&gt;Selanjutnya, silahkan baca sendiri...^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-6310567554057130098?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/6310567554057130098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=6310567554057130098' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6310567554057130098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/6310567554057130098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/03/hemingway-dan-fiesta.html' title='Hemingway dan Fiesta'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R8tuuU3f5pI/AAAAAAAAABA/mZ1pjdijnzs/s72-c/fiesta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-1507786374563044430</id><published>2008-02-18T00:42:00.000-08:00</published><updated>2008-02-18T00:49:52.751-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Misi Makassar 2025</title><content type='html'>sebenarnya bukan hal yang baru, kalo saya bisa seharian di jalanan....Makassar yang mulai macetnya bikin kita bisa tidur dulu di angkot...tidak tertibnya pengguna jalan....itulah yang membuat saya agak merasa "lama"di jalan.&lt;br /&gt;tadi (senin, 18 februari 2007) sekitar 5 menit hujan deras mengguyur jalan ahmad yani, jalanan itu kemudian tergenang setinggi mata kaki. daerah resapan dan drainase yang tak beres menjadi penyebab yang jelas kenapa Makassar harus dilanda banjir kecil dalam waktu yang begitu singkat dalam guyuran hujan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-1507786374563044430?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/1507786374563044430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=1507786374563044430' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1507786374563044430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1507786374563044430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/02/misi-makassar-2025.html' title='Misi Makassar 2025'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-1564777142039844195</id><published>2008-01-24T22:25:00.000-08:00</published><updated>2008-01-24T22:49:02.401-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita aza....'/><title type='text'>tempe</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R5mGQRobniI/AAAAAAAAAA0/Rsf4jC84cQk/s1600-h/cahyoganet.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R5mGQRobniI/AAAAAAAAAA0/Rsf4jC84cQk/s320/cahyoganet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5159302462298627618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sedih juga yah dengar harga kedelai naik. padahal hampir lebih dari separuh penduduk di indonesia adalah konsumen tempe. beberapa hari lalu, saya sempat liat tayangan save our nations nya Metro TV. kata salah satu narasumbernya, indonesia sebenarnya sekitar1600 hektar itu pernah menjadi lahan pertanian kedelai. tapi beberapa tahun berikutnya, sisa 400 hektar. mengapa terjadi pengurangan? karena masalah klasik. petani merasa tidak mendapatkan keuntungan besar.&lt;br /&gt;kedelai yang mereka jual ternyata harganya lebih mahal dari kedelai impor. makanya, kemudian petani malas bertani kedelai lagi. untuk itu, narasumbernya, pak siswono yudohusodo mengusulkan agar segala barang impr itu dikenakan biaya khusus untuk masuk indonesia. untuk menaikkan harga katanya kan tidak mungkin. jadi lebih baik dikenakan biaya khusus sampai bisa sama dengan harga jual petani kita.&lt;br /&gt;selain itu, menarik disimak salah satu iklan prabowo yang baru-baru ini muncul (kerjasama dengan HKTI) prabowo memproklamirkan  agar  masyarakat  lebih condong untuk menggunakan  produk  tani  indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-1564777142039844195?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/1564777142039844195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=1564777142039844195' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1564777142039844195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/1564777142039844195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2008/01/tempe.html' title='tempe'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_94tYTHnCeXE/R5mGQRobniI/AAAAAAAAAA0/Rsf4jC84cQk/s72-c/cahyoganet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-608392118485844607</id><published>2007-10-17T21:45:00.000-07:00</published><updated>2007-11-08T02:10:49.508-08:00</updated><title type='text'>beberapa romance film yang pernah saya nonton</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.notting-hill.com/"&gt;nothing hill&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sweet_Home_Alabama_%28film%29"&gt;sweet home alabama&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cold_Mountain_%28film%29"&gt;cold mountain&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Something%27s_Gotta_Give_%28film%29"&gt;something's gotta give&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/A_Walk_to_Remember"&gt;a walk to remember&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/How_to_Lose_a_Guy_in_10_Days"&gt;how to lose a guy in 10 days&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/He_Loves_Me..._He_Loves_Me_Not_%28film%29"&gt;he loves me, he loves me not&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/First_Daughter_%282004_film%29"&gt;first daughter&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;13 going to 30&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Duplex_%28film%29"&gt;duplex&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Spanglish_%28film%29"&gt;spanglish&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Little_Black_Book"&gt;little black book&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Meet_the_Fockers"&gt;meet the fockers&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Meet_the_Parents"&gt;meet the parents&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bride_and_Prejudice"&gt;bride n' prejudice&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Finding_Neverland"&gt;finding neverland&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/A_Touch_of_Spice"&gt;a touch of spice&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Before_Sunrise"&gt;before sunrise&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Music_and_Lyrics"&gt;music and lyrics&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-608392118485844607?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/608392118485844607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=608392118485844607' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/608392118485844607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/608392118485844607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2007/10/beberapa-romance-film-yang-pernah-saya.html' title='beberapa romance film yang pernah saya nonton'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-7339259602084886447</id><published>2007-10-17T21:40:00.000-07:00</published><updated>2007-11-08T01:43:49.067-08:00</updated><title type='text'>all things that i like</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gado-gado"&gt;gado2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Coklat"&gt;coklat&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tempe"&gt;tempe&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gigi_Band"&gt;gigi band&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Padi_Band"&gt;padi band&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nugie"&gt;nugie&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Michael_Schumacher"&gt;schummie&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biru"&gt;blue colour&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rujak_manis"&gt;rujak&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Coto_Makassar"&gt;coto makassar&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Animated_cartoon"&gt;kartun movie&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Korek_api"&gt;matches&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-7339259602084886447?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/7339259602084886447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=7339259602084886447' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7339259602084886447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/7339259602084886447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2007/10/all-things-that-i-like.html' title='all things that i like'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5847372080376910471.post-4492644287302658117</id><published>2007-09-27T01:52:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T01:55:54.269-07:00</updated><title type='text'>Will.....</title><content type='html'>Adakah kekal adalah sesuatu yang abadi?&lt;br /&gt;darimana sebuah kekal itu dibentuk?&lt;br /&gt;mungkin....&lt;br /&gt;kekal hanya sebuah kata untuk menggaris bawahi&lt;br /&gt;kekal....hanya milik sang Khalik!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5847372080376910471-4492644287302658117?l=lakekomae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lakekomae.blogspot.com/feeds/4492644287302658117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5847372080376910471&amp;postID=4492644287302658117' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/4492644287302658117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5847372080376910471/posts/default/4492644287302658117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lakekomae.blogspot.com/2007/09/will.html' title='Will.....'/><author><name>kakilangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17204926280934810066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
